DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Sorotan

Kamis, 14 Juli 2022 - 10:16 WIB

50 Ekor Kerbau di Kabupaten Rokan Hulu Riau Tergejala Kearah PMK, Petugas Gabungan Turun

Mediakompasnews.Com – Rokan Hulu – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau terus bertambah dan meluas, Jumat (13/7/2022).

Saat ini petugas gabungan terdiri dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul bersama TNI Polri serta BPBD Rohul dan pemerintah Kecamatan Rambah menemukan 50 ekor kerbau tergejala kearah PMK.

“Hari ini ada sebanyak 50 ekor hewan ternak tergejala kearah PMK,” kata Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul Doni, di Desa Tanjung Belit Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.

Baca Juga :  Diduga Adanya Kabar Ijasah Palsu Milik Salah Satu Bakal Calon (Balon) Di Desa Pondokpanjang

Penyuntikan vitamin dan antibiotik dilakukan petugas gabungan dengan cara dor to dor. Selain itu, petugas gabungan juga rutin memantau perkembangan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), yang menyerang ternak warga salah satunya, dengan memberikan penyuluhan kepada peternak, dan menyalurkan vitamin serta obat-obatan secara gratis.

Di tempat yang sama Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir menghimbau warga agar tidak khawatir dan panik.

Baca Juga :  Gowes Bebatiran Hari Bhayangkara Ke-76 Perkokoh Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri Banyumas

“Saat ini petugas gabungan sudah memberikan Antibotik dan Vitamin pada kerbau untuk menciptakan kekebalan tubuh pada ternak terhadap penyebaran virus PMK,” jelas Serda Dedy Nofery Samosir.

Sementara itu, masih di tempat yang sama Sukarni (52) warga tempatan yang memiliki ternak kerbau menjelaskan, saat ini ada sebanyak enam ekor ternaknya tergejala kearah PMK.

Baca Juga :  Danrem 064/MY Pimpin Upacara Pelepasan Alih Kodal Yonif 320/BP

“Ternak saya saat ini ada sebanyak enam ekor tergejala kearah PMK pak. Dimana gejalanya mulutnya mengeluarkan lendir dan kukunya melepuh,” jelas Sukarni.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah membantu dalam penanganan dan pencegahan PMK.

“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada ternak kami hingga sampai hari ini petugas masih bekerja,” tutupnya.

(Samiono)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pengalokasian Dana Desa khusus Desa Kanekes Hanya Melalui ADD

Berita Utama

Dalam Hitungan Hari Polsek Ujungbatu Berhasil mengamankan 4 orang Tersangka Bandar Narkoba Jenis Shabu

Sorotan

Susah Hidup dan Terserang Penyakit Sudah Merupakan Sendi Kehidupan. Tetapi Orang Miskin Tidak Dapat Bantuan Dari Pemerintah Merupakan Keanehan

Berita Utama

Oknum Lebe Desa Playangan, Diduga Terlibat Persekongkolan atas Kasus Perceraian

Berita Utama

Proyek Pembangunan Jembatan Padang Tembalun, Kembali Memakan Korban

Berita Utama

Polda Riau Ungkap Tindak Pidana Perbankan Kerugian 6,7 Milyar, Mantan Relationship Manager Bank Dibekuk.

Berita Utama

Tokoh Muda Kabupaten Lebak hadiri Deklarasi Kobong Banten dan Menyatakan Sikap Politiknya Untuk Bergabung di Kobong Banten

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Finalis Puteri Indonesia Sumut Sebagai Puteri Indonesia 2023