LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Senin, 4 Juli 2022 - 11:31 WIB

Polda Kalimantan Barat melaksanakan Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat “Aman Nusa II – Penanganan PMK Tahun 2022”

Mediakomoasnews.’om – Pontianak -Polda Kalimantan Barat melaksanakan Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat “Aman Nusa II – Penanganan PMK Tahun 2022” dalam rangka Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Tahun 2022 pada hewan ternak, di daerah hukum Polda Kalbar, Senin (4/7).

Kegiatan tersebut dilaksanakan diruang Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, dan dipimpin langsung oleh, Kapolda Kalbar yang didampingi oleh Irwasda Polda Kalbar, Karoops Polda Kalbar, dan dihadiri oleh Kapolresta Pontianak Kota, Kapolres Kubu Raya beserta seluruh personel yang terlibat dalam giat latpraops.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalbar menyampaikan bahwa dengan dilaksanakan operasi ini harus bisa memberikan dampak yang signifikan dan bisa dirasakan oleh masyarakat getaran dan hasilnya.

Baca Juga :  Kapolresta Cirebon Hadiri Dialog Khusus terkait Rencana Kenaikan Harga BBM Subsidi

“Setiap operasi kepolisian yang dilaksanakan, baik itu yang merupakan operasi kewilayahan maupun operasi terpusat harus berbeda dari kegiatan rutin maupun kegiatan rutin yang ditingkatkan karena operasi kepolisian mempunyai Sasaran Tertentu, Target Operasi Tertentu, Kurun Waktu Tertentu, Personel Tertentu, Struktur Organisasi Tertentu Dan Anggaran Tertentu,” ungkap Kapolda Kalbar.

Adapun Operasi “Aman Nusa II – Penanganan PMK Tahun 2022” merupakan operasi kepolisian terpusat dan merupakan operasi Kontinjensi yang digelar oleh Mabes Polri bersama 19 Polda dalam rangka pencegahan dan penanganan wabah penyakit kuku dan mulut.

Baca Juga :  Jambore HPCI Jabar dan Banten Ke-2 Akan Digelar di Desa Balongan

Kapolda juga menyampaikan bahwa karakter virus PMK ini berbeda dengan Covid-19, bahwa PMK tidak menular kepada manusia. Namun manusia yang kontak atau berdekatan dengan hewan ternak yang sudah tertular PMK, dapat membawa virus itu ke hewan yang lain dikarenakan virus tersebut menempel di sepatu, di baju, di badan, ataupun pada benda yang dibawa. Virus tersebut juga dapat bertahan lama bahkan bisa tertular melalui udara sampai dengan jarak 10 km.

Baca Juga :  Pemkab Batu Bara Serahkan Bantuan Benih Sayuran Untuk Ketahan Pangan

Dalam upaya penanggulangan PMK ini, pemerintah telah menunjuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Kepala BNPB) sebagai Ketua dan Asops Kapolri ditunjuk sebagai wakil ketua IV untuk menindaklanjuti perintah Presiden sampai ke tingkat desa. Dimana Polri dan jajarannya diperintahkan untuk ikut berperan dan proaktif melakukan upaya pencegahan maupun pengobatan dan vaksinasi ternak.

“Diharapkan seluruh pelaksana operasi dapat berkontribusi maksimal, sehingga membawa dampak positif terhadap penanganan PMK di wilayah hukum Polda Kalbar,” jelas Kapolda.

Sumber:Humas Polda Kalbar

(Red/AH)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sebagai Bentuk Pelayanan Masyarakat, Polsek Cikupa Laksanakan Gatur Lalin di Pagi

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Gelar Senam Sehat Pagi Bersama Warga Binaan dan Tahanan

Berita Utama

Diduga Oknum Guru SMPN 2 Telah Melakukan Pungli

TNI/POLRI

Syukuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 67, Kapolresta Cirebon Berikan Bantuan Sosial Kepada Relawan Lalu Lintas Banpol

TNI/POLRI

Ngedar Ganja di Depan Pasar, Pedagang Diciduk Satuan Resnarkoba Polresta Cirebon

Berita Utama

Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Sadawarna Subang

TNI/POLRI

Polsek Talun lakukan Tadarus di Bulan Ramadhan

Berita Utama

Operasi Nila Jaya 2022, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Tangkap 278 Tersangka!