LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Jumat, 1 Juli 2022 - 15:26 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Sampaikan Dukacita Atas Wafatnya Menpan-RB Tjahjo Kumolo

Mediakompasnews.Com – Jakarta  – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo turut berdukacita atas wafatnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB) Tjahjo Kumolo. Almarhum merupakan sosok yang telah memberikan banyak kontribusi bagi pembangunan politik dan kenegaraan. Terbukti dengan enam periode jabatan wakil rakyat di DPR RI, dan dua periode jabatan menteri, yakni Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Kerja 2014-2019 dan Menpan-RB dalam Kabinet Indonesia Maju 2019 hingga akhir hayatnya.

“Tidak banyak yang mengetahui, setelah menamatkan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, almarhum kemudian aktif di Partai Golkar pada periode 1987-1998. Almarhum juga menjadi pengurus di berbagai organisasi underbow Partai Golkar seperti MKGR, AMPI, Pemuda Panca Marga hingga KNPI. Mengantarkannya menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar pada masa Orde Baru, hingga kemudian menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan pada masa reformasi dan seterusnya,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (1/7/22).

Baca Juga :  Ketum Relawan Al Maun Ajak Masyarakat Awasi Dana Bantuan Sosial Tahun 2022

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini mengungkapkan, saat menjadi inisiator skandal Bank Century pada Februari 2010 yang telah merugikan negara mencapai Rp 6,76 triliun, dirinya dan kawan-kawan yang bergabung dalam Tim 9 Inisiator Pansus Century banyak mendapatkan dukungan dari Tjahjo Kumolo yang saat itu menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, sekaligus Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Baca Juga :  Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Nusantara Gemilang

“Almarhum terkenal memiliki keberanian yang luar biasa dalam berjuang demi bangsa dan negara, serta demi tegaknya keadilan. Tidak heran saat dipercaya menjadi Menteri Dalam Negeri, almarhum tidak segan membubarkan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia yang aktifitas organisasinya bertentangan dengan tujuan, azas dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, sebagai MenPAN-RB, almarhum telah menjadi masinis yang handal dalam membawa perubahan kecepatan layanan publik hingga perubahan budaya birokrat. Sehingga birokrasi bisa semakin adaptif, produktif, kompetitif, dan inovatif.

Baca Juga :  Ketua IMI Bamsoet: Jakarta e-Prix 2023 Akan Melibatkan 5.000 Tenaga Kerja, 400 Marshal dan 500 UMKM

“Dibawah kepemimpinan beliau, semangat bela negara ASN digelorakan kembali. Sehingga meminimalisir terjadinya radikalisme dan ekstrimisme di lingkungan birokrasi negara. Hal ini tidak lain karena almarhum sangat mencintai Indonesia, sehingga tidak rela persatuan dan kesatuan bangsa, serta ideologi Pancasila diganggu oleh ideologi lain dari luar,” pungkas Bamsoet.

(Ahmad Hidayat)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Jelang Operasi Ketupat Lodaya, Polresta Cirebon Laksanakan Tes Urine Terhadap Puluhan Sopir Bus

Berita Utama

Pererat Persaudaraan dan Kebersamaan, PJS Dan KBO Bangka Belitung Gelar Halal Bihalal

Berita Utama

Program P3-TGAI Tahun 2022 Diduga Kurang Bermanfaat kepada para Petani

TNI/POLRI

Gubernur AAL Hadiri Pengukuhan Ibu Kehormatan Taruna

Berita Utama

Peduli Terhadap Kesehatan Masyarakat, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Bersama Puskesmas Melaksanakan Posyandu

Berita Utama

Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

Berita Utama

Presiden Minta Badan Pangan Nasional Hitung Harga Gabah Kering Petani

Berita Utama

Mahsiwa UMSU Siap mendukung KSJ, Dalam Gerakan Sedekah Nasional