DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Pemerintah Daerah

Selasa, 27 September 2022 - 20:31 WIB

Rakor dan Monev Program Pemberantasan Korupsi Bersama Pemkab Indramayu

Media kompas news.Com – Indramayu – Bupati Indramayu, Nina Agustina hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Monitoring Evaluasi (Monev) program pemberantasan korupsi bersama pemerintah kabupaten Indramayu di ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Selasa 27/9/2022.

Kegiatan rakor dan monev program pemberantasan korupsi bersama pemerintah kabupaten Indramayu ini diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK Yudiawan Wibisono, Kepala BPN Indramayu, Perwakilan Kejari Indramayu dan tamu undangan lainnya.

Bupati Indramayu, Nina Agustina mengatakan, pemerintah kabupaten Indramayu menyambut baik kegiatan Rakor dan Monev program pemberantasan korupsi, serta dalam pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penyemangat untuk mensukseskan program tersebut.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Nurhayati: Rangkaian Hari Jadi Ke-424 Kabupaten Tegal, Go Unlimited!

“Mudah-mudahan pertemuan kita hari ini dapat menjadi penyemangat untuk semakin giat lagi dalam rangka pencegahan korupsi di kabupaten Indramayu,” katanya.

Menurutnya, pemerintah kabupaten Indramayu memiliki program unggulan dalam mencegah tindak pidana korupsi yakni Lacak Aset Daerah (Lada) yang sudah diimplementasikan dan menghasilkan aset yang terdata baik di lingkungan kecamatan hingga perangkat daerah.

“Salah satu program unggulan di pemerintah kabupaten Indramayu yakni Lada, bahwa program ini untuk pendataan aset daerah yang memang salah satunya di Indramayu ini asetnya banyak sekali yang belum tersertifikasi ataupun terdata secara maksimal, dan ini kita kumpulkan semua,” katanya.

Baca Juga :  Penyaluran BLT-BBM dan BPNT PT.Pos Indonesia Cabang Warunggunung Berjalan Dengan Lancar

Dalam pembahasannya Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK Yudiawan Wibisono mengatakan, terdapat tiga hal yang menjadi perhatian khusus pemerintah karena bisa berdampak buruk bagi kelangsungan bernegara.

“Pertama radikalisme yang berbuntut terorisme dan disintegrasi bangsa. Kedua, narkoba yang merusak mentalitas generasi muda dan masa depan bangsa. Dan ketiga adalah perilaku korupsi yang menghambat tatanan pembangunan perekonomian bangsa bahkan bisa menjadi kejahatan terhadap kemanusiaan”, paparnya

Baca Juga :  Pemprov Lampung Mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan Kemendagri

Seperti halnya, infrastruktur yang roboh dan menimbulkan korban karena dibangun tidak sesuai spesifikasi akibat anggarannya dikorupsi, dengan demikian upaya Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi merupakan salah satu upaya pencegahan tindak korupsi yang terdapat dalam delapan Intervensi KPK atau Monitoring Center of Prevention (MCP).

Yudiawan menambahkan, fokus KPK saat ini adalah terhadap titik yang rawan korupsi meliputi, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Dana Desa. (Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Wakil Bupati Berharap Para Juara Nanti Bisa Mewakili Rokan Hulu Pada MTQ Tingkat Provinsi Riau

Pemerintah Daerah

Jaga Stabilitas Pangan Bulog Banyuwangi Rutin Grebeg Di Pasar Pasar

Pemerintah Daerah

Bupati Bantul, Potong Tumpeng dan Tanam Pohon di Milad Tanam Lestari ke -5

Pemerintah Daerah

Agen Marwi Alias Toko IPA Desa Sukra Wetan Diduga Penyalur BPNT Liar

Pemerintah Daerah

Bupati Indramayu Hadiri Syukuran Panen Raya di Desa Puntang

Pemerintah Daerah

Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT ) SMK Negeri 2 Kalianda Ke-22 Tahun 2022

KAB SANGGAU

Launching Desa Bersinar Desa Pulau Tayan Utara Kabupaten Sanggau

Pemerintah Daerah

Bupati Batu Bara Zahir Lantik Pejabat Berkompetensi dan Profesional