DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Pemerintah Provinsi

Selasa, 8 November 2022 - 16:33 WIB

Dipimpin Kemendagri dan Gubri, Bupati Rohul ikuti Rakor Gubernur dengan Bupati/Walikota, Camat, dan Lurah se-Provinsi Riau

Mediakompasnews.Com – Pekanbaru – Bupati Rokan Hulu H. Sukiman Menghadiri Rakor Gubernur dengan Bupati/Walikota, Camat, dan Lurah se-Provinsi Riau yang dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Hotel Grand Central, Selasa (8/11/2022).

Hadir mengikuti Rakor Sekretaris Daerah Provinsi Riau, SF Hariyanto, Kapolda Riau, Irjen Pol M. Iqbal, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Provinsi Riau, M. Arief Setiawan, Kadis Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, Kadis Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Riau, Erisman Yahya, Kemudian dari Rokan hulu Turut mendampingi Bupati Rokan Hulu, Kaban Bappeda Drs. Yusmar, M.Si, dan Inspektur Inspektorat H. Helfiskar, SH, MH.

Baca Juga :  Anggota Polsek Sungai Durian Tangkap 4 Pengguna Narkoba dan 15 Paket Sabu

Dalam sambutannya, Mendagri Tito menekankan agar Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Riau dapat terus menjaga kestabilan politik dan keamanannya.

Khususnya masalah keamanan, menurut Mendagri merupakan poin utama yang amat penting. Karena apapun program yang nantinya dibentuk oleh pemerintah jika stabilitas kemanan tidak kondisif maka tidak akan berjalan maksimal.

“Nomor satunya adalah politik dan keamanan. Terutama keamanan, karena kalau sudah tidak aman, mau buat program apa pun juga tidak akan bisa dieksekusi. Jadi jaga betul kondisi keamanan yang sudah bagus ini,” kata Tito.

Baca Juga :  Sambil Bersepeda, Presiden Jokowi Cek Penataan Kota Medan

Lebih lanjut Mendagri menuturkan terdapat enam urusan yang tidak bisa ditangani sendiri oleh Pemerintah Daerah yaitu keamanan, politik luar negeri, fiskal, moneter, agama, dan peradilan.

“Ini menjadi kunci untuk menjaga kestabilan politik dan keamanan di daerah. FKUB juga perlu diaktifkn betul. Daerah yang FKUBnya aktif, umumnya hubungan antar umat beragamanya baik,” katanya.

Untuk mengaktifkan Forum Komunitas Umat Beragama (FKUB) ini, menurutnya perlu adanya penganggaran operasional melalui APBD.

“Ini diberikan penganggaran, dianggarkan melalui APBD. Ini untuk membantu operasional mereka bergerak masuk keseluruh elemen – elemen agama supaya mendorong nilai – nilai toleransi dan kebhinekaan. Anggarkan FKUB itu kuncinya,” tutupnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lampung Selatan H.Sadide Gelar Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Drs. H. Syamsuar, M.Si mengatakan Rakor ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antar tingkatan pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan hingga kelurahan serta membahas isu terkini.

Gubri menambahkan Untuk menunjang pelaksanaan tugas camat dan lurah dalam melakukan koordinasi, pembinaan, pengawasan ketentraman dan ketertiban, Pemerintah Provinsi Riau telah memberikan bantuan keuangan khusus sebesar 100 jt perkecamatan.

“Dan insyallah pada tahun 2023 kami juga menyiapkan bantuan keuangan khusus untuk kelurahan” ujarnya Syamsuar dalam keterangan tertulis di laman FBnya.

(KOMINFO/Samiono)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sambut HUT RI Ke 77 Serta Rayakan Ultah Yang Pertama Desa Torbang Adakan Lomba Balap Sound Miniatur Se Jawa Timur

Berita Utama

Mobil Toyota Kijang Tabrak 2 Pejalan Kaki, Salah Satu Korban Meninggal Dunia

Berita Utama

Kunjungan Calon Paskibraka tingkat Kab. Lebak tahun 2022 ke Polres Lebak

Berita Utama

Satuan Narkoba Polres Madina Berhasil Amankan 3 Pemuda Sumbar Saat Bawa Ganja 47 Kg

Berita Utama

Bupati Batu Bara Bersama Bappelitbangda Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Berita Utama

Konser Alan Walker dan Putri Ariani di PIK 2 Berlangsung Kondusif

Berita Utama

Pemdes Pagar Agung Salurkan Bantuan Lansung Tunai Kepada Penerima

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Pungutan, Sosialisasikan Hak Integrasi bagi Warga Binaan