LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Sumatra Barat

Selasa, 25 April 2023 - 11:50 WIB

Supaya Warga Tidak Panik Berkepanjangan, BMKG Mencabut Peringatan Dini Tsunami

Mediakompasnews.Com – SUMBA – Agar tidak membuat kepanikkan bagi warga yang bermukim di tepi lau, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami pasca gempa M7,3 (setelah diperbarui) melanda Kepulauan Nias, Sumatera Utara dan Kepulauan Mentawai Sumatera Barat.

Peringatan dini tsunami yang sempat membuat warga resah mengundang keprihatinan yang mendalam. Namun, kabar baik datang saat BMKG mencabut peringatan tersebut.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan gempa M7,3 tanggal 25 April 2023 pukul. 03.00 WIB dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG dalam akun twitter, Selasa (25/4/2023).

Baca Juga :  Dilantiknya Pengurus PMI Kec. Duo Koto, Wabup Pasaman Sabar AS: ini Momentum Strategis Bagi Gerakkan Kemanusiaan

Dikatakan BMKG, gempa yang melanda Wilayah Pantai Barat Sumatera adalah gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M 7,3 Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,94° LS ; 98,38° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 177 Km barat laut Kepulauan Mentawai Sumatera Barat pada kedalaman 23 km.

“Hingga pukul 04.35 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya delapan aktivitas gempa bumi susulan yakni aftershock dengan magnitudo terbesar M4.6,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan SK PPPK Diserahkan Bupati Pasaman H. Benny Utama SH., MM

“Untuk itu kami mencabut peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan,” ujar BMKG, Selasa (25/4/2023).

“BMKG juga meminta pemerintah Provinsi, Kab dan Kota yang berada pada status Awas, Siaga dan Waspada, sebelumnya diharapkan tetap waspada dan mempersiapkan langkah evakuasi jika terjadi yang tidak diinginkan yaitu tsunami,” katanya.

Meskipun gempa dirasakan hingga wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang signifikan akibat gempa tersebut. Seperti yang disampaikan Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Dr. Fahmi Reza SIK, MH kepada awak media ini Selasa (25/4-2023) sore.

Baca Juga :  Pemerintah Jangan Menunggu Orang Untuk Mundur, Apakah Ada Main Mata Antara Warga Dan Petugas Bansos...?

Disebutkan Kapolres, “Bahwa pihaknya merasakan syukur, sebab walaupun pusat gempa Magnitudo 7,3 yang berpusat di Kepulauan Mentawai, tapi Alhamdulillah tidak ada rumah warga yang rusak ataupun orang yang korban,” ujar Kapolres.

Adanya pencabutan peringatan tsunami itu membuat warga yang sempat merasa ketakutan kini dapat bernapas lega kembali

Namun BMKG tetap mengingatkan warga untuk senantiasa waspada terhadap gempabumi yang di suatu saat mungkin bisa saja terjadi. (egh)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kabupaten Pasaman Saat Ini Kekurangan Tenaga Dokter Untuk Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat

Batu Bara

Satuan Reskrim Polres Batu bara adakan curhat jumat sama Masyarakat

Berita Utama

Kecamatan Dua Koto,Pasaman Akan Memiliki Lapangan Sepak Bola Yang Permanen. Namun Ironisnya Pihak Pemborong Tidak Ada Memasang Plank Proyek

Sumatra Barat

Dihari Raya Pertama, 4 Warga Jambak Meninggal Tenggelam dan 1 Orang Selamat Saat Mandi di Pusaran Air Lubuk Cempong Kinali

Sumatra Barat

Pasaman Dalam Sejarah, Kini Dipimpin Bupati H. Benny Utama serta Rakyatnya Aman, Damai dan Sejahtra

Sumatra Barat

Baznas Kab. Pasaman Bedah Rumah 19 Unit, H. Asnil M : Semua Program Secara Bertahap Terus di Laksanakan

Sumatra Barat

Jelang Mudik Lebaran, Polres Pasaman Akan Dirikan Dua Posko Pengamanan Idul Fitri 1444 H

Sumatra Barat

Kapolres Pasaman AKBP Yudho Huntoro SIK, MIK Sangat Peduli dengan Harkamtibmas