LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama

Rabu, 7 Desember 2022 - 15:41 WIB

DPRD PPU Gelar Paripurna Pemberhentian Bupati Abdul Gafur Mas’ud Dan Angkat Hamdan Sebagai Pengganti Bupati PPU

Mediakompasnews.com- Penajam- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar paripurna pemberhentian Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud, sekaligus pengangkatan Wakil Bupati PPU Kalimantan Timur ( KALTIM) Hamdam dalam sisa masa jabatan tahun 2018-2023 di Gedung Paripurna DPRD PPU, Rabu (07/12/2022).

Rapat Paripurna di pimpin ketua DPRD PPU Syahrudin M Noor di dampingi Wakil DPRD Raup Muin dan Hartono Basuki

Ketua DPRD PPU Syahrudin menyampaikan bahwa rapat paripurna tersebut merupakan tindak lanjut dari dikeluarkanya Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor : 100.2.1.3-6162 Tahun 2022 tentang Pengesahan Pemberentian Bupati PPU dimana dengan keluarnya SK Mendagri tersebut secara de jure Kabupaten PPU telah memiliki Bupati definitive sejak tanggal ditetapkanya SK Mendagri tersebut.

Baca Juga :  Pijat atau Prostitusi? Dice Massage Gading Serpong Terendus Praktik “Full Service”, Aparat Diminta Bertindak

Dalam surat keputusan Mendagri dikeluarkan per tanggal 23 November 2022, Abdul Gafur Mas’ud diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatannya sebagai Bupati PPU, karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai putusan Pengadilan Tipikor Samarinda.

Di surat keputusan itu juga, Mendagri menunjuk Wakil Bupati PPU Hamdam menjadi Bupati PPU menggantikan Abdul Gafur Mas’ud

Baca Juga :  Dandim HSS Dikibarkan Bendera Start Tour De Loksado 2022

“Sesuai dengan putusan tersebut maka melalui paripurna ini kami mengumumkan pengangkatan Wakil Bupati PPU Hamdam sebagai Bupati PPU sisa masa jabatan 2018-2023,” kata Ketua DPRD PPU Syahrudin.

“Hari ini rapat paripurna pengumuman pemberhentian bupati dan pengangkatan Wakil Bupati sebagai Bupati sesuai dengan surat Menteri Dalam Negeri,” tegas Syahrudin

Selaku pimpinan sidang Syahrudin mengungkapkan kekosongan jabatan Bupati PPU yang disebabkan OTT KPK Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud pada Januari 2022 lalu maka, pemberhentian Bupati dan pengangkatan Wakil Bupati Hamdam menjadi Bupati PPU dilakukan berdasarkan sesuai dengan keputusan Menteri dalam Negeri dan Undang-Undang yang berlaku.

Baca Juga :  Ada Berita Pancur Batu Marak Judi, Kanit Reskrim : Sudah Kami Cek Tidak Ada Lokasi Judi

“Selamat kepada Bapak Hamdam atas jabatan barunya sebagai Bupati PPU yang baru. Banyaknya tugas dan wewenang dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten PPU yang sudah menunggu depan mata,” beber Syahrudin

Selanjutnya “DPRD akan segera mengusulkan pelantikan Hamdam sebagai Bupati PPU”.

(Sugiman S.Pd )

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bhabinkamtibmas Desa Bakauheni Aipda Hartanto, bersinergi Bantu Warga Kurang Mampu

Berita Utama

Haul Ke-15 “Al-Maghfurlah Kiyai Kadna” di Ponpes Tarbiyatul Mubtadin Roudlatul Salikin

Berita Utama

Laporan Hasil Penelitian Disertasi, Waketum Partai Golkar Bamsoet Ungkapkan PPHN atau Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Bisa Dilakukan Melalui Konsesus Nasional Tanpa Amandemen

Berita Utama

Kejuaraan Menembak Pistol Eksekutif: Silaturahmi Menyambut HUT ke-72 Kodam I/BB dan Hari Bhayangkara ke-76

Berita Utama

Ratusan Personel Polresta Cirebon Ikuti Kegiatan Binrohtal

Berita Utama

Lanud Atang Senjdaja Ikuti Latihan Bersama Elang Brunesia di Brunei Darussalam

Batu Bara

Kantor Pjka Stasiun Perlanaan Tidak Menghargai Bendera Negara Indonesia

Berita Utama

Presiden Tinjau Kesiapan UMKM dan Lokasi Wisata di Labuan Bajo