DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Senin, 20 Juni 2022 - 12:01 WIB

Peduli Cagar Budaya Cikal Bakal NU, Kasad Setujui Usulan Pemkab Sidoarjo

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian akan pelestarian cagar budaya umat islam khususnya terkait cikal bakal Nahdhatul Ulama, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. menyetujui usulan Pemkab Sidoarjo untuk revitalisasi komplek makam keluarga ulama besar Sidoarjo yang berada di dalam komplek militer Gudang Pusat Senjata Optik dan Elektronik II Puspalad Sidoarjo, yang sebelumnya diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Persetujuan tersebut disampaikan Kasad secara langsung kepada Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali, S.IP usai melaksanakan peninjauan sekaligus ziarah ke makam yang dulunya berdiri pondok Pesantren Sono yang terletak di Desa Sidokerto Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (19/6/2022).

Baca Juga :  Seorang Pria Asal Kampar Diciduk Personil Polsek Tandun Dalam Kasus Sabu

Bupati Sidoarjo mengatakan betapa pentingnya keberadaan makam tersebut bagi sejarah masyarakat Sidoarjo. Dulunya di lokasi makam tersebut berdiri pondok pesantren terkenal yaitu pondok pesantren Sono yang telah melahirkan Kiai besar cikal bakal NU seperti KH Hasyim Ashari, KH Abdul Karem pendiri Lirboyo dan KH Jazuli serta bukti bahwa Sidoarjo 200 tahun yang lalu menjadi pusat peradaban pendidikan Islam di Indonesia.

Kasad mengijinkan pembangunan komplek makam para kiai setelah menerima laporan dari Bupati bahwa para peziarah merasa kesulitan untuk masuk ke area makam dikarenakan akses masuk jalanya sempit dan merupakan area militer.

Baca Juga :  Terbang ke-Timur Tengah, Wapres Akan Temui Presiden UEA Hingga Hadiri KTT Perubahan Iklim

“Nanti sifatnya pinjam pakai, artinya ini masih aset TNI AD aset negara bisa dimanfaatkan. Bapak Bupati juga bisa membangun untuk kemasalahatan umat, saya memberikan ijin. Sehingga setelah dibangun nanti area ini bermanfaat untuk kita semua khususnya umat islam,” ujar Jenderal Dudung.

Menurut penjelasan Bupati Sidoarjo Kiai yang dimakamkan di lokasi tersebut merupakan pengasuh pondok pesantren Sono beserta keluarganya antara lain KH Muhaiyin dan KH Said yang merupakan orang tua dari KH Masud pendiri pondok pesantren Pagerwojo. Rencana revitalisasi nantinya mencakup pelebaran jalan menuju makam, penataan kembali area makam, pembangunan masjid dan penataan perumahan militer yang berada disekitar makam.

Baca Juga :  Jalin Komunikasi, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Ciptakan Solidaritas dengan Masyarakat Perbatasan

“Terima kasih sebesar besarnya Bapak Kasad sudah memberikan izin kepada kami, ini merupakan penghargaan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan semua Kiai sepuh mendukung. Bukan apa apa, karena ini adalah salah satu simbol sejarah penting bagi kami,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Kasad dalam acara tersebut Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ny. Rahma Dudung Abdurachman, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto, para Asisten Kasad dan para pejabat Pemkab Sidoarjo. (Dispenad)

#TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

(Ahmad Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bupati Indramayu Berhasil Tarik Pajak Pertamina Balongan Rp 33,9 Miliyar

Berita Utama

Rutan Tangerang Terima Pendampingan Reviu Anggaran dari Itjen Kemenimipas

Berita Utama

Komitmen Polres Batu Bara Bersihkan Segala Bentuk Judi

TNI/POLRI

Kapolres Cirebon Kota Pimpin Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Driver Ojek Online

Berita Utama

Kasad Apresiasi Program Pengembangan Entrepreneurship PPAD

TNI/POLRI

Kapolri Resmikan Pembangunan Asrama Brimob Polda Kalimantan Barat

TNI/POLRI

Libur Nataru, Personel Polresta Cirebon Beri Himbauan Kamtibmas Kepada Pengunjung Kolam Renang Hegar Kabupaten Cirebon

Banten

Kapolres Metro Tangerang Kota, Siagakan Personil Pengamanan Rumah Warga Pengungsi Dampak Banjir di Periuk