DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Nasional

Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:58 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Luncurkan Tapal Desa,

Digitalisasi Lumbung Padi Antisipasi Krisis Pangan

Mediakompasnews.Com – Kab. Bogor – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program Tapal Desa di Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Kamis (11/8/2022).

Tapal Desa kependekan dari Ketahanan Pangan Digital Desa merupakan inovasi dari Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jawa Barat yang bertujuan menciptakan ketahanan pangan di tingkat desa dengan membangun _leuit_ atau lumbung padi.

Masing – masing desa akan punya satu _leuit_ yang akan menyimpan pangan hasil panen sebagai persediaan. Ketika krisis pangan datang, seperti yang saat ini banyak dikhawatirkan banyak orang akibat situasi global, _leuit_ dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga desa.

Untuk membangun _leuit_ ini Pemdaprov Jabar memanfaatkan dana CSR dari perusahaan, BUMN, dan BUMD, di mana setiap leuit diperkirakan akan memakan biaya Rp100 juta.

Baca Juga :  Lakalantas Odong-odong Vs Kereta Api di Silebu, 9 Orang Meninggal Dunia

Tahap pertama Pemda Provinsi Jabar akan membangun _leuit_ di sembilan desa Kabupaten Bogor. Desa Ciampea Udik akan menjadi pusatnya karena dinilai paling siap.

Leuit yang mengambil filosofi tradisional akan dipadukan dengan teknologi digital kekinian. Setiap pemasukan dan pengeluaran pangan akan dicatat melalui aplikasi digital agar terdata dengan baik.

“Pemasukan pangan nanti dicatat, keluar dicatat, mungkin subsidi silang nanti kalau ada krisis juga akan dicatat di aplikasi,” ujar Ridwan Kamil di Desa Ciampea Udik.

Menurut Gubernur, Kabupaten Bogor menjadi pilot project karena dianggap paling siap dan progresif. Tercatat ada sembilan desa yang menyatakan tanahnya sudah siap dibangun leuit. Berdasarkan musyawarah warga masing – masing desa, Ciampea Udik akan menjadi pusat besarnya.

Baca Juga :  Tiga Tersangka Kasus TP Usaha Pertambangan Tanpa IUP Jenis Quari Diringkus Personil Satreskrim Polres Rohul

Gubernur berpendapat, manusia sekarang harus belajar kearifan lokal dari kampung kasepuhan seperti Kampung Adat Ciptagelar, di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Pangan yang merupakan rezeki dari Yang Maha Kuasa ketika panen tidak dihabiskan waktu itu juga tapi sebagian ditabung di dalam _leuit_. Sehingga ketika musim paceklik datang akibat gagal panen karena cuaca atau serangan hama, tidak ada orang kelaparan.

“(Pangan) Dari rezeki Allah ini kita sisihkan untuk diri kita sendiri,” kata Ridwan Kamil.

Nantinya Tapal Desa akan menyasar sekitar 5.300 desa di seluruh Jabar. Sehingga ini akan menjadi gerakan menghidupkan kembali budaya leluhur yang terinspirasi dari nilai – nilai kesundaan untuk bertahan di era modern seperti sekarang.

Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — berharap seluruh desa di Jabar tangguh dan berbudaya. “Setelah ini kita akan hadirkan di ribuan desa karena ada 5.300 desa yang akan meng-_copy_ konsep ini, nanti kita bangun bersama-sama,” katanya.

Baca Juga :  Perang Terhadap Narkoba, Kodam XII /TPR Kembali Gagalkan 12,9 Kg Sabu

*GRAFIS*
*Desa Penerima Leuit di Kabupaten Bogor:*
1. Desa Bojong Jengkol (Kecamatan Ciampea)
2. Desa Ciampea Udik (Kecamatan Ciampea)
3. Desa Jagabita (Kecamatan Parung Panjang)
4. Desa Sadeng (Kecamatan Leuwi Sadeng)
5. Desa Urug (Kecamatan Sukajaya)
6. Desa Malasari (Kecamatan Nanggung)
7. Desa Robak (Kecamatan Rumpin)
8. Desa Rumpin (Kecamatan Rumpin)
9. Desa Cipinang (Kecamatan Rumpin)

HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar
Ika Mardiah

Caption:
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meluncurkan program Tapal Desa di Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Kamis (11/8/2022).

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Buka Musrenbang Polda Sumut, Kapoldasu : 80 Persen Keberhasilan Organisasi Ditentukan Perencanaan Yang Baik

Berita Utama

Galian C Yang Mengakibatkan Abrasi Dibantaran Sungai Berpotensi Robohkan Bendungan Sungai

Berita Utama

TNI Latih Masyarakat Belajar Musik, Lestarikan Budaya Seni Musik Jawa Barat

Berita Utama

Presiden dan Ibu Iriana Tiba di Solo

Berita Utama

Perdana di Tahun 2022, Polda Kalbar Kembali Gelar Car Free Day

Berita Utama

Kapolda Banten Pimpin Pelatihan Pra Operasi Ketupat Maung 2023

Berita Utama

Dandim 0603/Lebak selaku Ketua INKAI Lebak adakan acara turnamen Karate Pelajar antar Dojo Se-Banten

Berita Utama

Cakades Sidoluhur Sunardi No Urut Dua Siap Mengemban Amanah dan Aspirasi Masyarakat