DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Hukum dan Kriminal / Jawa Barat / Kota Bogor / Sorotan

Selasa, 14 Februari 2023 - 21:47 WIB

Semakin Marak Para Mafia Gas Ilegal Kota Bogor, di Duga Dibekingin Oleh Oknum POLRI

Mediakompasnews.com – Kota Bogor – Diduga semakin maraknya para mafia Gas dengan leluasa melakukan bisnis ilegalnya bertempat di Kota Bogor Utara.

Belum lama ini para awak media online melakukan investigasi ke salah satu daerah di Kota Bogor tepatnya di Jl. Anggrek Raya blok Anggrek 3. No. 35 Rt.05 Rw.01, Desa/Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, yang disinyalir sarang mafia gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) subsidi.

Baca Juga :  Presiden: Jaga Situasi Kondusif Tanah Air di Tengah Tantangan Global

Menurut informasi dari masyarakat kegiatan gas ilegal ini ada sekitar 3 titik lokasi dan diduga dibekingi oleh oknum brimob Polri sehingga mafia gas ini dapat melakukan kegiatannya berjalan dengan lancar serta kegiatan ini sudah berjalan cukup lama, Senin (13/02/2023).

Adapun modus mafia ini, menyuntikkan isi gas tabung elpiji 3 KG subsidi untuk dipindahkan atau mengoplos ke tabung gas 12 KG non subsidi dengan jumlah yang sangat banyak, setelah itu dijual ke toko maupun ke pihak pabrik (Industri) dengan harga yang murah atau jauh diluar harga jual tabung gas 12 kg pada umumnya. Melalui hal tersebut, mafia gas ini dapat meraup keuntungan yang sangat signifikan besar.

Baca Juga :  Bimtek Pra Tugas Kades Terpilih tahun 2023, Diskominfo sampaikan Pentingnya Keterbukaan Informasi pada kades Terpilih

Terkait hal ini, dapat dijerat Pasal 40 nomor 9 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja atas Perubahan ketentuan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 60 Miliar. Dampak dari kegiatan gas subsidi ilegal ini dapat merugikan masyarakat pada umumnya dan merugikan Negara”, ungkapnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ajak Menteri Luar Negeri ASEAN dan Mitra Menjadi Pemenang Yang Terhormat

Dihimbau untuk Aparat Penegak Hukum (Polri, Satgas Migas, dan Pemerintah) agar dapat menindak lanjuti informasi dari para awak media dan masyarakat terkait Mafia Gas ini yang berada di Kota Bogor. (Red/Tim)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Tingkatkan Keterbukaan Informasi, Pemkab Batu Bara Gelar Bimtek PPID  

Berita Utama

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( PKBM ) Ajisaka Kab.Kediri Ciptakan Anak Didik Berkwalitas.

Berita Utama

Bertemu Menko Marves, Bamsoet Dorong Legalitas Kendaraan Konversi dan Kustom di Indonesia

Berita Utama

Curhat Ke Presiden, Rahmat Ingin Jaminkan Ijazah untuk Modal dari Bank BUMN

Berita Utama

Kapolres Lebak pimpin Upacara Sertijab Lima PJU Polres Lebak dan Kapolsek Jajaran

Berita Utama

Resahkan Masyarakat, Polsek Pakuhaji Amankan Miras dari TKC

Berita Utama

KASAD Apresiasi Inovasi Otomotif Kodam III/Siliwangi

Hukum dan Kriminal

Pria ini Menjadi Daftar Pencarian Orang Oleh Keluarga Besar LAN Banyuwangi