DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Sabtu, 10 September 2022 - 02:04 WIB

Hebatnya Komjen Agus Andrianto Datangkan Dua Keluarga Saksi Kunci Pembunuhan Brigadir J

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto sukses mendatangkan dua keluarga dari saksi kunci kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Kedua keluarga saksi kunci yang dimaksud adalah tersangka Bharada E dan tersangka Bripka Ricky Rizal (Bripka RR).

Bahkan dua-duanya seakan kompak membantah skenario yang sudah dirancang oleh otak pembunuhan yakni Ferdy Sambo.

Pertama, timsus dan penyidik Bareskrim Mabes Polri berupaya keras mendapatkan keterangan Bharada E sebanyak-banyaknya demi mengupas tuntas kasus tewasnya Brigadir J di rumah Kadiv Propam.

Terlebih Bharada E menjadi salah satu saksi kunci yang berdiri langsung di lokasi saat kejadian dan tahu semua soal proses terjadinya penembakan Brigadir J.

Demi mendapat ketenangan agar Bharada E mau memberitahu semua soal informasi yang ia punya, maka Komjen Agus Andrianto mempertemukan sang tersangka dengan ayahnya.

“Usaha maksimal kami lakukan agar saksi kunci Bharada E mau bersaksi tentang peristiwa itu, sampai-sampai kami menghadirkan ayahnya untuk mendampingi,” ujar Komjen Agus Andrianto, pada Rabu 10 Agustus 2022.

Baca Juga :  Kasatpol PP Provinsi Riau Tinjau Dan Ikut Langsung Simulasi Kesiapan Tim Reaksi Cepat Dalam Penanggulangan Karhutla

Kabareskrim tetapi tidak mengungkap secara detail bagaimana informasi yang disampaikan Bharada E kepada penyidik.

Komjen Pol Agus Andrianto berjalan pergi meninggalkan awak media yang tengah berupaya mendapat keterangan lebih lanjut soal perkembangan terbaru proses penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.

Setelahnya Kapolri menggelar konferensi pers yang berisi pengakuan Kabareskrim saat menjelaskan Bharada E telah mengirim surat pernyataan yang ditulisnya sendiri dan sudah ditandatangani di atas materai.

Surat pernyataan itu tentunya berisi kesaksiannya sendiri ketika terjadi penembakan Brigadir J.

“Kesaksian Bharada E membuat kasus (pembunuhan berencana) ini menjadi terang benderang,” tutur Komjen Agus Andrianto.

Lalu setelah itu Komjen Agus Andrianto melakukan hal yang sama terhadap tersangka kasus pembunuhan Brigadir J lainnya, yakni Bripka Ricky Rizal (RR).

Ia sukses mempertemukan Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR dengan istrinya.

Baca Juga :  Danrem 172/Pwy Pimpin Pengantaran Jenazah Pratu Anumerta Beryl Ke Kampung Halaman

Dalam pertemuan itu, Bripka RR disebut siap membuat seluruh pengakuan yang sebenarnya dari skenario pembunuhan berencana yang dirancang Ferdy Sambo terhadap Brigadir J.

Dengan informasi yang ia punya, Bripka RR pun memberanikan diri untuk membocorkan seluruh kebenaran yang terjadi.

Tidak bisa disanggah lagi bahwa Bripka RR sangat tahu betul soal detik demi detik sebelum hingga sesudah pembunuhan Brigadir J terjadi dari Saguling.

Pengacara Bripka RR, Erman Umar menyebut bahwa kliennya janji akan membuka semua informasi yang ia punya pasca penyidik mempertemukan dirinya dengan sang istri dan adiknya.

“Dia berbalik arah itu setelah mungkin Richard buka dan dia juga didatangi adik kandung sama adik agar minta bicara benar,” tutur Erman.

Setelah bertemu keluarganya, Erman melihat Bripka RR menangis deras seusai sang tersangka diminta segera jujur soal kejadian yang sebenarnya.

“Tapi sebelumnya setelah istri dan adiknya menyampaikan terbuka bicara benar,” pungkasnya di Mabes Polri, Kamis 9 September 2022.

Baca Juga :  Warga Desa Suka Damai Petakur Bawah Mencari Ikan Mudik Di sungai Rokan

Istri dan adik Bripka RR saat itu memberi peringatan soal ayahnya yang seorang mantan polisi.

“‘Kalau kamu tidak bicara benar nama baik bapak kamu yang juga polisi (menjadi pertaruhannya). Ingat anak kamu, bagaimanapun anak kamu akan melihat, mau apa pembunuh atau apa’,” ucap Erman.

Kemudian dari situlah Bripka RR dikatakan menangis sejadi-jadinya, lalu mulai membuka semua di hadapan keluarganya.

Erman menjelaskan bahwa saat kejadian tersebut, Bripka RR lihat Romer lakukan penembakan sebelum Sambo tembak dinding.-POLRI TV-YouTube Channel

“Itu dia mulai nangis, mulai itu sudah terbuka,” tutur Erman.

Selain itu Erman menambahkan bahwa Bripka RR sudah sejak awal terbawa oleh skenario yang dibuat Ferdy Sambo terkait pembunuhan Brigadir J.

“Yang pertama kan memang terbawa skenario (tembak menembak Bharada E dan Brigadir J),” tukas Erman menambahkan.

(Ahmad Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Menhan Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki, Bahas Kerja Sama Pertahanan

Berita Utama

Media Gathering Pemkab Tegal Membangun Sinergi Bersama Wartawan

Berita Utama

Diduga Dua PT Abaikan Perda Kab.Bogor Jawa Barat

Berita Utama

Pastikan Hak Bantuan Hukum Terpenuhi, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Penyuluhan bagi Tahanan

TNI/POLRI

Babinsa Koramil 414-05/Kelapa Kampit Pantau Penyampaian Aspirasi Masyarakat Desa Mayang Kepada Pihak PT. AKP

Berita Utama

Wujud Keseriusan Polisi Berantas Narkoba, Polsek Bluto Berhasil Tangkap Bandar Sabu

Berita Utama

Penuh Suka Cita, Petugas Dan WBP Lapas Pasir Pengaraian Gelar Natal Bersama Tahun 2022

Berita Utama

Pengurus Karate-do Indonesia (INKAI) Kabupaten Landak Masa Bakti 2022-2025 di Lantik Kasdam XII/Tpr