LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Pemerintah Daerah

Selasa, 27 September 2022 - 20:31 WIB

Rakor dan Monev Program Pemberantasan Korupsi Bersama Pemkab Indramayu

Media kompas news.Com – Indramayu – Bupati Indramayu, Nina Agustina hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Monitoring Evaluasi (Monev) program pemberantasan korupsi bersama pemerintah kabupaten Indramayu di ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Selasa 27/9/2022.

Kegiatan rakor dan monev program pemberantasan korupsi bersama pemerintah kabupaten Indramayu ini diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK Yudiawan Wibisono, Kepala BPN Indramayu, Perwakilan Kejari Indramayu dan tamu undangan lainnya.

Bupati Indramayu, Nina Agustina mengatakan, pemerintah kabupaten Indramayu menyambut baik kegiatan Rakor dan Monev program pemberantasan korupsi, serta dalam pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penyemangat untuk mensukseskan program tersebut.

Baca Juga :  Sony Candra Akui Papua Wilayah Potensial Jika Pemudanya Berperan Aktif

“Mudah-mudahan pertemuan kita hari ini dapat menjadi penyemangat untuk semakin giat lagi dalam rangka pencegahan korupsi di kabupaten Indramayu,” katanya.

Menurutnya, pemerintah kabupaten Indramayu memiliki program unggulan dalam mencegah tindak pidana korupsi yakni Lacak Aset Daerah (Lada) yang sudah diimplementasikan dan menghasilkan aset yang terdata baik di lingkungan kecamatan hingga perangkat daerah.

“Salah satu program unggulan di pemerintah kabupaten Indramayu yakni Lada, bahwa program ini untuk pendataan aset daerah yang memang salah satunya di Indramayu ini asetnya banyak sekali yang belum tersertifikasi ataupun terdata secara maksimal, dan ini kita kumpulkan semua,” katanya.

Baca Juga :  Bikin Baper, Marlin Disambut Meriah Mitra PAUD Sagulung & Galang

Dalam pembahasannya Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK Yudiawan Wibisono mengatakan, terdapat tiga hal yang menjadi perhatian khusus pemerintah karena bisa berdampak buruk bagi kelangsungan bernegara.

“Pertama radikalisme yang berbuntut terorisme dan disintegrasi bangsa. Kedua, narkoba yang merusak mentalitas generasi muda dan masa depan bangsa. Dan ketiga adalah perilaku korupsi yang menghambat tatanan pembangunan perekonomian bangsa bahkan bisa menjadi kejahatan terhadap kemanusiaan”, paparnya

Baca Juga :  Sub Kogartap 0606/Bogor Ikut Serta Mensukseskan MTQ Ke- 45 Kabupaten Bogor

Seperti halnya, infrastruktur yang roboh dan menimbulkan korban karena dibangun tidak sesuai spesifikasi akibat anggarannya dikorupsi, dengan demikian upaya Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi merupakan salah satu upaya pencegahan tindak korupsi yang terdapat dalam delapan Intervensi KPK atau Monitoring Center of Prevention (MCP).

Yudiawan menambahkan, fokus KPK saat ini adalah terhadap titik yang rawan korupsi meliputi, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Dana Desa. (Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Musyawarah Desa Cigoong Utara Terkait Pelebaran Lapangan Sepak Bola

Kab.Tegal

Menuju Uji Publik KIP Award  OPD, Diskominfo visitasi 14 Badan Publik

Pemerintah Daerah

Penyerahan Sertifikat Program PTLS Desa Juruen Laok

Kabupaten Tangerang

Kadis DP3A H.Asep Suherman Hadiri Gerak Jalan Santai Memperingati HUT Kopri ke 52, HUT Kesehatan ke 59, HUT PGRI ke-78, HUT Guru 2023

Pemerintah Daerah

Support Serta Peduli, Camat Jaelani Jenguk Anak Penderita Jantung Bocor Hingga Berikan Bantuan

Berita Utama

Kobong Assyfa Raih LKS Terbaik II di Tangerang

Berita Utama

Bupati Rohul H.Sukiman hadiri Rakor PPKT Bersama Pimpinan KPK-RI dan kepala Daerah Se Provinsi Riau

Berita Utama

Suksesnya Pesta Demokrasi Pemilihan BPD Desa Babat Kecamatan Belida Darat Periode 2022 – 2008 Berjalan Lancar