DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Sumatra Barat

Selasa, 25 April 2023 - 11:50 WIB

Supaya Warga Tidak Panik Berkepanjangan, BMKG Mencabut Peringatan Dini Tsunami

Mediakompasnews.Com – SUMBA – Agar tidak membuat kepanikkan bagi warga yang bermukim di tepi lau, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami pasca gempa M7,3 (setelah diperbarui) melanda Kepulauan Nias, Sumatera Utara dan Kepulauan Mentawai Sumatera Barat.

Peringatan dini tsunami yang sempat membuat warga resah mengundang keprihatinan yang mendalam. Namun, kabar baik datang saat BMKG mencabut peringatan tersebut.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan gempa M7,3 tanggal 25 April 2023 pukul. 03.00 WIB dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG dalam akun twitter, Selasa (25/4/2023).

Baca Juga :  Polsek Indrapura Polres Batu Bara Adakan Curhat Jumat Sama Masyarakat

Dikatakan BMKG, gempa yang melanda Wilayah Pantai Barat Sumatera adalah gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M 7,3 Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,94° LS ; 98,38° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 177 Km barat laut Kepulauan Mentawai Sumatera Barat pada kedalaman 23 km.

“Hingga pukul 04.35 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya delapan aktivitas gempa bumi susulan yakni aftershock dengan magnitudo terbesar M4.6,” ujarnya.

Baca Juga :  Yayasan Al Bina Ummat Panti Pasaman Selenggarakan Pendidikan Program Tahsin  dan Tahfidz Al Quran

“Untuk itu kami mencabut peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan,” ujar BMKG, Selasa (25/4/2023).

“BMKG juga meminta pemerintah Provinsi, Kab dan Kota yang berada pada status Awas, Siaga dan Waspada, sebelumnya diharapkan tetap waspada dan mempersiapkan langkah evakuasi jika terjadi yang tidak diinginkan yaitu tsunami,” katanya.

Meskipun gempa dirasakan hingga wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang signifikan akibat gempa tersebut. Seperti yang disampaikan Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Dr. Fahmi Reza SIK, MH kepada awak media ini Selasa (25/4-2023) sore.

Baca Juga :  Bagai Trik Sulap Rp 3,4M Pengadaan Meobelair Dispendikbud Madina, KPK Diminta Periksa

Disebutkan Kapolres, “Bahwa pihaknya merasakan syukur, sebab walaupun pusat gempa Magnitudo 7,3 yang berpusat di Kepulauan Mentawai, tapi Alhamdulillah tidak ada rumah warga yang rusak ataupun orang yang korban,” ujar Kapolres.

Adanya pencabutan peringatan tsunami itu membuat warga yang sempat merasa ketakutan kini dapat bernapas lega kembali

Namun BMKG tetap mengingatkan warga untuk senantiasa waspada terhadap gempabumi yang di suatu saat mungkin bisa saja terjadi. (egh)

Share :

Baca Juga

Sumatra Barat

Polres Pasaman Polda Sumbar Gelar Press Release Perkara Tindak Pidana Narkotika Golongan I Jenis Sabhu

Sumatra Barat

Baznas Kab. Pasaman Bedah Rumah 19 Unit, H. Asnil M : Semua Program Secara Bertahap Terus di Laksanakan

Berita Utama

Kabupaten Pasaman Saat Ini Kekurangan Tenaga Dokter Untuk Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat

Sumatra Barat

Jajaran Polsek Panti, Polres Pasaman Sambangi Warga Kurang Mampu Berikan Bantuan Sembako

Berita Utama

Kecamatan Dua Koto,Pasaman Akan Memiliki Lapangan Sepak Bola Yang Permanen. Namun Ironisnya Pihak Pemborong Tidak Ada Memasang Plank Proyek

Sumatra Barat

Diduga Ada Permainan di Tingkat Distributor, Polda Sumbar Diminta Investigasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Sumatra Barat

Dilantiknya Pengurus PMI Kec. Duo Koto, Wabup Pasaman Sabar AS: ini Momentum Strategis Bagi Gerakkan Kemanusiaan

Sumatra Barat

Kapolres Pasaman AKBP Yudho Huntoro SIK, MIK Sangat Peduli dengan Harkamtibmas