DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Daerah / Peristiwa / Sorotan

Selasa, 5 November 2024 - 13:17 WIB

Dua Bocah Tewas di Galian Proyek PT. Paramount Petals, Siapa Yang Bertanggung Jawab?? Sekjen AMPEL Angkat Bicara

http://Mediakompasnews.com – Tangerang – Proyek Perumahan Raksasa Bekas Galian Paramount Petals merenggut nyawa Dua Bocah yang sedang bermain di Kampung Ranca Balok, Kecamatan Curug, kabupaten Tangerang, Senin, 04/11/2024 sekitar pukul 16.00.

Tewasnya Dua Bocah tersebut menjadi malapetaka ketika sedang bermain digalian, dan anehnya tidak ada papan himbauan/ papan pemberitahuan atau pengawasan di areal galian PT. Paramount Petals

Proyek galian tanah atas Perumahan Raksasa yang diduga sebagai penyebab kematian Dua Bocah tersebut, membuat keluarga korban menangis histeris dan meninggalkan kesan luka yang tak bisa di lupakan seumur hidupnya.

Baca Juga :  Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait : Kasus di Percut Siswi SMP N7 Sedang Menstruasi dipaksa Sholat Itu Merupakan Kekerasan Terhadap Anak

Saat wartawan turun langsung ke lokasi, sudah banyak warga mengerumuni galian tersebut.” Dan menurut warga, proyek tersebut milik Paramount,” jelas warga.

Tertuang Dalam Pasal 359 KUHP, Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun.

Korban yang meninggal dua orang bocah tersebut, sedang menunggu evakuasi oleh pihak kepolisian dari Polsek Curug dan jajaran Polres Tangerang Selatan, sedangkan dua korban yang selamat juga masih mengalami trauma. dan juga dievakuasi ke RS terdekat untuk mendapatkan pertolongan dan pemeriksaan.

Baca Juga :  Harga BBM Naik, TNI/POLRI Lakukan Pengamanan 12 SPBU di Sumenep

Menurut Mohamad Guntur, Sekjend LSM Ampel Indonesia menjelaskan, “Pihak Pengembang atau penanggung jawab proyek harus benar-benar menjaga lingkungan proyek jangan sampai ada yang memasuki kawasan proyek atau setidaknya menaruh papan pemberitahuan dilarang mendekati kawasan proyek tersebut, jika benar ini kelalaian pihak Penanggung jawab proyek maka pihak Management harus bertanggung jawab. Jika sudah ada yang meninggal siapa yang bertanggung jawab?,” jelasnya guntur.

Baca Juga :  Wabup Pasaman Sabar AS Adakan Kunjungan Safari Jumat ke SMAN 1 Dua Koto. Sabar AS: Kalau Ingin Sukses Dunia Akhirat, Modalnya Ilmu,Iman Dan Takwa

Tambah Guntur, kami pun bertaya-taya analisis dampak lingkungan (Amdal) dan analisis dampak lalu lintas (Andalalin) apakah sesuai atau kah tidak, adakah warga yang di ikut sertakan saat memaparkan dampak-dampak terkini dan di masa depan dari pembangunan Proyek tersebut?,” tegasnya Guntur.

Hingga berita ini di tayangkan, pihak Paramount yang berada di lokasi rumah duka belum bisa dikonfirmasi. Hingga akhirnya ke dua keluarga korban yang meninggal akan menuntut. (/Mar/Red/Kjk)

Share :

Baca Juga

Daerah

Enam Remaja Sujud Ke Orang Tua Setelah Diamankan Polisi

Berita Utama

Kades Jagabaya Tinjau ke Lokasi Pekerjaan Irigasi

Berita Utama

Bupati Batu Bara Ir, H, Zahir, MAp Pimpin Apel Usai Libur Lebaran

Berita Utama

Sambut tahun baru 2023 Pemerintahan kabupaten Lebak gelar istigotsh bersama

Berita Utama

Rutan Tangerang Jadi Pusat Pelatihan Tanaman Warga Binaan

Berita Utama

Pegawai Pemkot Bekasi Manfaatkan Layanan Pergantian NIK jadi NPWP

Berita Utama

Polrestabes Medan Amankan 101 Pelaku Kejahatan dan 3 Diantaranya Ditembak

Berita Utama

BYOTA Buka Lowongan Kerja Domestic dan International