LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Nasional

Rabu, 10 Agustus 2022 - 12:30 WIB

Petani Sekitar Pengeboran Sumur Step Out Lokasi Kroya ABG F Harapkan Tak Berdampak Negatif

Mediakompasnews.ComĀ – Indramayu – PT Pertamina EP Asset 3 melaksanakan Eksplorasi pengeboran sumur step out dilokasi Kroya ABG F Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu. Namun pada tahun 2021 pengeboran dilokasi Kroya ABG F tersebut menyemburkan abu yang berdampak negatif terhadap kebun tanaman cabe masyarakat petani disekitar lokasi proyek.

Diketahui, kebun cabe yang terdampak tersebut milik puluhan petani warga Desa/Kecamatan Kroya.

Salah satunya milik inisial KS petani warga Desa Kroya, seluas 2100 M2 rusak akibat semburan abu dari pengeboran sumur step out ABG F tersebut.

“Iya kebun cabe saya sudah berbuah sekitar 2100 M2 rusak kena semburan abu dari proyek pertamina pengeboran ini”, ungkap KS, Rabu (10/8/2022) disebelah Utara lokasi proyek.

Baca Juga :  Hadiri HUT ke-67 Tahun, Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Kiprah Politik Prof. Yusril Ihza Mahendra

Namun dikatakan, KS pihak PT Pertamina EP bertanggung jawab dengan memberihkan kompensasi atau ganti rugi.

“Tapi mengecewakan kita petani disekitar lokasi proyek pengeboran ABG F ini, karna katanya diganti rugi per meter nya sebesar Rp 45 000, (Empat Puluh Lima Ribu Rupiah) namun kenyataannya yang kita terima separoh nya saja tidak,” pungkasnya

KS mengatakan, ganti rugi atau kompensasi dari pihak PT Pertamina EP di kantor Desa Kroya untuk kebun cabe nya yang terdampak seluas 2100 M2 tidak sesuai.

Baca Juga :  Presiden: Pancasila Fondasi Indonesia Berhasil Hadapi Krisis Global

“Saya menerima hanya Rp 11 juta, makanya harapan kita petani disekitar proyek pengeboran ABG F ini, jangan sampai terjadi semburan seperti itu lagi”, harapnya

Untuk sekarang Agustus 2022 proyek PT Pertamina EP dilokasi Desa Kroya, ABG F gunakan Walker Rig untuk menghemat moving diduga tanpa ada sosialisasi lagi dilingkungan.

“Iya tidak ada sosialisasi ke lingkungan”, kata KS.

Hal serupa dikatakan, inisial AT warga Desa Kroya, yang berkebun cabe sekitar 200 Meter lebih sebelah selatan lokasi proyek pengeboran sumur step out ABG F.

Baca Juga :  Ketua IMI Bamsoet Dorong Industri Modifikasi Indonesia

“Betul tidak ada sosialisasi lagi ke lingkungan, dan kita petani disebelah selatan lokasi proyek pengeboran sumur step out ini tidak ada perhatian dari pihak Pertamina sama sekali, padahal jarak lahan kita dekat”, ujar AT kepada wartawan Media Kompas News.

Ketika dikonfirmasi Humas Proyek pengeboran sumur step out lokasi Kroya ABG F tidak ada dilokasi.

“Maaf, pak Humasnya tidak ada disini”, kata Security proyek pengeboran sumur step out lokasi Kroya ABG F.

(Rastim Ken Aji).

Share :

Baca Juga

Pemerintah RI

Presiden Jokowi dan Presiden Steinmeier Sepakati Sejumlah Kerja Sama Indonesia-Jerman

Berita Utama

Syukuran HUT ke-8 Kodim 0510/Tigaraksa, Rutan Tangerang Hadir

Hukum dan Kriminal

Polri Buru KKB Papua Pembunuh Pendeta dan 9 Warga

Berita Utama

Prajurit Yonif Raider 100/Ps Mengukir Prestasi Lagi

TNI/POLRI

Kapolres Cirebon Kota Pimpin Apel Pra Tugas Kesiapan Pengamanan VVIP Kedatangan Wapres RI

Berita Utama

Presiden Joko Widodo Laksanakan Pertemuan Bilateral dengan Kanselir Olaf Scholz

Berita Utama

Presiden Jokowi Ingin Keketuaan Indonesia Dorong ASEAN Jadi Pusat Produksi

Berita Utama

Antisipasi PMK, Polri dan TNI Terus Kawal Dinas Peternakan Lakukan Penyuluhan dan Vaksinasi