DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Ekonomi dan Bisnis

Kamis, 8 Juni 2023 - 13:47 WIB

Petani Alpukat Sipit Kelawi Asal Lamsel, Setiap Memanen Hasilnya Sangat Menjanjikan

Mediakompasnews.Com – Lampung Selatan – Syahbana warga Dusun Kayu Tabu, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan, adalah petani budidaya buah alpukat jenis Sipit Kelawi dan telah meraup omzet mencapai puluhan juta rupiah setiap musimnya.

Alpukat merupakan buah yang begitu populer dan disukai hampir semua masyarakat, selain memiliki rasa yang lezat, kandungan nutrisinya juga menjadi incaran masyarakat. Begitu banyak varietas alpukat yang ada di Indonesia, salah satunya adalah alpukat sipit kelawi .

Syahbana sebagai petani budidaya buah alpukat sejak tahun 2009 lalu. Dan telah merasakan manisnya hasil di setiap musim panennya. Karena harganya yang stabil.

Baca Juga :  Martha Tilaar Group Wakili Indonesia Sebagai Juri Di Ajang Bergengsi Inovasi Kosmetik Dunia

Dengan memanfaatkan lahan sekitar 3 hektare, tak disangka dengan ketekunannya ia bisa meraih hasil mencapai 60 hingga 80 juta pada setiap musim panennya.

Syahbana menjelaskan, Alpukat yang dibudidayakan, yakni alpukat jenis sipit kelawi. Tentunya berbeda dengan alpukat pada umumnya. Karena Alpukat sipit kelawi mempunyai keunggulan, yaitu lebih tahan lama, kadar air sedikit, citra rasanya manis, legit dan dagingnya tebal, juga warnanya begitu kuning.

“Dari hasil perkebunan, alhamdulillah kita sudah menambah aset yakni membeli tanah, guna menambah lahan untuk budidaya alpukat agar bisa terus berkembang lagi, ” ungkapnya pada awak media di lokasi,
Kamis (08/06/2023).

Baca Juga :  Pastikan Bapokting Stabil, Satgas Pangan Bareskrim Polri Sidak Pasar

Iapun menerangkan Alpukat sipit kelawi sendiri sudah di kenal berbagi daerah pulau Jawa, dan dengan bukti hasil panen dipasarkan atau di kirim Cilegon, Tangerang bahkan sampai ke Semarang. Pokoknya sudah kemana-mana dech, ” terangnya.

Dari lahan yang dikelola saat ini, kurang-lebih tiga hektare. bisa meraup omzet mencapai puluhan juta di musim panennya, Tak hanya musim panen, bahkan di musim penyelang pun bisa mendapatkan hasil sekitar 50 juta-an.

Baca Juga :  IWO Indonesia Harus Bisa Jadikan UMKM Sebagai Entrepreneur Baru

“Untuk mendapatkan hasil yang baik itu, kita membutuhkan perawatan dengan benar dan tepat. Serta harus ada penghantar yang namanya air kalau nggak ada pengantar yang namanya air enggak mungkin mencapai target itu kuncinya adalah air, ” Jelasnya syahbana.

Syahbana pun bertekad akan terus untuk mengembangkan budidaya stack alpukat sipit kelawi karena potensinya begitu luar biasa, dan setelah berhasil uji coba penanaman. Para petani mulai melirik memesan dari tingkat desa, kabupaten, provinsi, bahkan sampai pesanan dari luar daerah, ” pungkasnya. (Nasuki).

Share :

Baca Juga

Banten

Pedagang Pasar Lama Keluhkan ke Pengelola Terkait SRP

Ekonomi dan Bisnis

Kadis Koprasi dan UMKM Lampung Selatan Menyuport UMKM Desa Bakauheni

Banten

Masuki H-7, Pemudik Motor via Pelabuhan Ciwandan Mengalir Lancar

Ekonomi dan Bisnis

Tingkatkan UMKM, Bank BJB Kerja Sama Dengan Desa Sukaraja Kab.Sukabumi

Ekonomi dan Bisnis

Nelayan Bakau Keramat Keluhkan Sulitnya Mendapatkan Bahan Bakar Minyak ( BBM )

Berita Utama

IWO Indonesia Harus Bisa Jadikan UMKM Sebagai Entrepreneur Baru

Banten

Kota Tangerang Telah Gelar 32 Kali Virtual Job fair, Ini Kesaksian Mereka Penerima Manfaat

Ekonomi dan Bisnis

Saatnya PT Moya Hengkang dari Batam Ngurus Air Bersih Saja tidak becus. Pejabat Yang Berwenang Bukalah Mata Hatimu