LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Peristiwa

Kamis, 22 Juni 2023 - 06:25 WIB

Dipittipidter Bareskrim Gerebek 2 Gudang Pengoplosan Pupuk di Kota Banjar Jawa Barat

Mediakompasnews.com – kota Banjar – Dua gudang pengoplosan pupuk bersubsidi menjadi pupuk non subsidi digerebek oleh team unit 3 Subdit II Dipittipder Mabes Polri yang di pimpin oleh AKBP Totok Budi Sanjoyo , S.I.K,M.H, pada hari Rabu 21 Juni 2023 di dua tempat, 1. Kp. Tanjung Siang RT 06/02, Kelurahan Situ Batu, Kecamatan Banjar, Kota Banjar Propinsi Jawa Barat dan ke 2. Gudang penyimpanan di jalan Manonjaya-Banjar, Kp. Awi Luar RT 18/06, Kelurahan Situ Batu , Kecamatan Banjar, Kota Banjar.

Pengerebekan di dua lokasi gudang , yang gunakan sebagai tempat pengoplosan dan penyimpanan dilakukan oleh 2 tersangka sdr (D) dan sdr (M).

Baca Juga :  Jefridin Puji Kekompakan Keluarga Cilacap, Ikut Bekerja Sama Membangun Batam

Adapun barang bukti (BB) di dua lokasi tersebut , 1. Satu buah alat mesin jahit karung bermerk Newlong berwarna putih, 2. Satu buah alat press kemesan plastik pack, bermerk steele berwarna biru, 3. Satu buah alat timbangan bermerk scaltec berwarna silver, 4. Satu unit truck berwarna kuning bermerk Mitsubhist colt deisel, 5. Satu paket bahan untuk campuran cairan pencuci pupuk berupa ( garam biru laut , tawas, Blau dan pewarna), 6. Satu paket peralatan cuci (ember, gayung dan serok), 7. Satu drigen berisikan air laut untuk campuran cairan pencuci pupuk .

Dan dari dua lokasi kemudian ditemukan juga barang bukti (BB), pupuk subsidi yang sudah diolah menjadi kemasan non subsidi sebanyak 30 ton dan pupuk subsidi yang belum di olah sebanyak 19 ton , jadi total barang bukti di tempat kejadian perkara yang sudah diamankan sebanyak 49 ton.

Baca Juga :  Batam Gelar Agenda Global: Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia dan Thailand

Diketahui , para tersangka merubah pupuk bersubsidi menjadi non subsidi , degan cara mencampurkan zat kimia dari cairan pemutih dan pewarna dan zat lainya, hingga menjadi pupuk non subsidi dan ingin mendapatkan keuntungan dari harga heat,” ungkapnya.

Dari hasil penggerebekan di dua lokasi , para tersangka (D) dan (M) serta barang bukti (BB) yang sudah diamankan, sebagai pengedar atau memperdagangkan pupuk yang tidak terdaftar di kementrian RI, kepada petani atau yang tidak memenuhi standar Nasional, telah di berlakukan secara wajib dan /atau tidak sesuai standar yang telah dipersyaratkan oleh ketentuan perundang-undangan serta memperoleh keuntungan tidak sesuai dengan pasal 122 Jo pasal 73 UU RI No. 22 tahun 2019 , tentang sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan dan/atau Pasal 113 Jo Pasal 57 ayat (2) UU RI No. 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan Pasal 62 ayat (1) huruf(a), huruf(e), huruf (g) dan ayat 4 Undang Undang RI No. 8 Tahun 1999 , tentang perlindungan konsumen. (SUDIRMAN)

Baca Juga :  Lintas Desa, Rapat Pengajuan Pejabat Kepala Desa Tangga Bosi II

Share :

Baca Juga

Peristiwa

R.O.B Band Metalhead Banyuwangi Angkat Bicara Terkait Bahaya Narkotika Bagi Kawula Muda

Lampung

Tim Gabungan Basarnas Pos Bakauheni dan Satpolairud Polres Lampung Timur Temukan Nelayan Hilang

Peristiwa

Keluarga Besar IWO Tegal Gelar Acara Halal BihalalĀ 

Peristiwa

Anniversary FWJ Indonesia ke- 4 Tahun Dibanjiri Ucapan

Berita Utama

Peluru Nyasar Terjadi di PT SSI Buaran Indah Tangerang

Peristiwa

Owner Conter Berharap Sipelaku Cepat Tertangkap

Batu Bara

Maling Menggerayangi Rumah Dari Salah Satu Personil Jurnalis

KAB.TANGERANG

Kesigapan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Tangani Dampak Kebakaran di TPA Jatiwaringin Kecamatan Mauk