DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Jawa Tengah / Peristiwa

Sabtu, 4 Maret 2023 - 11:27 WIB

Parah, Dugaan Pelecehan Seksual Anak Bawah Umur Terjadi di Purworejo

Mediakompasnews.Com – Purworejo, Jawa Tengah – Kabar adanya kasus dugaan pelecehan seksual anak dibawah umur yang terjadi diwilayah Kabupaten Purworejo hangat menjadi pembicaraan warga. Pasalnya dalam kabar tersebut yang diduga pelaku adalah orang terdekat anak tersebut dan merupakan seorang tokoh serta politisi. Mendapat informasi adanya peristiwa tersebut Media KompasNews.Com Jawa Tengah menelusuri sekitaran lokasi, yaitu daerah Purworejo kota pada Sabtu Tanggal 04 Maret 2023.

Menurut informasi yang didapat Media KompasNews.com dari sumber warga Purworejo yang enggan disebut namanya dengan inisial AW, bahwa anak yang diduga menjadi korban tersebut masih bersekolah di salah satu SD terkemuka yang terletak di wilayah Purworejo kota, dan yang bersangkutan duduk di kelas V (lima) sekolah tersebut.

Baca Juga :  AMAK Gelar Aksi Damai Terkait Ada Dugaan Surat Tanah Palsu Untuk Kepentingan PSN PIK 2

“Setahu saya, memang anaknya masih dibawah umur, sekolah di SD terkemuka di area Purworejo kota, kelas lima “, ungkap AW.

AW juga menyampaikan jika dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi sekira awal tahun 2023 ini, dan waktu itu anaknya sempat tidak masuk sekolah selama seminggu, dan akhir akhir ini anak tersebut juga bolos 2 Minggu.

“Informasi yang saya dapat, kejadian sekira awal tahun 2023 ini, wong anaknya sempat gak sekolah seminggu, dan kabarnya lagi akhir akhir ini juga bolos 2 Minggu”, imbuh AW.

“Silahkan konfirmasi ke Sekolahan saja, biar jelas”, tegas AW.

Baca Juga :  FRIC Pastikan BB Sabu 58 Kg Tangkapan Polda Jambi Dimusnahkan Mabes Polri, DPO MA Diterbitkan Sejak Oktober 2025

Disisi lain, saat Media KompasNews.com mendatangi sekolahan tempat anak yang diduga korban pelecehan seksual tersebut dan bertemu guru pengajar, dan mendapat keterangan yang berbeda. Namun FA dan AP yang notabene guru wali kelas 3 dan 4 memberikan keterangan jika benar anak yang bersangkutan aktif sebagai siswa di sekolahan tersebut.

“Benar, anak tersebut sekolah disini, sekarang duduk dikelas 5”, terang FA dan AP.

Saat ditanya apakah pada kisaran awal tahun anak tersebut tidak berangkat sekolah selama seminggu, FA dan AP mengiyakan, namun dengan alasan eyangnya meninggal.

“Benar, sekira awal tahun ini, anak tersebut pernah tidak berangkat sekolah selama 1 Minggu, namun itu karena eyangnya meninggal, kami pun ikut melayat kok”, jelas FA dan AP lagi.

Baca Juga :  Kim Devits Korban Dugaan Penipuan Dibohongi Berkali-kali, Lapor Paminal Polres Kota Sukabumi 

“Terkait kabar adanya pelecehan seksual yang dialami anak tersebut pihak sekolah tidak tahu dan tidak ada kabar sama sekali, setahu kami anak tersebut biasa saja, tadi juga berangkat sekolah kok, dan kalau kabar akhir akhir ini tidak sekolah 2 Minggu, itu tidak benar”, tutup FA dan AP.

Tunggu investigasi lanjut Media KompasNews.com yang akan mengkonfirmasi pihak pihak yang diduga mengetahui adanya kejadian pelecehan seksual anak dibawah umur tersebut dan juga akan mengkonfirmasi Komnas PPA Kabupaten Purworejo ataupun Provinsi Jawa Tengah.

(Red/Sugianto)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bupati Nina Sambut Kunjungan Brigjen Pol Bariza di Indramayu

Peristiwa

Jalan dan Tangkis Laut di Desa Saobi – Kangayan Hancur di Hantam Gelombang

Peristiwa

FRIC Pastikan BB Sabu 58 Kg Tangkapan Polda Jambi Dimusnahkan Mabes Polri, DPO MA Diterbitkan Sejak Oktober 2025

Berita Utama

Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M. Tr (Han) Apresiasi Satgas Yonif 123/Rajawali di Medan Tugas

Daerah

Jefridin Tutup MPLS 2023 dengan Perkuat Kolaborasi Tiga Komponen Pendidikan

Berita Utama

Kapolda Jatim Resmi Lantik AKBP Edo Satya Kentriko Sebagai Kapolres Sumenep

Peristiwa

Pengendara Motor Asal Lebak Banten Tewas Tertabrak Kereta di Parungpanjang Bogor

Peristiwa

Rokok Manchester Beredar Tanpa Melunasi Cukai, Ketum FWJ Indonesia Singgung Bea Cukai Batam