LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Ekonomi dan Bisnis

Senin, 16 Januari 2023 - 16:48 WIB

Harga Gas Elpiji 3 Kilogram di Tanah Grogot Gila-gilaan, Ditingkat Penjualan Eceran Mencapai Rp50 Ribu Pertabung

Mediakompasnews.Com,- Paser – Harga gas LPG tabung 3 Kg di Kecamatan Tanah Grogot. Kabupaten Paser. di tingkat penjualan eceran mencapai Rp.50 Ribu pertabung. Padahal HET yang sudah ditentukan untuk LPG 3 Kg berkisar Rp22 ribu.

Tingginya selisih harga beli tabung elpiji tiga kilogram yang diterima konsumen membuat Pemerintah Kabupaten Paser menggelar rapat dengan Kelurahan Tanah Grogot,
Camat Tanah Grogot, kepolisian di Ruang Rapat Seratai, Senin (16/1/2023).

Diketahui, harga jual sesuai ketetapan dari agen ke pangkalan sebesar Rp20 ribu, sedangkan dari pangkalan ke masyarakat Rp22 ribu. Namun ditingkat pengecer harga jual ke masyarakat berkisar Rp40 ribu hingga Rp50 per tabung elpiji melon atau tabung 3 kg

Baca Juga :  Bang Iwan Penyedia Jasa Tambal Ban Online, Siap Melayani Konsumen

Adi Maulana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser menjelaskan, “Elpiji ukuran tiga kilogram ini sedianya hanya diberikan kepada masyarakat tertentu, dan telah terdaftar dalam Daftar Pembeli Tetap (DPT), tidak dijual bebas”.

“Persoalan harga di luar harga kewajaran ini, mesti dibahas oleh unsur Forkompinda agar ada kebijakan khusus untuk mengurai persoalan yang ada di tengah masyarakat” paparnya

Baca Juga :  Pemerintah Kota Tangerang Sediakan 1.725 Lowongan Pekerjaan (Loker) Dalam Job Fair

Adi Maulana menerangkan, “Gas elpiji ukuran 12 kilogram dijual Rp250 ribu, sedangkan elpiji melon sebesar Rp22 ribu. Adanya selisih harga dengan berat gas yang sama diterima masyarakat, membuat masyarakat mengalihkan ke pembelian gas elpiji melon”.

“Konsumennya lebih memilih tabung 3 kilogram karena ada selisih harga. Meskipun ada disparitas harga diberikan kepada orang-orang,” tutur Adi Maulana.

Baca Juga :  Syafrudin Budiman Ketua Pembina UMKM Indonesia Maju, Apresiasi Jalan Sehat Germas dan Bazar UMKM

Kabag Perekonomian Setda Paser Paulus Margita menjelaskan “untuk penyaluran gas elpiji melon telah ada peraturannya dari Kemendagri dan ESDM. Di situ diterangkan, ada tata cara penyimpanan hingga pendistribusian ke masyarakat”.

Namun dirinya menyayangkan harga jual eceran tertinggi justru terjadi di wilayah Kecamatan Tanah Grogot. Padahal akses insfrastruktur jauh lebih mudah dibandingkan dengan dengan daerah lainnya di Kabupaten Paser.

(Sugiman)

Share :

Baca Juga

Ekonomi dan Bisnis

PT Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok LPG Aman Jelang Tahun Baru 2023 Di Kabupaten Belitung

Ekonomi dan Bisnis

Festival UMKM dan Batik Siliwangi Media Lestarikan Warisan Budaya Leluhur Bangsa

Ekonomi dan Bisnis

Mau Berburu Kuliner Khas Palembang!!! Segera Datangi Expo Pempek di Sarinah Thamrin,Jakarta

Ekonomi dan Bisnis

Se,tujuan Coffe Shop, Miliki Kesan Atraktif

Ekonomi dan Bisnis

Dukung Program Ketahanan Pangan Kodim 0421 Lampung Selatan Menggelar Panen Raya Jagung

Ekonomi dan Bisnis

Tempat Asyik Buat Ngopi Bareng Keluarga di Cikarang

Ekonomi dan Bisnis

Undang – Undang Migas No. 22 Tahun 2001 Tidak Berlaku Di SPBU 34.137.03_

Ekonomi dan Bisnis

Program Pemerintah Untuk Menuntaskan Kemiskinan Melalui Bansos Terkesan Sulit Terwujud, Karena Petugas Bansos Di Kecamatan dan Nagari Bekerja Tidak Mengenak Sasaran