LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Sorotan / Sumenep

Minggu, 8 Januari 2023 - 16:30 WIB

Program P3-TGAI Tahun 2022 Diduga Kurang Bermanfaat kepada para Petani

Mediakompasnews.Com – Sumenep – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Desa romben guna Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep Madura Jawa timur. diduga kurang bermanfaat kepada para petani setempat. Minggu, 08/01/2023.

Pasalnya, menurut Sudarsono mantan Sekretaris Desa (sekdes) Romben Rana yang kini menjabat Staf di Kecamatan Dungkek menuturkan kepada awak Mediakompasnews.com bahwa proyek P3-TGAI tersebut di bangun ditanah percaton di Desa Romben Rana.

“Salah satu kadus Romben Rana sebelum pelaksanaan pembangunan sudah memberikan masukan kepada Kades Romben Guna Yuni nur Fajrona agar tidak membangun dilokasi tersebut, karena dinilai kurang bermanfaat namun tidak diindahkan’’, Ujar Sudarsono.

Baca Juga :  Ketua Aliansi Aktivis Lebak Hendra Bobi Abimanyu Minta Camat Evaluasi Kinerja Kades.

Lebih lanjut Sudarsono menyampaikan apabila hujan deras, aliran air dari arah utara membawa sampah dan ranting pepohonan yang hanyut memenuhi tanah percaton tersebut, akibatnya para petani terancam gagal panen.

“Para petani akan mengalami gagal panen dan akan mengalami kerugian belasan juta rupiah’’, Imbuhnya.

Bukan hanya itu, ketika hujan lebat, SMP Negeri 1 Dungkek juga terkena banjir, berhubung Proyek Pembangunan P3-TGAI itu tepat disebelah utaranya, sehingga proses belajar mengajar kurang optimal. Imbuh Sudarsono.

Baca Juga :  Kepala Dinsos Sumenep Hadiri Khidmat 11 Khirata Foundation

“Para petani desa Romben Guna berharap agar proyek yang kearah timur ditutup saja, biar air mengalir ke arah barat selokan yang ada’’, Pungkasnya.

Sementara menurut keterangan salah satu warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, sebut saja inisial W menuturkan bahwa para petani merasa dirugikan dengan adanya proyek pembangunan P3-TGAI tersebut dan terancam gagal panen.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Narkoba, Sat Resnarkoba Polres Lebak Mengamankan Pelaku dan Barang bukti Shabu

“Di sebelah barat sejak dulu ada saluran pembuangan air kenapa bukan itu yang di bangun, dan para petani meminta kepada Dinas terkait secepatnya untuk turun langsung mengecek ke lokasi penyebab terjadinya banjir’’, Pungkas salah satu warga disela-sela kesibukannya kepada awak Mediakompasnews.com.

(Azis)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Porsenap Lapas Pasir Pangarayan Resmi di Buka, Meriahkan HBP ke-61

Berita Utama

Presiden Jokowi Sampaikan Sejumlah Hasil KTT Ke-42 ASEAN

Berita Utama

Sungguh Tak Disangka, IRT 28 Tahun Ini Diringkus Personil Sat Resnarkoba Polres Rohul Dalam Kasus Sabu 6,25 Gram

Berita Utama

Diduga Kualitas Beras Jelek,KPM Di Kaduagung Tengah Kecewa

Berita Utama

Maulid Nabi Muhammad SAW,Pemkab Adakan Tabligh Akbar Bersama Masyarakat

Berita Utama

Terkait KLB PSSI, Pemerintah Hargai Statuta FIFA.

Berita Utama

Danlantamal IV Menghadiri Pembukaan Latihan dan Peresmian Fasilitas Pusat Pelatihan Maritim Bakamla

Berita Utama

Diawali Ujung Barat PulauJawa, Guyub TNI Polri Buat Indonesia Bergetar