LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / DIY / TNI/POLRI

Selasa, 18 Juli 2023 - 19:12 WIB

Polda DIY Ungkap Fakta Baru Terkait Pembunuhan Disertai Mutilasi

Mediakompasnews.Com – Yogyakarta – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merilis beberapa fakta baru terkait pembunuhan disertai dengan mutilasi terhadap R asal Bangka Belitung, mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Yogyakarta.

Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Polda DIY ungkap adanya beberapa fakta baru diantaranya para pelaku sempat merebus bagian pergelangan tangan serta kaki korban usai dimutilasi.

Baca Juga :  Kasad Dampingi Menhan RI Buka Pameran Indo Defence 2022 Expo and Forum

Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan sidik jari korban agar aksi keji pelaku tidak diketahui oleh kepolisian. Dan fakta baru lainnya ternyata antara pelaku W (29) asal Kabupaten Magelang, dan RD (38) asal Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan korban R (20) sudah saling kenal sebelumnya.

“Mereka tergabung di sebuah komunitas yang mempunyai aktivitas nggak wajar. Mereka melakukan kegiatan berupa kekerasan satu sama lain. Ini terjadi berlebihan sehingga mengakibatkan korban meninggal,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY FX Endriadi, saat jumpa pers di Mapolda DIY, Selasa (18/7/23).

Baca Juga :  Abaikan Arahan Kapolri, Para Oknum APH Ini Nekat Koordinir Tambang Ilegal Mengkubung

Setelah mengetahui korban sudah meninggal, para pelaku tersebut kemudian memutilasi tubuh korban menjadi beberapa bagian.

“Setelah korban meninggal para pelaku panik kemudian berniat menghilangkan jejak peristiwa tersebut. Setelah panik mereka melakukan upaya pemotongan atau mutilasi. Itu dilakukan dengan cara memotong kepala korban, pergelangan tangan, kaki kemudian bagian tubuh, hingga menguliti tubuh korban,” paparnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Kunjungi Kawasan Wisata Kuliner Kampung Ujung Labuan Bajo

Namun hingga saat ini pihak kepolisian belum mengungkap secara detail apa sebenarnya motif para pelaku ini.

“Motifnya karena kegiatan yang mereka lakukan tidak lazim, kami masih akan melakukan berbagai pendalaman dengan memeriksa kejiwaan para pelaku,” pungkasnya.

Penulis: Reno

Share :

Baca Juga

Berita Utama

PT.Jhonlin Tambah Kuota Umroh, Peserta Jalan sehat Batfest

Berita Utama

Canangkan Sensus Pertanian 2023, Presiden Tegaskan Pentingnya Akurasi Data Sektor Pertanian

Berita Utama

Manager PTPN IV Rigional III Kebun Sei Rokan Choiri Sebagai Inspektur Upacara Hut Ri Yang Ke 79 Thn

Batu Bara

Kalapas Labuhan Ruku Beserta Jajaran Menyambut Kunjungan Tim Penilai Pelayanan Publik

TNI/POLRI

Kapolresta Cirebon Pantau Sejumlah Posko Operasi Lilin Lodaya

TNI/POLRI

Polresta Cirebon Gelar Kegiatan Berbagi Bersama Pasien RS Sumber Hurip

TNI/POLRI

Ciptakan Lingkungan Sekolah Yang Sehat, Satgas Yonif 511/DY Bersih-Bersih Sekolah Di Papua

Berita Utama

Emak-Emak Milenial Senam Bersama Dikediaman Calon Wakil Walikota Tangerang