LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Jumat, 28 April 2023 - 15:57 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Kapolri Atas Kelancaran Arus Mudik Lebaran

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja jajaran Polri, TNI, dan Kementerian Perhubungan dibawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang telah sukses membuat arus mudik keluar Jabodetabek dan arus balik kembali ke Jabodetabek, baik yang menggunakan jalur darat, laut, maupun udara, terdistribusi dengan lancar. Sehingga masyarakat bisa pulang kampung dan kembali ke Jabodetabek dengan aman dan nyaman.

“Tidak ada penumpukan signifikan selama puncak arus mudik dan arus balik. Selain rekayasa lalu lintas seperti penerapan sistem one way di beberapa ruas tol, kelancaran arus mudik dan arus balik juga karena terobosan Kementerian Perhubungan bersama pengelola jalan tol di Trans Jawa yang memberikan diskon tarif di tanggal-tanggal tertentu. Misalnya pada 27-29 April 2023, ada diskon tarif tol 20 persen. Pemudik bisa memanfaatkan tiga hari itu untuk perjalanan balik, sehingga tidak menumpuk di puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 30 April dan 1 Mei,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (28/4/23).

Baca Juga :  Prabowo Dampingi Jokowi Resmikan Masjid Raya MBZ di Solo  

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, dari titik pergerakan penumpang dan kendaraan yang dipantau melalui 111 terminal, 18 Pelabuhan Penyeberangan, 51 Bandar Udara, 110 Pelabuhan Laut, 13 Daop/Divre perkeretaapian, 42 Gerbang Tol dan 20 ruas Jalan Arteri, Kementerian Perhubungan melaporkan pergerakan pemudik pada H-8 sampai H+3 Idul Fitri 2023 sudah mencapai 10.242.770 orang. Meningkat 3,63 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022 lalu sebesar 9.884.205 orang.

Baca Juga :  Kasad Kunjungi Kawah Chandradimuka Akademi Militer Australia

“Jumlah penumpang angkutan udara menjadi yang tertinggi, sekitar 3.026.098 orang. Disusul angkutan sungai danau dan penyeberangan (ASDP) sebesar 2.290.611 orang, angkutan jalan 2.038.740 orang, angkutan kereta api 2.030.789 orang, dan angkutan laut 874.532 orang,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, Kementerian Perhubungan melaporkan dari pantuan melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung), diperkirakan total terdapat 1,6 juta kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jabodetabek.

Baca Juga :  Kedepankan Sikap Humanis Polisi Laksanakan Pengamanan Unras Mahasiswa Dan Komunitas Ojol

“Hingga 27 April 2023 Pukul 08.00 WIB kemarin tercatat sudah ada 707.200 kendaraan pemudik yang sudah kembali ke Jabodetabek. Masih ada sekitar 892.800 kendaraan pemudik yang akan memadati arus balik hingga puncaknya pada 1 Mei 2023. Mudah-mudahan di sisa waktu arus balik ini, situasi tetap aman, lancar, dan terkendali,” jelas Bamsoet.

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Ditreskrimsus Polda Jabar Terima Penghargaan Dari Kementrian Agama Karena Telah Berhasil Tangani Masalah Haji

Berita Utama

GRANID Siap Bersinergi dengan Kepolisian Perangi Narkoba di Banten TANGERANG – Ketua Umum Gerakan Rehabilitasi dan Anti Narkotika Indonesia (GRANID), H. Akhyar Kamil, S.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Banten, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Sebagai organisasi sosial yang bergerak melalui pendekatan preventif, edukatif, dan rehabilitatif, GRANID fokus membangun ketahanan sosial masyarakat serta memberdayakan generasi muda—kelompok paling rentan terhadap bahaya narkoba. > “Rehabilitasi dan pencegahan harus berjalan beriringan. GRANID siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegas Akhyar Kamil. Ia menyoroti bahwa kejahatan narkotika adalah ancaman multidimensi yang tak bisa ditangani satu sektor saja. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga masyarakat sipil, mutlak diperlukan. Saat ini, GRANID mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti: Literasi anti-narkoba melalui kampanye edukatif di sekolah dan komunitas, Pendampingan sosial berbasis komunitas, Pelatihan konselor sebaya, serta Kemitraan kelembagaan dengan berbagai instansi. Provinsi Banten dipilih GRANID sebagai wilayah percontohan nasional dengan model penanganan berbasis masyarakat yang inklusif, sistemik, dan berkelanjutan. > “GRANID bukan sekadar gerakan, melainkan wadah pengabdian kolektif untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Mari bersama ciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba,” tutup Akhyar Kamil.

Berita Utama

Korem 064/MY Gelar Pembinaan Pendahuluan Bela Negara Kaum Milenial Di Banten

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Kerjasama Pindad dengan Swasta Untuk Pengembangan Produk Amunisi Dalam Negeri

Berita Utama

Flying Adventures Kepri, Tonggak Awal Pariwisata Kedirgantaraan di Kepri

Berita Utama

Bhabinkamtibmas Polsek Pasar Minggu Sambang Ke Sekolah Memberi Himbauan Bahaya Melakukan Tawuran 

Berita Utama

Peringatan Hakordia 2022, Polri Raih Peringkat 3 Peserta Terfavorit

Berita Utama

Aditya P. Gultom Ungkapkan Kejanggalan Kasus Kebakaran Yang Tewaskan 2 Orang Anaknya