LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Rabu, 20 Juli 2022 - 06:08 WIB

Standardisasi Tenaga Pendidik (Gadik) Akademi Militer TA 2022

Mediakompasnews.Com – Magelang – Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos mewakili Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, S.I.P., M.M. membukaan Kegiatan Standardisasi Gadik TA 2022 bertempat di Kelas D-3 (Akmil), Magelang, Rabu (20/07/2022).

Akademi Militer sebagai Lembaga Pendidikan Militer setingkat Akademi dibawah TNI AD bertugas menyelenggarakan Pendidikan Pertama (Dikma Plus) dengan capaian pembelajaran lulusan sebagai Perwira Pertama TNI AD berpangkat Letnan Dua dan memiliki gelar vokasi Diploma IV/ Sarjana Terapan.

Baca Juga :  Bapak Manajemen PTPN IV Regional III Kebun SEI Rokan Choiri Menghadiri Kegiatan Pekan Imunisasi (pin) Polio Di Balai Karyawan Tahun 2024

Wakil Gubernur Akademi Militer  membacakan amanat Gubernur Akademi Militer menguraikan, ”dalam mencapai target out put Akademi Militer yang berkualitas dan profesional, tentunya harus diimbangi dengan ketersediaan Tenaga Pendidik (Dosen dan Guru Militer) yang memiliki standardisasi potensi dan kapabilitas dalam mentransformasikan ilmu dan pengetahuan kepada peserta didik, sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimilikinya”.

Tujuan dari kegiatan yang kita laksanakan kali ini adalah untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan dan optimalisasi kualitas Tenaga Pendidik di Akademi Militer guna mendukung proses belajar mengajar di lembaga pendidikan yang kita banggakan ini.

Baca Juga :  Peringati Harlah PKB Serta Sambut Asyura, Anggota DPRD Jatim Gelar Acara Santunan

Beberapa atensi untuk dipedomani dan dilaksanakan guna mencapai hasil yang optimal dalam pelaksanaan penataran sebagai berikut : laksanakan kegiatan penataran ini dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, dengan tetap mengedepankan target pencapaian tujuan pelaksanaan penataran.

Manfaatkan penataran ini sebagai wahana sharing antar Gadik maupun pemateri. Setiap pemateri harus mampu mendapatkan data-data kelemahan dari proses pembelajaran Taruna pada tahun pendidikan yang lalu. Proses evaluasi diri tersebut diperlukan sebagai langkah obyektif untuk menyampaikan berbagai konsep gagasan dan ide bahkan kritik konstruktif.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Presiden Jokowi Hentikan Pemberlakuan PPKM

Laksanakan kegiatan ini secara optimal. Berikan materi penataran kepada para peserta secara sistematis, terukur dan  menyeluruh, sehingga para peserta benar-benar paham dengan apa yang disampaikan oleh pemateri.

Teriring semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan perlindungan-Nya kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta.

Source : Penhumas Akmil

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ketua DPD IWO Indonesia Lamsel Survey Kantor Perwakilan DPD Di Bakauheni

TNI/POLRI

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Berhasil Mengungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

Berita Utama

Ke Papua, Presiden Kunjungi Jayapura dan Timika

Berita Utama

Jumat Curhat, Polres Lampung Selatan didukung masyarakat sebagai moral enforcement

TNI/POLRI

Aksi Peduli Pendidikan, Satgas Yonif/511 DY Bagikan Tas Sekolah Kepada Anak Sekolah Dasar di Papua

Berita Utama

Dandim Bojonegoro hadiri Pembukaan Expo dan Pasar Murah di Ponpes Al Rosyid

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Ekspor Produk Halal UMKM Indonesia ke Mancanegara

TNI/POLRI

Polresta Cirebon Kembali Menerima Penghargaan Pelayanan Prima dari Kementerian PANRB