DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Daerah

Selasa, 1 Agustus 2023 - 11:35 WIB

Masyarakat Dan Mahasiswa Pasaman Barat Adakan Aksi Demo di Depan Kantor Gubernur Sumatra Barat di Padang

Media Kompas News.Com – Sumbar_  Masyarakat Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat serta Mahasiswa dari Aliansi BEM Sumatera Barat datangi kantor Gubernur Sumbar untuk melakukan aksi demo, Senin (31/7-2023).

Demo yang dikawal ketat oleh pihak kepolisian tersebut berlangsung untuk menuntut dihentikannya Proyek Strategis Nasional untuk PT Abaco Pasifik Indonesia. Sebab menurut mereka, lahan yang akan dibangun merupakan wilayah kelola masyarakat yang telah digunakan secara turun temurun sebagai pemukiman warga.

Selain sebagai pemukiman warga lahan tersebut juga dijadikan lahan perkebunan, sarana tempat ibadah, sarana pendidikan dan fasilitas umum lainnya. Bukan itu saja kata mereka lahan tersebut juga dijadikan situs budaya-adat dan lain-lain yang bukan merupakan tanah kosong yang clear and clean digunakan untuk industri refinery dan petrochemical.

Baca Juga :  Jemaah Haji Kota Tebing Tinggi Kunjungi Kawasan Pemotongan Hewan DAM di Pasar Kaqiyah

Haris Ritonga salah satu korlap aksi demo mengatakan, tuntutan mereka simpel saja yaitu dibebaskannya mereka untuk mencari penghidupan (mencari makan) dan tidak ditangkap-tangkap lagi sebagai mana yang telah terjadi dan selesaikan konflik lahan secara persuasif.

“Permasalahan ini sebetulnya telah berlangsung lama, awalnya kami tinggal di hutan kawasan sekitar tahun 2016 muncullah proyek HTR di sana, setelah itu muncullah permasalahan bertubi-tubi di daerah kami, sehingga puncaknya kemarin masyarakat yang memanen hasil tanamannya sendiripun ditangkap,” terangnya.

Baca Juga :  Jefridin Tutup MPLS 2023 dengan Perkuat Kolaborasi Tiga Komponen Pendidikan

Selain itu, masyarakat diharuskan menjual hasil panen mereka ke koperasi yang ditentukan, dengan harga yang lebih murah. Haris juga meminta agar dua rekan mereka yang ditangkap segera dibebaskan. “Yang masih ditahan dua orang juga akan di meja hijaukan semuanya ada empat orang,” katanya.

Ia menambahkan, jika masyarakat yang tinggal di hutan kawasan bermasalah, harusnya diselesaikan secara baik-baik bukan main ditangkap begitu saja.

“Masyarakat ingin diberi ketenangan dalam bekerja, melanjutkan hidup, untuk generasi muda juga,” katanya.

Disisi lain Kadis Kehutanan yang juga menjabat sebagai  Plt. Asisten II Setdaprov Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Saputra menjelaskan aspirasi dari para pendemo didengarkan dan akan disampaikan kepada Gubernur.

Baca Juga :  Untuk Memperlancar Arus Perekonomian Rakyat, Pemkab Pasaman Diminta Dapat Membangun Jembatan Permanen di Muara Tambangan

“Tentu aspirasi masyarakat kita dengar, karena masyarakat Sumbar ingin menyampaikan pesan-pesan kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar,” kata Yozarwardi Saputra.

Ia mengatakan, sebagai Pemerintah dirinya tentu berkewajiban untuk mendengarkan aspirasi dari peserta aksi demo yang mengatasnamakan masyarakat Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat.

“Namun, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini sedang tidak berada di tempat dan berada di luar kota. Kemudian, Bapak Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumbar juga sedang tidak ada di kantor,” kata Yozarwardi Saputra.

Penulis : Eddi Gultom

Share :

Baca Juga

Daerah

Penyaluran Bansos PKH di Dua Koto,Pasaman Dipertanyakan

Daerah

Bupati Pasaman, Benny Utama Lantik 7 Pejabat Setingkat Eselon IIB

Daerah

Takut Disebarkan Foto Syur Waktu VCS, Oknum Pegawai Curhat Virtual ke Humas Polda Kalteng

Berita Utama

LPKP2HI Minta kejaksaan Negeri Cibinong Periksa oknum Disdik Kabupaten Bogor Terima Suap tahun 2018

Daerah

Polres Lebak Gelar Jum’at Curhat Bersama APDESI Kecamatan Cibadak

Daerah

Forkopimda Pasaman Hadiri HUT Bhayangkara ke 77, AKBP Yudho Huntoro SIK,MIK Sebagai Inspektur Upacara

Daerah

Dua ABG Residivis Kambuhan di Gulung Polisi Polsek Penengahan

Daerah

Audensi Masyarakat Peduli Pendidikan, Jadikan Agenda Kerja DPRD Kabupaten Sukabumi