LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Pemerintah Daerah

Senin, 23 Januari 2023 - 13:34 WIB

Bupati Nina Agustina Sosialisasikan Gesit dan Gemarikan

Mediakompasnews.Com – Indramayu – Kehadiran Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar pada kegiatan Gerakan Hidup Sehat di Taman Tugu Sanca Desa Sanca Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu membawa pesan khusus bagi masyarakat.

Bupati Nina Agustina sosialisasikan Gerakan Penurunan Stunting Indramayu Terpadu (Gesit) dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) pada kegiatan Gerakan Hidup Sehat, Senin (23/1/2023).

Gesit dan Gemarikan menjadi bagian dari upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Indramayu. Gesit merupakan gerakan penurunan stunting yang dilakukan secara terpadu antara Lembaga, OPD, Kecamatan dan Desa untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan juga evaluasi. Sedangkan Gemarikan adalah gerakan moral yang memotivasi masyarakat untuk mengonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah yang disyaratkan bagi kesehatan agar terbentuk manusia Indonesia yang sehat, kuat dan cerdas.

Baca Juga :  Bupati H.Sukiman Terbaik II Dalam Penyaluran KUR Dan Ultra Mikro,Terima Penghargaan Anugerah Treasury Award dari DJPb Riau

Bupati Nina Agustina menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Kabupaten Indramayu bebas dari stunting dengan mengusung slogan Indramayu Zero Stunting. Untuk melaksanakan komitmennya, berbagai program telah disusun dan dilaksanakan bersama stakeholders terkait dan seluruh masyarakat. Karena hal ini juga terkait dengan upaya peningkatan IPM Kabupaten Indramayu.

“Sebagai upaya meningkatkan IPM di bidang kesehatan, Pemkab Indramayu memberikan perhatian lebih dalam dalam penurunan stunting, suatu kondisi gagal tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi,” terangnya.

Baca Juga :  Camat Bongas Bagikan 37 KIA Untuk Siswa SDN 1 Kertamulya

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan stunting. Salah satu penyebab terjadinya stunting adalah kurangnya asupan baik disebabkan faktor ekonomi maupun pola asuh dari orang tua yang belum teredukasi baik mengenai stunting.

“Mencegah dan menurunkan prevalensi stunting menjadi aksi bersama yang dilakukan oleh kita semua. Pemerintah daerah saat ini tengah giat melaksanakan percepatan dan penurunan stunting melalui beberapa program,” tambahnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Indramayu Setujui LPP APBD 2021

Diantaranya, Gerakan Orang Tua Asuh Balita Stunting, Gerakan Penurunan Stunting Indramayu Terpadu (Gesit), Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan pendampingan kepada 4 sasaran risiko stunting. Alhasil, melalui program yang telah dilaksanakan berkat kerja keras sejumlah pihak, angka stunting di Kabupaten Indramayu mengalami penurunan.

“Alhamdulillah Kabupaten Indramayu mengalami penurunan prevalensi angka stunting yang cukup signifikan dari 29,19% pada tahun 2019 menjadi 14,4% di tahun 2021 dan kita akan terus melakukan penurunan stunting melalui berbagai program guna menuju Indramayu Zero Stunting,” ujarnya.

(Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kapolsek Lebakgedong Polres Lebak Hadiri Sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Th 2022

Pemerintah Daerah

Masyarakat Desa Sumbermulyo Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi Keluhkan Lambatnya Kinerja BPN Banyuwangi

Kota Bekasi

Cawalkot Kota Bekasi M2 Temu Kangen Dengan SPSI dan Pengacara

Berita Utama

Buka Semarak HUT RI Ke 77 Bangun Purba, Wabup Rohul Sebut Bentuk Wujud Mengenang Jasa Perjuangan Pahlawan

Pemerintah Daerah

Peresmian Kantor DPC Partai PDIP Kabupaten Batu Bara dan Tali Asih

Pemerintah Daerah

Prasastia Yoga terpilih sebagai Ketua APDESI Kabupaten Belitung

Pemerintah Daerah

Bupati Indramayu Secara Simbolis Menyerahkan KTP-EL

Banyuwangi

Wakil Bupati Banyuwangi Dukung Sertifikasi Kompetensi Jurnalis Demi Tingkatkan Profesionalisme Media Di Banyuwangi