DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Nasional

Rabu, 10 Agustus 2022 - 12:30 WIB

Petani Sekitar Pengeboran Sumur Step Out Lokasi Kroya ABG F Harapkan Tak Berdampak Negatif

Mediakompasnews.ComĀ – Indramayu – PT Pertamina EP Asset 3 melaksanakan Eksplorasi pengeboran sumur step out dilokasi Kroya ABG F Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu. Namun pada tahun 2021 pengeboran dilokasi Kroya ABG F tersebut menyemburkan abu yang berdampak negatif terhadap kebun tanaman cabe masyarakat petani disekitar lokasi proyek.

Diketahui, kebun cabe yang terdampak tersebut milik puluhan petani warga Desa/Kecamatan Kroya.

Salah satunya milik inisial KS petani warga Desa Kroya, seluas 2100 M2 rusak akibat semburan abu dari pengeboran sumur step out ABG F tersebut.

“Iya kebun cabe saya sudah berbuah sekitar 2100 M2 rusak kena semburan abu dari proyek pertamina pengeboran ini”, ungkap KS, Rabu (10/8/2022) disebelah Utara lokasi proyek.

Baca Juga :  Puan: Publik Menunggu Penuntasan Kasus Penembakan Brigadir J Secara Transparan

Namun dikatakan, KS pihak PT Pertamina EP bertanggung jawab dengan memberihkan kompensasi atau ganti rugi.

“Tapi mengecewakan kita petani disekitar lokasi proyek pengeboran ABG F ini, karna katanya diganti rugi per meter nya sebesar Rp 45 000, (Empat Puluh Lima Ribu Rupiah) namun kenyataannya yang kita terima separoh nya saja tidak,” pungkasnya

KS mengatakan, ganti rugi atau kompensasi dari pihak PT Pertamina EP di kantor Desa Kroya untuk kebun cabe nya yang terdampak seluas 2100 M2 tidak sesuai.

Baca Juga :  Groundbreaking PLTA Mentarang, Presiden Dukung Transformasi Indonesia Menuju Ekonomi Hijau

“Saya menerima hanya Rp 11 juta, makanya harapan kita petani disekitar proyek pengeboran ABG F ini, jangan sampai terjadi semburan seperti itu lagi”, harapnya

Untuk sekarang Agustus 2022 proyek PT Pertamina EP dilokasi Desa Kroya, ABG F gunakan Walker Rig untuk menghemat moving diduga tanpa ada sosialisasi lagi dilingkungan.

“Iya tidak ada sosialisasi ke lingkungan”, kata KS.

Hal serupa dikatakan, inisial AT warga Desa Kroya, yang berkebun cabe sekitar 200 Meter lebih sebelah selatan lokasi proyek pengeboran sumur step out ABG F.

Baca Juga :  GPMN se Bali Dukung Puan Maharani Capres 2024

“Betul tidak ada sosialisasi lagi ke lingkungan, dan kita petani disebelah selatan lokasi proyek pengeboran sumur step out ini tidak ada perhatian dari pihak Pertamina sama sekali, padahal jarak lahan kita dekat”, ujar AT kepada wartawan Media Kompas News.

Ketika dikonfirmasi Humas Proyek pengeboran sumur step out lokasi Kroya ABG F tidak ada dilokasi.

“Maaf, pak Humasnya tidak ada disini”, kata Security proyek pengeboran sumur step out lokasi Kroya ABG F.

(Rastim Ken Aji).

Share :

Baca Juga

Nasional

Upacara HUT RI Ke-77 di Halaman Kantor Kecamatan Panongan Tangerang

TNI/POLRI

Gandeng Puskesmas Distrik Sota, Pos Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Gelar Posyandu

Berita Utama

Presiden Akan Luncurkan Food Estate di Gresik hingga Serahkan Sertifikat Tanah di Sidoarjo

Berita Utama

Tak Butuh Waktu Lama, Dua Tersangka Pelaku Curat Tak Berkutik Pada Tim Resmob Polres Rohul

TNI/POLRI

Upaya Polresta Cirebon Jaga Kamtibmas Kondusif

TNI/POLRI

Kapolda Jawa Barat Resmikan Rumah Kebangsaan

TNI/POLRI

Kampung Bersih, Prajurit Badak Hitam 511 Bersama Masyarakat Gotong Royong Membersihkan Lingkungan Kampung

Berita Utama

Polsek Kepenuhan Gelar Aksi Hijau: Hadiah Ulang Tahun Berupa Pohon Mangga Untuk Personel