DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / DIY / TNI/POLRI

Selasa, 18 Juli 2023 - 19:12 WIB

Polda DIY Ungkap Fakta Baru Terkait Pembunuhan Disertai Mutilasi

Mediakompasnews.Com – Yogyakarta – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merilis beberapa fakta baru terkait pembunuhan disertai dengan mutilasi terhadap R asal Bangka Belitung, mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Yogyakarta.

Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Polda DIY ungkap adanya beberapa fakta baru diantaranya para pelaku sempat merebus bagian pergelangan tangan serta kaki korban usai dimutilasi.

Baca Juga :  Kenapa Dengan Bendera Merah Putih Kebangsan indonesia, Kantor Pemerintahan Diskominfo

Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan sidik jari korban agar aksi keji pelaku tidak diketahui oleh kepolisian. Dan fakta baru lainnya ternyata antara pelaku W (29) asal Kabupaten Magelang, dan RD (38) asal Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan korban R (20) sudah saling kenal sebelumnya.

“Mereka tergabung di sebuah komunitas yang mempunyai aktivitas nggak wajar. Mereka melakukan kegiatan berupa kekerasan satu sama lain. Ini terjadi berlebihan sehingga mengakibatkan korban meninggal,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY FX Endriadi, saat jumpa pers di Mapolda DIY, Selasa (18/7/23).

Baca Juga :  771 Personil Polres Sumenep Mengikuti Ujian Beladiri Semester II Tahun 2022

Setelah mengetahui korban sudah meninggal, para pelaku tersebut kemudian memutilasi tubuh korban menjadi beberapa bagian.

“Setelah korban meninggal para pelaku panik kemudian berniat menghilangkan jejak peristiwa tersebut. Setelah panik mereka melakukan upaya pemotongan atau mutilasi. Itu dilakukan dengan cara memotong kepala korban, pergelangan tangan, kaki kemudian bagian tubuh, hingga menguliti tubuh korban,” paparnya.

Baca Juga :  Kobra, Komando Beladiri Asia mengadakan Seminar Combat Knife Surveval, 20 November 2022.

Namun hingga saat ini pihak kepolisian belum mengungkap secara detail apa sebenarnya motif para pelaku ini.

“Motifnya karena kegiatan yang mereka lakukan tidak lazim, kami masih akan melakukan berbagai pendalaman dengan memeriksa kejiwaan para pelaku,” pungkasnya.

Penulis: Reno

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Patroli Rutin Satbrimob Polda Kalbar Ciptakan Situasi Kamtibmas Wilayah Hukum Polda

TNI/POLRI

Kapolda Jawa Barat Resmikan Rumah Kebangsaan

TNI/POLRI

Polresta Cirebon Gelar Upacara Wisuda Purna Bhakti Anggota Polri dan ASN

Berita Utama

Pelaku Pengeroyokan Wartawan di SPBU Cikupa Sudah Diamankan Polisi

Berita Utama

Dari Blok Hunian hingga Registrasi, Kepala Rutan Kelas I Tangerang Pastikan Pelayanan Prima

Berita Utama

Pendukung, Kecewa Ketua Dpd Psi Tak Hadir Saat Pendaftaran Bro Pedro Sebagai Bacalon Walikota

Berita Utama

As SDM Polri: Jangan Percaya Lolos Rekrutmen Harus Bayar, Pasti Dibohongi!

TNI/POLRI

Bantu Jemaah Yang Pingsan, Polwan Polres Lebak Ciptakan Situasi Nyaman Bagi Jemaah Sholat Jum’at di Mesjid Agung Al-Araf