LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Selasa, 28 Juni 2022 - 11:56 WIB

Badan pengelola Pendapat Daerah (BPPD) Di kunjungi komisi III DPRD Kota Pontianak

Mediakompasnews.Com – Balige-Toba – Komisi III DPRD Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat melakukan kunjungan kerja, di Pemerintah Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara khususnya ke Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Toba di Simanjalo, Balige, Senin 27 Juni 2022.

Kunjungan kerja DPRD Kota Pontianak dipimpin H.Naufal Sa’Sud SP,M. Sos (Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak) dan Ariadi SE (Ketua Komisi III). Kunjungan.kerjanya bertujuan menghimpun masukan terkait inovasi pengelolaaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Toba.

Turut hadir dalam rombongan tersebut, Agus Sugianto (Wakil Ketua), Drs.Subandi (Sekretaris) dengan anggota Nur Fadli SH, Husin S P, Yandi, S.Ag,M.IAP,M. Sos, H.M.Musta’an dan Mujiono SPd S.Mn, S.Ak, M.Ak.

Kehadiran anggota Komisi III DPRD Kota Pontianak yang membidangi OPD terkait pendapatan dan keuangan diterima Kepala BPPD Kabupaten Toba Parulian Siregar didampingi Sekretaris Badan Jhon H Gultom, SE, Kabid Pajak Jerry R Simangunsong, S.
Kom. M.Si, Kabid Perencanaan, Pengembangan dan Pendapatan Julista H, S.Sos, MM, dan Kabid PBB dan BPHTB Sumiati Sinaga, SE dan stafnya.

Baca Juga :  Forum Silaturahmi Antar Organisasi di Provinsi Banten Bangun Sinergi Lawan Narkoba

Parulian Siregar menyampaikan ucapan selamat datang dan titip salam dari Bupati Toba , Wakil Bupati Toba dan Sekda, sehubungan tidak dapat hadir, karena pada waktu bersamaan ada rapat paripurna DPRD Kabupaten Toba. Selanjutnya ia memaparkan struktur organisasi BPPD Kabupaten Toba dimana terdapat 24 pegawai diantaranya 13 pegawai non ASN. Diterangkan juga sejumlah retribusi, target yang akan dicapai pada tahun 2022 ini serta cara penarikannya.

Salah satu cara menarik retribusi dilakukan dengan cara pemasangan tapping box di restoran dan hotel. Kemudian pajak makanan dan minuman ditambahkan 10 % dari konsumen, dan para pengusaha wajib memiliki nomor pokok wajib daerah (NPWPD).

Selanjutnya digelar diskusi dan tukar pendapat seputar pengelolaan pendapatan asli daerah .

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Penghapusan Diskriminasi Terhadap Hak Perempuan

Seusai pertemuan, Ketua Komisi III DPRD Kota Pontianak, Ariadi SE kepada menyampaikan ucapan terima kasih oleh karena disambut hangat di Kantor BPPD Kabupaten Toba.

“Tujuan kami hadir disini, kita bertukar pikiran, bagaimana sistem dan inovasi yang diterapkan di Kabupaten Toba, dan hasil tukar pikiran ini nanti bisa kami bawa untuk diterapkan sesuai dengan kondisi dan lingkungan kami yang ada di kota Pontianak,” sebutnya.

“Jadi kami terus belajar, terus meng-upgrade diri kami, khususnya kami sebagai anggota Dewan bagaimana tadi kami membantu eksekutif Kota Pontianak meningkatkan PAD yang ada di kota Pontianak,” sambungnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga ingin mengenal lebih dalam soal keadaan Kabupaten Toba, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kepariwisataan .

“Dengan apa yang mungkin bisa kami bawa, kami terapkan di Kota kami kota Pontianak,” sebut Ariadi.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kita Pontianak, Agus Sugianto menambahkan. Ia melihat inovasi terkait pajak restoran, untuk anggaran makan dan minum OPD yang ada di Toba, langsung dipotong pajaknya 10 % .

Baca Juga :  Anggota Polsek Sajira Polres Lebak Giat Patroli Dialogis Dan Berikan Himbauan

“Ini kalau di Pontianak kan belum, ini salah satu upaya yang dilakukan, ini sangat menarik, termasuk pajak Restoran dan Hotel sebesar 10% dari konsumen. Karena ini merupakan salah satu potensi yang bisa kita dapat,” sebutnya.

“Memang dari anggaran kita, saya pikir ini satu pembelajaran yang cukup menarik dari Toba. Jadi Kabupaten yang masih muda tetapi sudah ada langkah untuk meningkatkan PAD,” sambung Agus,menutup keterangannya.

Di akhir pertemuan, Kepala BPPD Kabupaten Toba, Parulian Siregar memberikan cendera mata berupa plakat Kabupaten Toba kepada DPRD Kota Pontianak yang diterima Ketua Komisi III Ariadi, begitu juga plakat dari Kota Pontianak diserahkan Kepala BPPD kepada Ketua Komisi III Ariadi.
Sumber: Eduard Sibuea

(Allek)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Indahnya Berbagi Di Bulan Suci Ramadhan, Personil Satgas Yonif 511/DY Bagikan Takjil Jelang Buka Puasa

Berita Utama

Joko Misbono Putra Daerah Banyuwangi Yang Juga Mantan Petinju Profesional Era 2000 an Resmi Mendaftarkan Diri Sebagai Bacaleg Dari Partai Gerindra

Berita Utama

Acara Walimatul Khitanan Putra San Rody (Kucay) Bak Pesta Pernikahan

Berita Utama

Pabrik Pupuk Ilegal Digrebek Polisi, Lampung Selatan

Berita Utama

Presiden: Pemerintah Segera Upayakan Evakuasi 20 WNI Korban TPPO dari Myanmar

Berita Utama

Dit Polairud Polda Kalbar Lakukan Dialog Interaktif di Kompas TV Pontianak

Nasional

Rakyat Menang, MA Menangkan Poktan TDB atas PT KPC Perihal Lahan 152,3 Hektar

Berita Utama

Pengamat Politik : Khofifah Indar Parawansa Cocok Bersanding dengan Capres Nasionalis