Mediakompasnews.com – Tangerang – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Banten memberikan penghargaan kepada warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang atas prestasi yang diraih dalam ajang Lomba Semarak Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penyerahan penghargaan berupa sertifikat dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Ahmad Hardi, kepada warga binaan yang berhasil meraih prestasi dalam sejumlah perlombaan keagamaan.
Dalam ajang tersebut, warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang berhasil meraih dua juara pertama pada kategori Lomba Adzan dan Lomba Kultum, serta meraih Juara III pada kategori Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menunjukkan potensi dan kemampuan yang dimiliki melalui kegiatan pembinaan, khususnya di bidang keagamaan.
Kegiatan Lomba Semarak Ramadhan 1447 H sendiri diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten dengan mengusung tema “Ramadhan Momentum Hijrah Diri”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Banten sebagai bagian dari program pembinaan spiritual bagi warga binaan selama bulan suci Ramadhan.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan serta rasa bangganya terhadap capaian yang diraih oleh warga binaan.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi yang luar biasa apabila diberikan pembinaan dan kesempatan untuk mengembangkan diri,” ujar Irhamuddin.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas spiritual selama menjalani masa pembinaan.
“Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi warga binaan lainnya untuk terus berusaha memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritualnya,” tambahnya.
Irhamuddin juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung berbagai program pembinaan, khususnya pembinaan keagamaan, sebagai bagian dari upaya membentuk karakter positif bagi warga binaan.
Melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan, “Diharapkan warga binaan dapat memperoleh bekal spiritual dan moral yang lebih baik sehingga mampu menjalani proses reintegrasi sosial secara positif setelah kembali ke tengah masyarakat,” pungkasnya. (Marhamah)



















