LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Daerah

Selasa, 2 Mei 2023 - 08:56 WIB

Aliansi Banten Bersatu Gelar Aksi menolak Pelantikan Ratusan Pejabat

Mediakompasnews.com – BANTEN – Administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang akan dilakukan pengukuhan, pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar  hari ini, Selasa 2 Mei 2023 pada pukul 14.00 WIB .

Pelantikan tersebut akan dilaksanakan di Pendopo Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) secara luring dan aula masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) secara daring.

Meurut Aditya Ramadhan selaku pimpinan aksi Kegiatan pelantikan dan pengukuhan para pejabat di ruang lingkup Pemerintah Provinsi Banten tersebut harus dibatalkan ia menduga ada indikasi politik terselubung didalamnya.

Baca Juga :  Bupati Nina Agustina Terima Penghargaan dari Kemenkumham Jabar

Kami minta batalkan pelantikan ini, kami menduga ada unsur-unsur politik didalamnya”, Ucap adit.

Masa Aksi membentangkan 2 sepanduk bertuliskan ” Buat Gaduh, Tolak Pelantikan 487 Pejabat ASN Pemprov Banten, & Diduga Sarat Kepentingan, Al-Muktabar Buat Gaduh Banten”.

Menurut keterangan Koordinator Masa Aksi ABB Aditya Ramadhan mengatakan, ia meminta pada Pj. Gubernur Banten Al Muktabar jangan membuat gaduh situasi di Banten, ditengah suhu musim politik yang mulai memanas.
” Tolong Pak Al, Jangan membuat gaduh jaga kondusifitas”. Imbuhnya

Baca Juga :  Taruna Gabungan AKPOL, AKMIL, IPDN dan BSSN Latihan Integrasi Di Kab.Pasaman,Sumbar

Adit sangat menyayangkan atas keputusannya akan melantik 487 Pejabat Pemprov Banten, seharusnya Pj. Gubernur Al Muktabar fokus pada stabilitas kondisi politik , sosial dan ekonomi di Banten. Bukan menciptakan kegaduhan.

Ada apa Pak Al Muktabar akan melantik besar-besaran pejabat Pemprov Banten, fokus saja pada stabilitas, ciptakan kondusifitas di Banten, ini musim politik, suhunya sudah panas, terlebih ditambah dengan adanya pelantikan besar-besar an ini, yang saya takutkan Banten semakin membara dan tidak kondusif. Terlebih di akhir sisa masa jabatan PJ Gubernur, tentunya ketika ada kegaduhan maka akan menjadi sorotan di Kemendagri.” Ungkap Adit.

Baca Juga :  Lup Lup Sergai, Grand opening cabang baru di Ibukota Kabupaten

Ia merasa kecewa atas kebijakan yang diambil oleh Pj. Al Muktabar disisa masa jabatannya malah menciptakan kegaduhan, bukan pada perbaikan-perbaikan yang sifatnya membangun untuk kemajuan Banten.

kami kecewa dengan kebijakan Pak Al Muktabar, seharusnya beliau disisa masa jabatannya bagaimana memberikan yang terbaik malah menciptakan kegaduhan, ” imbuh Adit.

Ia berharap Pj. Al-Muktabar agar mempertimbangkan kembali keputusan soal melantik para pejabat Pemprov Banten, jika berkenan untuk membatalkan Pelantikan tersebut, Tutup Adit

(HERI)

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Merekayasa Anggaran Dana BOS Kepala Sekolah Menengah Atas di Kota Sukabumi Segera di Panggil APH

Daerah

Jalan Alternatif Yang Menghubungkan Kampung Silang Empat ke Kampung Pagaran Kec.Dua Koto Akan Segera Dibangun

Daerah

Temuan Perjalanan Dinas DPRD Pasaman Segera Dibahas oleh APH

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Raih Penghargaan IKPA Terbaik 2025

Daerah

Delapan Tim Safari Ramadhan Pemkab Pasaman Tahun 1444 H Akan Kunjungi 37 Masjid Yang Tersebar di 12 Kecamatan

Daerah

Personil Polsek Warunggunung Polres Lebak Melaksanakan Giat Strong Point Pagi

Berita Utama

Membangun Gerakan Perlindungan Anak Berbasis Komunitas Di Sumatera Utara “Revisi Segera UU RI Nomor : 11 Tahun 2012 Tentang SPPA”

Berita Utama

Dibawah Kendali AKP Repelita Ginting Ungkap Kasus Narkotika Di Rokan Hulu