LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama

Kamis, 22 September 2022 - 15:41 WIB

Disduk-P3A Kabupaten Indramayu Adakan Pelatihan Aktivis PATBM

Mediakompasnews.com, INDRAMAYU – Pelatihan aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat Desa (PATBM) telah dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu. Bertempat di Aula Hotel Wiwi Perkasa II Indramayu, sejumlah aktivis mengikuti pelatihan, pada Selasa hingga Rabu 20-21 September 2022.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yaitu Atik Bintari sebagai Fasilitator Nasional yang memaparkan materi Kebijakan Perlindungan Anak di Indramayu dan materi Konsep PATBM. Tampil sebagai narasumber kedua, Kepala Bidang Pembangunan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Indramayu Kadmidi sebagai Fasilitator Daerah yang menyampaikan materi Kebijakan Dana Desa Kabupaten Indramayu Terhadap Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Tahun 2022.

Baca Juga :  Perkuat Deteksi Dini Kamtib, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Sidak Blok Hunian Warga Binaan

Ketua panitia penyelengara kegiatan, Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak pada Disduk-P3A Kabupaten Indramayu, Cicih Sukarsih menyatakan, sebagaimana tercantum dalam UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, bahwa penyelenggara perlindungan anak adalah orang tua, masyarakat, pemerintah dan negara.

Ia menambahkan, anak adalah bagian dari anggota masyarakat yang berada dalam katagori cukup rentan menjadi korban tindak kekerasan.

“Ada 5 jenis kekerasan yang umum terjadi pada anak diantaranya: kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, penelantaran dan bullying,” ujarnya.

Baca Juga :  Menlu: Semua Persiapan KTT ke-42 ASEAN _On The Right Track_

Banyaknya kasus kekerasan terhadap anak menandakan masih banyak yang tidak peduli dan belum paham terhadap hak hak anak. Untuk itulah diselenggarakan pelatihan kepada para aktivis PATBM.

“PATBM merupakan gerakan perlindungan anak yang dikelola oleh sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah Desa/Kelurahan. Melalui PATBM, masyarakat diharapkan mampu mengenali, menelaah, dan mengambil inisiatif untuk mencegah dan memecahkan permasalahan kekerasan terhadap anak yang ada di lingkungannya sendiri, ” paparnya.

Usai mengikuti pelatihan selama dua hari, kepada peserta terbaik diberikan penghargaan dan bingkisan dari penyelenggara.

Baca Juga :  Pemkab Rohul Resmi Keluarkan Logo Pada HUT Ke 23 Rokan Hulu

Cicih berharap, para peserta pelatihan ini akan semakin memahami seluk beluk permasalahan kekerasan terhadap anak. Selain itu, diharapkan para peserta yang merupakan aktivis PATBM dapat melakukan tindakan preventif di wilayahnya masing-masing sehingga kekerasan terhadap anak tidak terjadi lagi di Kabupaten Indramayu.

“Semoga para peserta pelatihan dapat meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap anak. Anak yang tumbuh sehat dan selamat merupakan modal untuk mewujudkan Indramayu yang Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur, dan Hebat,” katanya.

(Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ganjar Pranowo, Ketua Lembaga, Menteri hingga Ketua Umum Parpol Hadiri Pernikahan Putri Ketua MPR RI Bamsoet

Berita Utama

Gerinda & Partai Koalisi Gelar Kampanye Akbar Untuk Pemenangan 02

Berita Utama

Wartawan di Keroyok Para Mafia BBM Bersubsidi (PERTALITE) di SPBU Pasir Gadung Cikupa

Berita Utama

AWPI Kota Bekasi Sambangi Kantor Informasi Jawa Barat Terkait Ajukan Permohonan Sengketa Informasi Publik

Berita Utama

Dana desa suku Baduy kini menjadi pertanyaan semua kalanga lembaga media dan aktivis Se kabuten Lebak

Berita Utama

Tim Reskrim Polsek Medan Timur Bongkar Kasus Pencurian

Berita Utama

Ibu Iriana dan Ibu Wury Hadiri Penguatan Karakter PAUD di Tangerang

Berita Utama

Auto2000 Tawarkan Layanan Servis Nyaman untuk Pemilik Mobil Hybrid