LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Selasa, 11 April 2023 - 02:59 WIB

Ketua LMCM, Tabur Beras Kunyit , Pasta KPK OTT Bupati Meranti Dan Sejumla Pejabat Terkait Kasus Korupsi  

Mediakompasnews.com –. Meranti Riau – Terkait dengan oprasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menagkap Bupati dan sejumlah pejabat di Meranti pada kamis malam (6/4/2023), yang teridikasi melakukan tindak pidana korupai hingga merugikan daerah puluhan milyar rupiah, dalam kasus dugaan tiga klaster korupsi hingga menyeret Bupati dan kepala badan pengelolaan keuangan dan aset derah , yang juga sebagai Kepala Cabang PT Tanur Muthmainnah, termasuk salah satu auditor BPK Propinsi Riau tetkait pengondisian masalah audet keuangan Meranti , serta sejumlah pejabat di Kepulauan Meranti yang akan dijadikan saksi.

Muhammad Adil yang ditetapkan sebagai tersangka dalam tiga klaster tersebut antaranya, pemotongan anggaran seolah-olah sebagai hutang kepada penyelenggara Negara pada tahun anggaran 2022, kemudian dugaan korupsi penerimaan Fee jasa travel umrah, serta kasus suap pengondisian badan pemeriksaan keuangan (BPK) untuk Pemerintahan Kabupaten Kepulaun Meranti.
Sebagai mana yang telah dilansir oleh bebetapa media di Kepuluan Meranti.

Baca Juga :  Sekda Apresiasi Terbentuknya DPD PJS Babel

Melihat kondisi sedemikian Rupan, Ketua Laskar Melayu Cedikiawan Muda (LMCM) Kabupaten Kepulauan Meranti Jefrizal saat dijumapi oleh Media MKN, di salah satu Kafee jalan Merdeka, Senin (9/4/2023) , mengatakan memang kita merasa prihatin sekali dengan kondisi Meranti saat ini . “itulah kalau Pemimpin yang berbuat semaunya saja tanpa memikirkan akibatnya ,ada pepatah yang yang mengatakan Kalau pemimpin yang alim pemimpin yang disembah , sebaliknya kalau pemimpin zalim pemimpin yang harus disanggah” kata Jeprizal .

Baca Juga :  Presiden Jokowi Cek Harga Bahan Pangan di Pasar Tenguyun Kota Tarakan

Itu semua sudah suratan takdir, dan sumpah dari para masyarakat di Kepulauan Meranti yang tetaniaya dan orang-orang tua dari anak- anak yang Pernah menjadi tenaga honorer yang diberhentikan tanpa sebab serta pemotongan gaji honorer dari 1500 Ribu rupiah menjadi 780 Ribu rupiah perbulanya.
Kemudian selalu melakukan pembohongan terhadap masyarakat seperti janji-janjinya pada saat kompanye semuanya tidak ditepati, maka saya rasa wajarlah kalau Bupati itu mendapat hukuman dari kenerjanya sendiri terang Jefrizal.

Baca Juga :  Penyampaian Nota KUAS-PPAS P.APBD Tahun Anggaran 2022

Secara unum mesayarakat Meranti sedikit lega melihat kondiasi sekarang karena Bupati Meranti telah menerima akibatnya, segala sesuatu itu pasti ada pertanggung jawabnya dan sebagai mana adat istiadat kita di Meranti ini setiap yang mendapat, miski masalah buruk maupun baik selalu akan ada mendapat ganjaran, seperti saat ini kami dari laskar Melayu Cendikiawan Muda Kabupaten Kepuluan Meranti memng mwrupakan aebuah hajat kami untuk melakukan penaburan beras kunyit di sekitar Kantor Bupati sebagai tanda turut merasak an prihatin dengan kejadian tersebut, Tutup,Jefrizal.

Zaini Mahadun.

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Negara Harus Tegas dan Terukur Hadapi Pemberontak di Papua, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Peningkatan Status Siaga Tempur di Nduga Papua

Berita Utama

Presiden Tekankan Peran Pemda dan BPBD Pahami Potensi Bencana Daerahnya

Berita Utama

Kejaksaan Negeri Asahan Telah Melakukan Penahanan Terhadap Tersangka YA Kasus Korupsi Dana Desa dan ADD di Desa Sei Dadap

Berita Utama

Perebutan Tiket Ke Grand Final PS Prima Melawan FC Gelora

Berita Utama

Peristirahatan Terakhir Almarhumah Murdiana di TPU Penggilingan Layur

Berita Utama

Presiden Jokowi Terima Timnas U-16 di Istana Merdeka

Berita Utama

Dandim Hadiri Upacara Peringatan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya Ke 57

Berita Utama

Kasrem 064/MY Ikuti Rakornis TMMD Ke 114 Secara Virtual