LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Berita Utama / Nasional

Jumat, 3 Maret 2023 - 13:55 WIB

Tinjau Pabrik Pusri Palembang, Puan Ingatkan Pesan Bung Karno Soal Kedaulatan Pangan

Mediakompasnews.Com – Sumsel – Ketua DPR RI Puan Maharani meninjau pabrik dan gudang PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang. Ia mengecek mulai dari proses produksi hingga distribusi di anak perusahaan PT Pupuk Indonesia itu.

Kedatangan Puan disambut oleh Direktur Utama PT Pusri Palembang, Tri Wahyudi Saleh, Jumat (3/3/2023). Puan datang didampingi oleh Anggota Komisi IV DPR Riezky Aprilia yang berasal dari Dapil Sumatera Selatan I.

Hadir pula sejumlah tokoh daerah di Sumsel, yakni Wakil Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda Nazaputra Kiemas, Anggota DPRD Sumsel Zulfikri Kadir, Bupati Banyuasin Askolani, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo, Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana, Wakil Walikota Prabumulih Abdiyansyah Fikri, dan Sekda Kota Palembang Ratu Dewa.

Puan diterima di Wisma Melati yang biasa digunakan untuk menerima tamu-tamu penting, termasuk presiden. Puan sendiri sudah dua kali menginap di Wisma Melati PT Pusri Palembang.

Baca Juga :  Rentan Banjir, Warga Perumahan Binong Permai Pertanyakan Pengembang

Di Wisma Melati, Puan melihat foto-foto Presiden pertama Indonesia Sukarno saat pencanangan pembangunan pabrik Pusri. PT Pusri Palembang sendiri dibangun di era Pemerintahan Bung Karno, tepatnya tahun 1959.

“Presiden Sukarno memang sangat perhatian kepada kedaulatan pangan bangsa Indonesia. Karena bagi beliau, pangan merupakan urusan mati hidupnya suatu bangsa,” kata Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu lalu meninjau pusat kendali produksi Pusri. Puan mengecek bagaimana pupuk di produksi di mana sistem di PT Pusri Palembang sudah terkomputerisasi.

Sambil mengecek, Puan sesekali berbincang dengan para pekerja. Setelahnya, ia melanjutkan pengecekan di gudang produksi Pusri untuk melihat stok pupuk yang siap didistribusikan.

Kepada salah satu staf gudang bernama Nining Sunarsih, Puan bertanya mengenai pekerjaan sehari-harinya.

“Kamu betah bekerja di sini?” tanya Puan.

Baca Juga :  Transformasi Menuju Polri yang Presisisi, Biro SDM Polda Kalbar Laksanakan Post Assessment

“Betah bu,” jawab Nining.

Usai dari gudang produksi pupuk, Puan kemudian meninjau dermaga PT Pusri. Dermaga ini merupakan tempat pengapalan untuk distribusi pupuk ke seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut PT Pusri Tri Wahyudi Saleh mengeluhkan pendangkalan Sungai Musi yang mengganggu distribusi pengangkutan muatan pupuk.

“Dulu kapal kami bisa angkut 20 ribu ton, sekarang hanya 6 ribu ton karena pendangkalan,” kata Wahyudi.

Puan berjanji akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat mengenai hal ini.

“Karena anggaran pengerukan sungai ada di Pemerinrah Pusat,” ungkapnya.

Puan kemudian menyinggung soal kelangkaan pupuk yang masih kerap menjadi permasalahan saat ini.

“Tadi saya lihat gudang pupuk, stok banyak. Tapi kenapa pupuk langka? Kenapa petani banyak mengeluhkan sulitnya pupuk subsidi?” tutur Puan.

Ditambahkannya, salah satu komponen penting dari kedaulatan pangan adalah pupuk. Puan mengingatkan, pupuk merupakan urusan hulu pangan.

Baca Juga :  Seorang Pelaku Judi Togel Ditangkap Personil Polsek Ujung Batu

“Jika pupuknya tidak beres, baik dari segi jumlah maupun kualitas, maka produktivitas pertanian akan terpengaruh,” ungkap mantan Menko PMK itu.

“Seperti sekarang ini jelang panen raya, semuanya sedang ramai tentang harga gabah dan harga beras,” imbuh Puan.

Cucu Bung Karno ini menyebut, PT Pusri ada pada bagian tata kelola pangan. Oleh karenanya, kata Puan, PT Pusri tidak boleh abai dengan isu yang sedang ramai tersebut.

“Sehingga semua yang ada di mata rantai pangan harus bergotongroyong, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” tegasnya.

Puan pun mengimbau agar PT Pusri peka terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat. PT Pusri juga diharapkan terus melanjutkan perjuangan Presiden Sukarno dalam hal kedaulatan pangan.

“Jadi saya minta agar PT Pusri menjaga cita-cita Bung Karno, Presiden pertama Republik Indonesia, untuk mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia, untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Puan.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pahlawan Devisa Ilegal, Badai Sempurna Paska Kotak Pandora Timah Terbuka

Nasional

Menteri PPPA-RI Buka Forum Nasional Perlindungan Anak Ke V

Berita Utama

Presiden Jokowi Terima Menpora di Istana Merdeka

Berita Utama

Dandim 0603/Lebak Letkol Arh Erik Novianto.S.Sos.Bersama Porkopimda Silaturahmi Ke Warga Binaan, Dan Jenguk RSUD Di Malam Takbirp

Berita Utama

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko, SH.,S.I.K.,MH. Pimpin Sertijab Satu Kasat dan Tiga Kapolsek

Berita Utama

Ratusan Warga Silang Empat Laksanakan Pawai Obor Sambil Mengumandangkan Takbir Dan Tahmit ” Allah Huakbar Walillah Ilham

Berita Utama

Diduga Pembangunan Paving Block Desa Karya Jaya Dikerjakan Asal Jadi

Berita Utama

Terima Kunjungan Delegasi Korea , Menteri PUPR Pererat Kerja Sama Infrastruktur Jalan dan Jembatan