LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Jumat, 24 Juni 2022 - 00:45 WIB

NU Bakal Gelar Muktamar Internasional R20, Paus Fransiskus Dikabarkan Hadir

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Nahdlatul Ulam bakal menggelar dua agenda berskala internasional, yaitu Religion of Twenty (R20) dan Muktamar Internasional Fikih Peradaban, pada Oktober mendatang.

Gelaran internasional tersebut dikabarkan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemimpin keagamaan dunia.

Hal demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf dalam diskusinya bersama Perwakilan Rabithah ‘Alam Islami (Liga Muslim Dunia), Syeikh Syeikh Abdurachman Al Khayyat, di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/22).

“Saya sampaikan kepada Syeikh Al Khayyat, kita ingin mengundang Sekjen Liga Muslim Dunia Syeikh Muhammad Al Issa untuk hadir dalam R20 yang akan kita gelar insyaallah pada Oktober mendatang, bersama-sama dengan kehadiran Paus Fransiskus, Raja Norodom Sihamoni, dan lainnya,” kata kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu.

Baca Juga :  Momen Petani Curhat kepada Presiden Jokowi

Secara langsung, Gus Yahya telah menyampaikan undangan untuk menghadiri R20 kepada Paus Fransiskus pada 8 Juni yang lalu. “Kemarin pada tanggal 8 Juni, saya sudah menemui beliau dan sudah menyampaikan undangan,” terangnya.

Selain tokoh-tokoh di atas, PBNU juga akan mengundang Grand Syekh Al-Azhar Syeikh Ahmad Ath-Thayyeb, Uskup Agung Canterbury ke-105 Justin Portal Welby, pemimpin internasional agama Hindu, Buddha, dan beberapa pemimpin agama lainnya.

Baca Juga :  Patroli Rawan Siang Antisipasi C3 dan Geng Motor, Diwilayah Hukum Polresta Cirebon

Mengenai kedua agenda besar NU, sebelumnya telah disampaikan Gus Yahya dalam Pembukaan Konferensi Besar (Konbes) PBNU di Jakarta, Jumat (20/5/2022) lalu.

Disebutkan, penyelenggaraan kegiatan internasional ini dalam rangka menyongsong satu abad NU pada tahun 2023. Agenda ini juga bagian dari program strategis NU yang terdiri atas sembilan klaster.

“Semua program ditujukan agar pada saat NU berusia 100 tahun, seluruh warganya (nahdliyin) memiliki wawasan yang jelas mengenai hal-hal yang akan dilakukan 100 tahun ke depan,” terang tokoh kelahiran Rembang, 15 Februari 1966 itu.

Gus Yahya juga mengatakan dalam empat bulan ini, ia bersama jajaran tanfidziyah berhasil membangun rancangan agenda dan pengabdian yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Business Matching Tahap IV, Kapolri Harap Dorong P3DN Demi Tingkatkan Perekonomian Nasional

“Dalam lima tahun ke depan, kami pengurus pusat dan daerah akan disibukkan menjalankan program-program itu; mencari solusi atas masalah-masalah kemanusiaan dan peradaban,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia menambahkan, pemilihan nama R20 sudah disetujui pemerintah Indonesia karena nantinya akan dikaitkan dengan G20 Forum, yang akan dituanrumahi oleh Indonesia pada November mendatang.

“Sudah ada persetujuan dari pemerintah bahwa R20 akan menjadi salah satu side event atau kegiatan tambahan dari G20 Forum,” imbuh Gus Yahya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Tiba di Akpol, Presiden dan Ibu Iriana Disambut Tradisi Penyambutan oleh Taruna

TNI/POLRI

Peringati Hari Jadi Polwan ke-75, Polresta Cirebon Gelar Donor Darah

TNI/POLRI

Dua Personil PAM Polda Lampung Di PT AKG Bahuga, Diperiksa Intensif Oleh Bidpropam

Berita Utama

Dirgahayu Kep. Babel “Provinsi Wartawan”

TNI/POLRI

Polsek Delta Pawan Tangkap Seorang Pelaku Narkoba, 2 Plastik Klip Sabu Turut Diamankan

Berita Utama

Peduli Bencana di Sumbar, Polda Riau Kirimkan Bantuan Logistik

Berita Utama

Jaga Tali Silaturahmi, KKN Reuni Temu Kangen

TNI/POLRI

Polres Sumenep Melakukan Patroli KRYD Dalam Rangka Antisipasi Balap Liar dan 3C