DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Pemerintah Daerah

Kamis, 1 Desember 2022 - 04:12 WIB

Data Penerima Bansos Desa Lubuk Cuik Kental Unsur Nepotisme

Mediakompasnews- Sumatra Utara, Batu Bara-, Pendataan Bantuan Sosial di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara sangat tidak tepat sasaran.

Dimana terdapat data penerima bansos yang tidak sesuai dengan kriteria penerima bansos dari Kementerian Sosial. Warga Dusun 7 Desa Lubuk Cuik sangat menyesalkan carut marut data penerima bansos tersebut.

Sebelumnya pada tanggal 12 Juli 2022, Warga telah melaporkan terkait tidak sesuainya penerima bansos atau tidak tepat sasaran ke Pjs Desa Lubuk Cuik, namun pada saat itu hanya ditanggapi secara dingin dan akan diteruskan ke Sekretaris Desa. Namun hingga saat ini masih ditemukan masalah tersebut dan membuat Warga Dusun 7 menjadi geram.

Sementara itu Pejabat Sementara (Pjs) Desa Lubuk Cuik Hamidah menyebut ia baru mengetahui masalah tersebut.

Baca Juga :  Wakapolres Lebak Hadiri Upacara Peringati HUT Korpri ke 51, HGN ke 77, HKN ke 35 dan Hari Bhakti PU ke 77

“Saya aja tak ada dengar masalah bansos..baru ini la saya mendengar, ada masalah….,” sebut Pjs Desa Lubuk Cuik Hamidah, Selasa 29 November 2022.

Dan saat di konfirmasi lagi, Pjs Desa Lubuk Cuik tidak memberikan jawaban apapun.

Salah seorang Warga Dusun 7 Desa Lubuk Cuik mengatakan jika selama ini yang mendapat Bansos adalah keluarga orang sangat mampu dan kerabat Kepala Dusun atau Kaur Desa.

“Yang dapat bansos pasti keluarga orang Balai Desa, kalau miskin kayak kita ya enggak apa-apa, ini Kaya sawitnya lebar, rumahnya gedong,” ujar salah seorang Warga Dusun 7 Desa Lubuk Cuik Emen.

Ia juga menambahkan jika Warga Dusun 7 hanya dianak tirikan atau tidak tersentuh Pembangunan seperti di dusun lain.

Baca Juga :  Cara Cek Pangkalan Resmi Gas Elpiji 3kg Terdekat di Kota Tangerang

“Jalan Kami yang dibelakang itu sudah sangat tidak layak, seperti anak tiri, apalagi masalah Bansos yang dapat pasti orang kaya, ganti Kepala Desa pun masih enggak beres, apa kerja Kepala Desa sekarang?,” tambah Warga tersebut.

Selain itu jika pendataan penerima bansos dilakukan oleh petugas Desa atau data lama, maka pihak Desa seharusnya mengecek mengkoreksi lagi, apakah data tersebut masih layak menerima atau tidak.

“Itu wewenang Desa bang, yang data mereka, yang menyanggah juga orang Desa, enggak mungkin orang Dinas Sosial tahu kehidupan Warga sini, enggak mungkin dong Warga yang meninggal masih terdaftar, pasti kan orang Desa yang nyanggah” katanya.

Baca Juga :  PT Angkasa Pura II Cabang Bandara HAS Hanandjoeddin Terima Penghargaan Oleh Pemerintah Babel

Warga berharap kepada Kementerian Sosial dan juga Pjs Desa Lubuk Cuik agar memperbaiki data penerima bansos yang tidak tepat sasaran dengan mengecek langsung ke rumah penerima bansos agar tercipta data yang tepat sasaran.

“Kami minta Dinsos dan Kepala Desa turun langsung untuk Cek kondisi penerima bansos, sesuai enggak?,” jelas warga paruh baya itu.

“Kami kecewa, kok kayak disengaja, kapan majunya desa kita kalau kayak gini, kepala desa saat ini ngapain?,” pungkasnya.

Dengan sangat penasaran, bagi penerima bansos yang sudah tiada, apakah secara regulasi dana nya di kembalikan kenegara, yang sesuai dengan data atau bukti pengembalian nya kenegara melalui bank tertentu ?. (Albs70)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Penyerahan Sertifikat Program PTLS Desa Juruen Laok

Breaking News

Disperkimtan Diduga Halangi Pers, Izin Proyek Dipertanyakan

Berita Utama

Menyambut HUT RI Ke- 77, Kelurahan Sukamulya Adakan Persiapaan Pasang Bendera dan Umbul Umbul

Pemerintah Daerah

Dukung Ketahanan Pangan di OKU Selatan, Danrem 044/Gapo Hadiri Panen Jagung

Berita Utama

Bupati Imron Ingatkan Masyarakat Jaga Kesehatan

Berita Utama

Miris, Pemasangan Tiang Internet Diduga Ilegal di Sudimara Selatan Langgar Perwal dan Perda

Pemerintah Daerah

Rapat Paripurna pendapat akhir fraksi terhadap dua Raperda

Pemerintah Daerah

Satgas Mandala III Kopassus Mendidik Anak Anak Suku Asmat Dalam Hal Membaca Dan Menulis