LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Sorotan

Kamis, 14 Juli 2022 - 10:16 WIB

50 Ekor Kerbau di Kabupaten Rokan Hulu Riau Tergejala Kearah PMK, Petugas Gabungan Turun

Mediakompasnews.Com – Rokan Hulu – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau terus bertambah dan meluas, Jumat (13/7/2022).

Saat ini petugas gabungan terdiri dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul bersama TNI Polri serta BPBD Rohul dan pemerintah Kecamatan Rambah menemukan 50 ekor kerbau tergejala kearah PMK.

“Hari ini ada sebanyak 50 ekor hewan ternak tergejala kearah PMK,” kata Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul Doni, di Desa Tanjung Belit Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Instruksikan Jajarannya Stabilkan Harga Beras

Penyuntikan vitamin dan antibiotik dilakukan petugas gabungan dengan cara dor to dor. Selain itu, petugas gabungan juga rutin memantau perkembangan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), yang menyerang ternak warga salah satunya, dengan memberikan penyuluhan kepada peternak, dan menyalurkan vitamin serta obat-obatan secara gratis.

Di tempat yang sama Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir menghimbau warga agar tidak khawatir dan panik.

Baca Juga :  Komitmen Bersama Berantas Halinar, Rutan Kabanjahe Kemenkumham Sumut Gelar Razia Insidentil

“Saat ini petugas gabungan sudah memberikan Antibotik dan Vitamin pada kerbau untuk menciptakan kekebalan tubuh pada ternak terhadap penyebaran virus PMK,” jelas Serda Dedy Nofery Samosir.

Sementara itu, masih di tempat yang sama Sukarni (52) warga tempatan yang memiliki ternak kerbau menjelaskan, saat ini ada sebanyak enam ekor ternaknya tergejala kearah PMK.

Baca Juga :  Pengukuhan Asops Guspurla Koarmada III Secara Virtual dari Kapal Markas KRI Teluk Wondama-527

“Ternak saya saat ini ada sebanyak enam ekor tergejala kearah PMK pak. Dimana gejalanya mulutnya mengeluarkan lendir dan kukunya melepuh,” jelas Sukarni.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah membantu dalam penanganan dan pencegahan PMK.

“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada ternak kami hingga sampai hari ini petugas masih bekerja,” tutupnya.

(Samiono)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Tinjau Mudik di Jateng, Kapolri Instruksikan Mantapkan Sosialisasi Rekayasa Lalin dan Pengaturan Rest Area

Berita Utama

Kasad Serahkan Pompa Hydrant, Pipa dan Lampu Solar Cell ke Kodam XVII/Cenderawasih

Berita Utama

Nikmati Malam di Bengkulu, Presiden Kunjungi Festival Tabut 2023

Berita Utama

Menanti Putusan MK Kembalikan Hak Regulator Kepada Organisasi Pers

Berita Utama

Pangdam I/BB Bersama Gubsu dan Konjen Malaysia Gelar Bicycle Diplomacy 2 Negara

Berita Utama

Ketua Ormas LMP Iwan Tahapari Datangi Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik

Berita Utama

Polres Dan Polsek Jajaran Gencarkan Patroli Rumah Kosong Ditinggal Mudik, Warga Apresiasi Langkah Kepolisian

Berita Utama

Kepetingan PT ITB di duga ilegal akan di laporkan pemilik lahan ke aparat penegak hukum (APH)