LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / Nasional

Selasa, 5 Juli 2022 - 14:49 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Transformasi Budaya Kerja di Lingkungan Kementerian BUMN

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kesungguhan dan komitmen Kementerian BUMN, dalam mendorong transformasi budaya kerja di lingkungan Kementerian BUMN. Komitmen ini tercermin dari penyelenggaraan Award BUMN secara periodik setiap tahun yang diselenggarakan oleh ACT Consulting, sebuah lembaga konsultan yang kompeten dan kredibel, dengan menggunakan metode pemetaan dan pengukuran AKHLAK Culture Health Index.

“Hadirnya nilai-nilai dasar AKHLAK, yang merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, berangkat dari kesadaran dan komitmen untuk meningkatkan budaya kerja, yang menjunjung tinggi profesionalisme, mengedepankan prinsip efisiensi, dan berorientasi pada capaian hasil yang berkualitas,” ujar Bamsoet dalam acara AKHLAK Award BUMN Tahun 2022 yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Selasa (5/7/22).

Turut serta antara lain Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin, Menteri BUMN Republik Indonesia Erick Thohir, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nurul Ghufron serta Founder ACT Consulting Ary Ginanjar Agustian.

Baca Juga :  Timnas Imbang Lawan Thailand, Presiden Jokowi Tetap Optimistis Juara

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini memaparkan, nilai-nilai dasar AKHLAK yang menjadi pondasi budaya kerja ini harus menjadi visi bersama. Agar pada setiap proses bisnis, mulai dari hulu hingga ke hilir, menjadi proses dan mekanisme kerja yang terintegrasi. Dimana setiap pemangku kepentingan yang terlibat, dapat saling mendukung dan saling berkontribusi dalam sebuah kohesi kinerja yang solid.

“Budaya kerja yang Amanah, melingkupi aspek kepercayaan, kejujuran, dan integritas. Budaya kerja yang Kompeten, merujuk pada kemampuan untuk memenuhi standar pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan perilaku. Budaya kerja yang Harmonis, mengamanatkan keterpaduan dan integrasi dalam menyikapi keberagaman dalam lintas unit organisasi,” kata Bamsoet.

Baca Juga :  Cipta Kondisi Jelang Nataru dan Pemilu 2024, Polres Tegal Kota Gelar Razia Penyakit Masyarakat

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, budaya kerja yang Loyal, meniscayakan sikap supportif pada setiap garis kebijakan, dan ‘tegak lurus’ pada visi-misi organisasi. Budaya kerja yang Adaptif, mendorong kemampuan untuk menyesuaikan diri dan menghadirkan inovasi untuk menjawab perubahan dan dinamika lingkungan. Budaya kerja yang Kolaboratif, mengedepankan prinsip ‘kerjasama’ dan ‘kerja bersama’, mengutamakan kerja kolektif dan inklusif, serta mengesampingkan ego sektoral.

“Tentu saja, sebagus apa pun nilai-nilai dasar kita formulasikan, hanya akan menjadi slogan dan jargon tanpa makna, jika tidak diimplementasikan secara nyata. Inilah pentingnya dilakukan review dan evaluasi secara periodik, untuk memastikan bahwa kita berada di jalur dan arah yang tepat, dalam mentransformasikan nilai-nilai AKHLAK tersebut menjadi budaya kerja. Karena muara dari transformasi budaya kerja, tentu pada akhirnya akan tercermin dari capaian dan hasil kinerja,” urai Bamsoet.

Baca Juga :  Long Weekend, Penyeberangan Merak-Bakauheni Dan Ketapang-Gilimanuk Ramai Lancar

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum SOKSi ini menambahkan, hasil kinerja itulah yang dapat dilihat pada Kementerian BUMN. Dari aspek kinerja keuangan, pada tahun 2021 BUMN mencatatkan capaian yang luar biasa, dengan menghasilkan laba bersih Rp 126 triliun. Meningkat hampir 10 kali lipat dari capaian tahun 2020 yang hanya sebesar Rp 13 Triliun.

“Gambaran di atas sangat paradoks dengan kenyatan bahwa pada tahun 2021, Kementerian BUMN mendapatkan dukungan anggaran minimalis sebesar Rp 197 miliar, lebih kecil dibandingkan dengan alokasi anggaran Kementerian lain. Sedangkan total aset yang dikelola mencapai Rp 8.998 Triliun. Ini mengisyaratkan pesan penting, bahwa dukungan anggaran yang minimal, tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih kinerja yang optimal,” pungkas Bamsoet.

(Ahmad Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bamsoet Dukung Penyelenggaraan Jambore Nasional 2023 Light Jeep Series Indonesia

Berita Utama

Grand Final Apresiasi Pemilihan Duta Genre dan Penobatan Duta Genre Kota Binjai Tahun 2022

TNI/POLRI

Danrem Pimpin Upacara Sertijab Kasiter Kasrem 161/ WS dan Dua Komandan Kodim

Berita Utama

Kapolres Sukabumi Bagikan Bansos Ke Pegawai Harian Lepas.

Berita Utama

Tingkatkan Kualitas Layanan, Rutan Kelas I Tangerang Konsisten Sambangi Blok Hunian

Berita Utama

TNI – Polri Gelar Geladi Pengamanan Tamu VVIP KTT G20 di Bali

Berita Utama

Wudhu dapat menghapus Dosa, Personel Polres Lebak Polda Banten laksanakan Ngaji Bareng Kapolres

Berita Utama

Kesan dan harapan T.Rusli Ahmad, SE, MM Ketum DPP SANTRI TANI NU dalam menunaikan Ibadah Haji