LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / Sorotan

Kamis, 11 Agustus 2022 - 10:02 WIB

Oknum Lebe Desa Playangan, Diduga Terlibat Persekongkolan atas Kasus Perceraian

Mediakompasnews.Com – Kab Cirebon –  Munculnya Surat Cerai dari Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Cirebon membuat Hendri Bin Umar Warga Dusun I RT 002 RW 001 Desa Playangan Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon heran, pasalnya belom pernah diberi tahu bahwa Istrinya Diana menggugat cerai pada dirinya, bahkan belom pernah mendapatkan surat Panggilan dari pihak Pengadilan Agama Kabupaten Cirebon, namun tahu-tahu diberitahukan Surat cerai sudah terbit.

Diceritakan Maenun (41) selaku kakak dari Hendri, bahwa pada 19 Oktober 2021 telah di putuskan perceraian antara Diana dan Hendri, sontak saya kaget karena saya tanyakan ke adik saya belom pernah dapet surat undangan perceraian dari Pengadilan Agama dan selama ini hubungan dengan Diana selaku istri adik saya terlihat baik-baiik saja, sampai Diana memutuskan pergi menjadi TKW ke Uni Emirat Arab (UEA) tutur Maenun, Rabu (10/8) kepada Tim Media di Desa Playangan.

Baca Juga :  Danramil 0111/Pagelaran Pantau Secara Langsung Aksi Unras di Kecamatan Pagelaran

“Kami tidak menerimakan atas terjadinya perceraian adik saya, karena prosesnya diduga di manipulasi dan oknum Lebe Desa Playangan, Abdul Majid telah bersekongkol dengan orangtua Diana atas kasus perceraian ini dan harus bertanggungjawab” ucapnya.

Saat Tim Media ini mencoba mengklarifikasi terhadap Lebe Desa Playangan, Abdul Majid pada Kamis (11/8) di Kantornya mengatakan, Saya selalu di telpon sama Diana yang saat itu ada di Uni Emirat Arab sebagai TKW untuk di bantu Uruskan perceraiannya, karena posisi Diana ada di Luar Negeri maka harus prosesnya melalui Pengacara, kata Abdul Majid.

Baca Juga :  Kasad: Kinerja PNS TNI AD Mampu Mendukung Tugas Pokok TNI AD

Terkait perceraian tersebut, kata Abdul Majid, bahwa pihak suami yaitu Hendri sudah tidak bisa menafkahi Istrinya Diana dan juga dalam keadaan sakit suaminya.

“Saat ditanya kenapa tidak pernah ada Undangan dari Pengadilan Agama untuk Hendri? Abdul Majid menjelaskan, sebenarnya undangan itu ada melalui saya, tetapi ketika mau dikasihkan Hendri, surat undangan pengadilan itu di ambil paksa oleh Orang tua Diana dan katanya nanti akan diberikan”, ujarnya

Baca Juga :  Ketua Bawaslu Kab. Cirebon Ajak Seluruh Peserta Pemilu serta Komponen Masyarakat Untuk Jaga Kondusivitas dan Keharmonisan

“Adapun surat itu sampai atau tidak, saya gak tahu dan saya tidak pernah Cek surat undangan itu sampai ke Hendri atau tidaknya”, kata Abdul Majid

Atas kelalaian dari Oknum Lebe Desa Playangan tersebut, “Tokoh Masyarakat Desa Pelayangan yang namanya untuk tidak disebutkan beraksi keras, menurutnya, Oknum Lebe tersebut harus bertanggungjawab atas kelalaian yang mengakibatkan kerugian dari pihak Hendri selaku tergugat dan tindakan itu juga merupakan upaya persekongkolan antara Lebe dan Orangtua penggugat”, tegasnya

“Saya berharap keduanya bisa rujuk kembali, karena proses perceraiannya tidak sesuai ketentuan dan aturan yang benar”, ungkapnya.

(Tim/Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Radio Slawi FM Raih Penghargaan sebagai “Lembaga Media Berpengaruh Tahun 2024”

Berita Utama

Ketum IMI Bamsoet Memahami Absennya Bobby Nasution serta Prasetyo Edi Marsudi dari Steering Committee Jakarta e-Prix 2023

Berita Utama

Realisasi APBD Tahun 2022 Meningkat Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Berita Utama

Awali Keketuaan ASEAN 2023, Presiden Bersepeda dan Jalan ke Bundaran HI

Berita Utama

Presiden Jokowi Serahkan Bonus Bagi Atlet Peraih Medali SEA Games Ke-31 Vietnam

Berita Utama

Bapenda Kota Tangerang Cut Off Sementara Pelayanan PBB Online

Berita Utama

Emak-Emak Milenial Senam Bersama Dikediaman Calon Wakil Walikota Tangerang

Berita Utama

Wujudkan Harapan Lewat Nada, Rutira Band Rilis Single Ketiga “Menanti Pulang”