LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Dunia

Rabu, 16 November 2022 - 07:34 WIB

Pada Sesi Makan Siang, Presiden RI Jokowi Widodo Sebut Indonesia Miliki 17.000 Pulau

Mediakompasnews.Com – Bali – Dalam acara menjamu makan siang pemimpin G20 di Nusa Dua, Bali.  Presiden RI Joko Widodo di hadapan para pemimpin negara G20 dan tamu undangan dengan bangga menyebut Indonesia sebagai negara Maritim. Rabu (16/11/2022)

Tampak turut bersama Presiden, antara lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) Mathias Cormann dan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva.

Setiba di lokasi, Presiden terlihat berbincang-bincang bersama para pemimpin lainnya, antara lain, Perdana Menteri (PM) Arab Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Kanselir Jerman Olaf Scholz, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

“Selamat datang pada sesi jamuan makan siang,” ucap Presiden Jokowi kepada para delegasi yang hadir.

Baca Juga :  Polda Lampung Lepas Bantuan Sosial Untuk Korban Gempa di Cianjur

Presiden Joko Widodo menyebut tema untuk KTT ‘recover together, recover stronger’ yang mengesampingkan perbedaan kita dan bersatu dalam damai.

Mengajak para pemimpin untuk mengambil kesempatan ini untuk melakukan berbagai cara untuk mengakhiri semua konflik yang sedang melanda dunia.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa paradigma dan semangat kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia.
Dunia sedang mengalami tantangan yang luar biasa akibat berbagai krisis, mulai dari pandemi Covid-19, rivalitas yang menajam, hingga perang yang terjadi.

Berbagai krisis tersebut berdampak terhadap ketahanan pangan, energi, dan keuangan yang sangat dirasakan dunia, terutama negara berkembang.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa bertanggung jawab berarti menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB secara konsisten. Bertanggung jawab juga berarti menciptakan situasi win-win, bukan zero-sum.

Baca Juga :  Ibu Iriana Serahkan Bantuan kepada Rumah Sakit di Kyiv

“Bertanggung jawab di sini juga berarti kita harus mengakhiri perang. Jika perang tidak berakhir, akan sulit bagi dunia untuk bergerak maju. Jika perang tidak berakhir, akan sulit bagi kita untuk bertanggung jawab atas masa depan generasi sekarang dan mendatang,” ungkapnya.

“Kita seharusnya tidak membagi dunia menjadi beberapa bagian. Kita tidak boleh membiarkan dunia jatuh ke dalam perang dingin lainnya,” tegasnya.

Demokrasi di Indonesia berjalan dari pemilihan kepala desa pada tataran tingkat desa hingga ke pemilihan presiden. Untuk itu, Presiden mendorong agar G20 memiliki semangat dialog yang sama untuk menjembatani perbedaan.

“Sebagai negara demokrasi, Indonesia sangat menyadari pentingnya dialog untuk mempertemukan perbedaan, dan semangat yang sama harus ditunjukkan G20,” tandasnya.

Presiden Jokowi menyebut Indonesia memiliki 17.000 pulau, 1.300 suku bangsa, serta lebih dari 700 bahasa daerah.

Baca Juga :  Sambutan Hangat untuk Wapres dari Anak Indonesia di Singapura

Indonesia merupakan wilayah dengan 70 persen perairan, sementara hanya 30 persen yang berupa daratan.

Total wilayah Indonesia adalah sekitar 7,81 juta kilometer persegi. Dari total luas wilayah tersebut, ternyata hanya sekitar 2,01 juta kilometer persegi yang berupa daratan.

Sementara, sebagian besar lainnya yaitu 3,25 juta kilometer persegi adalah lautan dan 2,55 juta kilometer persegi adalah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Alasan lain Indonesia bisa disebut sebagai negara maritim adalah ketika melihat pada posisi geostrategis Indonesia yang terletak di antara dua samudera.

Memiliki garis pantai terpanjang kedua setelah Kanada. Negara yang bergerak pada sektor perairan, memiliki wilayah teritorial laut yang luasnya melebihi wilayah daratannya.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Dunia

Pimpin Delegasi Indonesia, Wapres Ma’ruf Amin Hadiri Pembukaan KTT Perubahan Iklim COP27

Berita Dunia

Rencana Bertemu Volodymyr Zelensky dan Vladimir Putin Sebagai Misi Damai Mencuri Perhatian Media Asing

Berita Dunia

Presiden Jokowi Dorong Negara G7 Investasi Sektor Energi Bersih di Indonesia

Berita Dunia

Garuda Bhayangkara Indonesia Raih Penghargaan Internasional dari PBB

Berita Dunia

Pemimpin KTT G20 Dorong Pemulihan Ekonomi & Kesehatan Pasca Pandemi Covid-19 Melalui Leader’s Declaration

Berita Dunia

Panglima Angkatan Darat Filipina Anugerahi Kasad Tanda Kehormatan “Combat Kagitingan Badge”

Berita Dunia

Courtesy Call dengan Kepala Staf AD Jepang, Kasad Bahas Kerja Sama Militer Hingga Penanggulangan Bencana

Berita Dunia

H.Zulkarnain SE, Pendaftar Pertama Calon ketua Kadin