LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Nasional

Kamis, 25 Agustus 2022 - 08:29 WIB

IBI Kabupaten Indramayu Gelar Workshop Remaja

MediaKompasNews.com – INDRAMAYU – Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Indramayu, gelar Workshop Remaja dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 IBI dan HUT ke-77 RI.

Peringatan HUT IBI dan HUT RI tersebut mengambil tema ”Optimalisasi Generasi Milenial Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, dan Pernikahan Dini/Sex Pra Nikah”, Workshop digelar di Gedung PGRI Kabupaten Indramayu, Selasa (23/8/2022)

Ketua IBI Kabupaten Indramayu Hj. Tasiroh, S.St., Bd menyatakan, diadakannya workshop kali ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-71 IBI dan HUT ke-77 RI. Tujuannya adalah untuk mensosialisasikan kepada generasi milenial agar menghindari penyalahgunaan narkoba, pernikahan dini dan sex pra nikah.

Dengan workshop ini diharapkan akan terwujud generasi milenial yang berkualitas untuk dapat mendukung program pembangunan di Kabupaten Indramayu.

“Kita dapat mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan produktif agar tercipta generasi penerus yang tangguh dan handal bagi pembangunan di Kabupaten Indramayu yang Bermartabat,” ujarnya.

Baca Juga :  Jabatan Pangdam V/Brawijaya dan Aster Kasad Diserahterimakan

Bupati Indramayu, Nina Agustina yang diwakili Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu H. Takmid membuka kegiatan ini.

Takmid mengatakan, perlunya kegiatan ini untuk menciptakan generasi emas Indonesia pada tahun 2045 mendatang. Generasi emas hanya akan dapat diperoleh manakala generasi muda sekarang dibekali dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang tinggi.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Wawan Ridwan menyampaikan, pentingnya generasi muda menghindari penyalahgunaan narkoba. Selain itu juga harus menghindari sex pra nikah apalagi sex bebas yang dapat berpotensi menyebarkan HIV/AIDS.

Workshop kali ini merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan dengan mengundang para siswa SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Indramayu bagian timur. Sementara untuk siswa SMA dan SMK di wilayah Indramayu bagian barat akan diselenggarakan pada Selasa minggu depan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Apresiasi Seleksi Pemain Timnas U-17

Mengundang ratusan siswa dan guru pendamping perwakilan dari 30 SMA/SMK, kegiatan ini menghadirkan narasumber Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus/Anak Disduk-P3A Kabupaten Indramayu, Cicih Sukarsih.

Cicih Sukarsih memaparkan, materi “3 Zero. No NAPZA, No Pernikahan Dini, dan No Seks Bebas”. Dalam paparannya Cicih mengungkapkan, bahaya pergaulan bebas dan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif).

“Seks bebas menjadi faktor utama terjadinya pernikahan dini yang dapat menyebabkan hilangnya hak anak untuk menikmati masa remajanya,” ujar Cicih.

Untuk mengurangi potensi terjadinya penyalahgunaan NAPZA dan seks bebas perlu adanya pengawasan dari orang tua dan juga pengawasan pada instansi pendidikan.

Baca Juga :  Serahkan Penghargaan Penanganan Covid-19, Presiden: Mari Lanjutkan Pengabdian

“Selain itu perlunya sosialisasi bahaya dari seks bebas, kampanye anti kenakalan remaja, serta pembekalan pendidikan moral dan agama bagi para remaja, ” jelas Cicih.

Narasumber berikutnya, Divisi Pencegahan dan Pemberdayaan Mayarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon Yusdian Abdi Perdana yang memaparkan materi bertema “Kiat Menjadi Generasi Bersinar”.

Yusdian menjelaskan, berbagai jenis narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif. Disampaikan juga bahaya dan dampak buruk penyalahgunaan narkoba, serta berbagai tingkatan penyalahgunaannya.

Diakhir paparannya, Yusdian menyampaikan, beberapa kiat bagaimana menjadi generasi Bersih dari Narkoba (Bersinar) yaitu Bangun komunikasi dengan keluarga. Selektif memilih teman, Aktif pada kegiatan positif di sekolah.

“Cegah dan lapor ke pihak berwenang apabila ada teman yang terjerumus narkoba, dan tidak merokok karena rokok adalah pintu gerbang menuju narkoba, ” ujar Yusdian.

(Rastim Ken Aji)

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Personil Polsek Losari Polresta Cirebon Sambang Dialogis dengan Warga

Berita Utama

Presiden Jokowi Terima Kunjungan PP Pemuda Muhammadiyah

TNI/POLRI

Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor Roda Empat Jaringan Luar Daerah

Berita Utama

Kapolsek Ujungbatu AKP. Robby Hidayat SE Berhasil Mengungkap Tidak Pidana Curanmor Dengan 12 (TKP) 

Berita Utama

Wakasad Tinjau Kesiapan Prajurit TNI AD Dalam Mengikuti Latma Super Garuda Shield 2022

Berita Utama

Edarkan Obat Terlarang, Polsek Jatiuwung Amankan Penjaga Toko Kosmetik

Berita Utama

Presiden Apresiasi Potensi Pangan Kepulauan Tanimbar Diserap Lokal

Berita Utama

Bidlapor Polda Jateng Gelar Kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi