DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Pemerintah Daerah

Kamis, 6 Oktober 2022 - 06:56 WIB

ORMAS GPO KKPMP Provinsi Banten Adakan Aksi Di depan Kantor MNC FINANCE Grup Cabang Serang

Mediakompasnews.com,- Serang – Garda Pertahanan Organisasi (GPO) Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Markas Wilayah Provinsi Banten adakan aksi damai di depan Kantor MNC Group Cabang Serang.

Sehubungan dengan adanya tindakan yang sangat merugikan Masyarakat Banten, yang mana masyarakat sebagai (debitur) di PT MNC Finance Cabang Serang menyebutkan bahwa dirinya telah melunasi Pembayaran Kredit Kendaraan.

Akan tetapi sudah lebih dari 2 Tahun dokumen BPKB tersebut belum juga diberikan kepada pemilik kendaraan (atas nama) dan sudah beberapa kali upaya mediasi terhadap staf dan Kepala Cabang PT MNC Finance Cabang Serang tidak bisa memenuhi pihak yang merasa dirugikan.

Baca Juga :  Bimtek Pra Tugas Kades Terpilih tahun 2023, Diskominfo sampaikan Pentingnya Keterbukaan Informasi pada kades Terpilih

Bapak Dodi selaku Ketua GPO Markas Wilayah Provinsi Banten kepada Tim Media dan pihak MNC Finance Cabang Serang meminta waktu 2 Minggu untuk bisa mebereskan untuk kordinasi di MNC Pusat.

Bapak Diki selaku Kepala Cabang PT MNC Finance cabang Serang menjelaskan dengan adanya permasalahan internal yang dilakukan mantan kepala cabang belum bisa memberikan keputusan dengan adanya permasalahan. Debitur yang sudah melakukan pembayaran pelunasan untuk mendapatkan dokumen, yaitu BPKB kendaraan menunggu hasil keputusan dari PT MNC Group Finance yang di pusat.

Sehubungan tidak adanya kejelasan dan titik temu hasil mediasi dari pihak PT MNC Finance Cabang Serang, dengan Ormas Garda Pertahanan Organisasi (GPO) Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Markas Wilayah Provinsi Banten berserta Sayap sayapnya KKPMP- LPKMP – GARDAWATI–PSPMP dan GOMP seluruh anggota dan jajaran Ormas Bela Negara (BN) Laskar Merah Putih (LMP) mengadakan ” Aksi Damai” yang dilaksanakan pada Hari Selasa dan Rabu Tanggal 5 Oktober 2022 di depan Kantor MNC Finance Cabang Serang

Baca Juga :  Pemkab Tegal Lolos Uji Publik KIP Award Jateng

Aksi damai dengan estimasi masa (-+) 500 ” lima ratusan orang dipimpin kordinator lapangan (KORLAP) Bpk Hajar Usman Siregar penanggung jawab Bpk Farid Kurniawan.

Tuntutan Aksi Damai Ormas, GPO KKPMP serta sayap sayapnya dan Jajaran Ormas Bela Negara (BN) serta Laskar Merah Putih Markas Daerah Wilayah Provinsi Banten, mengawal aspirasi meminta hak masyarakat sebagai debitur PT MNC Finance Cabang Serang menyerahkan dokumen BPKB kendaraan yang sudah terlunasi pembayarannya.

Baca Juga :  Saat Menjadi Keynote Speaker, Komitmen BP Tapera, Wujudkan Layanan Prima, Ini Seruan Ketum Korpri

Dikarenakan bapak Diki selaku Kacab MNC Cabang Serang pada saat bermediasi tidak ada memberikan keputusan yang pasti, sejumlah debitur meminta untuk sementara waktu agar Kantor MNC Cab Serang ditutup menjelang adanya hasil keputusan dari PT MNC Pusat.

Perihal Aksi Unjuk Rasa sudah ditembuskan dan di beritahukan kepada KAPOLDA BANTEN CO, INTELKAM Polda Banten di Serang,”

(M.IRWANSYAH)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu Penyampaian Laporan Badan Anggaran KUA-PPAS

Pemerintah Daerah

BPH Yayasan Darul Fikri Bongas Indramayu Lantik Kepala SMPI Darul Fikri

Pemerintah Daerah

Gumpalan Gumpalan Tanah Yang Dapat Mengakibatkan Kecelakaan Bagi Pengguna Jalan

Pemerintah Daerah

Semangat Puluhan Relawan, Bersama Babinkamtibmas dan Babinsa Guwosari,Bersihkan Rumpun Bambu di Sungai Bedog

Berita Utama

Dinas Pertanian Provinsi Lampung Gelar Rapat Evaluasi Ketahanan Pangan Tahun 2022 dan Persiapan Tahun 2023

Kabupaten Bekasi

Plt. Wali Kota Apresiasi Kepada Pegawai Purnabhakti Pada Bulan Ini

Pemerintah Daerah

Komunitas ASLI Mendesak Kementerian PUPR dan Gubernur NTB Terkait Kondisi Jalan Rusak

Berita Utama

Dugaan Korupsi APBD Kota Tangerang, Berujung Hak Ganti Rugi Warga Belum di Bayar