LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Berita Utama / Hukum dan Kriminal

Senin, 25 Juli 2022 - 15:33 WIB

Kawanan Penembak Istri TNI di Semarang Dibayar Rp120 Juta

Mediakompasnews.Com – Semarang – Polda Jawa Tengah mengungkap fakta baru dari balik kasus penembakan istri TNI AD di Semarang, Jawa Tengah. Rupanya para pelaku mau melakukan aksinya karena dibayar sebesar Rp120 juta.

“Motifnya adalah memperoleh upah,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Lutfhi dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Tengah, Senin (25/7/2022).

Baca Juga :  Terjerat UU Tipikor, Tersangka Bupati Mimika Gugat KPK Lewat Praperadilan

Para pelaku diiming-imingi bayaran cukup besar. Bayaran tersebut diberikan oleh suami korban yakni Kopda Muslimin saat berada di rumah sakit (RS).

“Di RS suami korban melakukan telepon kepada eksekutor dengan tujuan untuk memberikan uang dari hasil penembakan. Transaksi sebesar Rp120 juta sebagai kompensasi tersebut dilakukan di minimarket sekitar 300 meter dari RS,” beber Luthfi.

Baca Juga :  Proyek Rehab Jalan Poros Desa Sarageni Di Duga Di Kerjakan Asal Jadi

Setelah mendapat uang tersebut, para pelaku membagi hasil uang yang mereka dapat. Para pelaku pun akhirnya melarikan diri hingga akhirnya berujung ditangkap polisi.

Seorang istri anggota TNI bernama Rina Wulandari (34) ditembak oleh orang tidak dikenal di Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Usut punya usut, peristiwa ini diotaki oleh Kopda Muslimin yang merupakan suami dari korban sendiri.

Baca Juga :  Pahlawan Timnas U16 Pulang ke Cirebon, Langsung Diterima Bupati

Korban sendiri saat ini masih menjalani perawatan medis, sedangkan Kopda Muslimin saat ini masih diburu oleh tim gabungan TNI-Polri. Selain itu, lima kawanan penembak korban sudah berhasil ditangkap.

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Anak Durhaka,Gegara Tak Diberi Uang,Pria Tinju Ibu Kandung

Berita Utama

Dalam Rangka Lomba Kawasan Terib Lalu Lintas (KTL) Penilaian di Banyuwangi Jawa Timur

Berita Utama

Sri Mulyani Indrawati, Bahagia Melihat Atlet Indonesia Meraih Medali

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Bangun Sinergi dengan 9 Mitra Pembinaan

Hukum dan Kriminal

Kapolsek Indrapura Mengamankan Pelaku Pembongkar Toko Terjerat Pasal 363 KUHP

Berita Utama

Rapat Pembentukan Program LBH Trisula Sakti 2023-2028

Berita Utama

Tanam Kelapa Genjah di Sukoharjo, Presiden Tegaskan Pentingnya Jaga Pasokan Pangan Nasional

Bandar Lampung

Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Koramil 03/Pnh Berbagi Tali Kasih