LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID

Home / Berita Utama / Pemerintah RI

Minggu, 21 Agustus 2022 - 13:31 WIB

Tiba di Provinsi Jawa Timur, Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Pasar Pucang Anom

Mediakompasnews.Com – Surabaya – Mengawali rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Jawa Timur, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi Pasar Pucang Anom, Kota Surabaya, pada Minggu, 21 Agustus 2022. Di sana, Presiden dan Ibu Iriana menyapa para pedagang sekaligus menyerahkan bantuan langsung kepada para penerima manfaat.

Setibanya di Pasar Pucang Anom, Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta istri dan Kepala Pasar Pucang Anom Retno Hastuti. Keduanya kemudian menyapa dan mengunjungi para pedagang di kios dagangan mereka masing-masing. Turut hadir mendampingi kunjungan Presiden dan Ibu Iriana di Pasar Pucang Anom Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga :  LSM Jerat Betantas Residipis (jebred) Kabupaten Lebak Angkat Bicara kaitan Dengan Diduga Penolakan Pasien

Dalam kesempatan tersebut, Presiden dan Ibu Iriana juga memberikan bantuan sosial secara langsung kepada para penerima manfaat. Salah satu pedagang di Pasar Pucang Anom yang bernama Chotilah menyampaikan apresiasi kepada Kepala Negara atas bantuan tersebut. Ia mengatakan akan menggunakan bantuan tersebut untuk tambahan modal usahanya berjualan sate kelapa.

“Insyaallah buat modal, tambah modal. Terima kasih yang sebanyak-banyaknya, semoga Pak Jokowi rezekinya tambah lancar dan karirnya tambah sukses,” ujar Chotilah.

Baca Juga :  Presiden dan Ibu Iriana Salat Iduladha 1444 H di Istana Yogyakarta Bersama Masyarakat

Senada, Sutiyati, yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit juga mengaku sangat terbantu dengan bantuan pemerintah yang diberikan pemerintah selama ini.

“Ya kita terima kasih atas bantuannya selama ini sangat membantu,” ucap Sutiyati.

Ia pun mengaku akan menggunakan bantuan tersebut untuk tambahan modal usaha jahitnya sesuai dengan pesan yang disampaikan Presiden dan Ibu Iriana.

“Tidak boleh beli HP sama baju baru, buat tambahan modal usaha. Ya buat tambahan usaha jahitnya,” ungkap Sutiyati.

Sebelumnya, Presiden, Ibu Iriana, beserta rombongan terbatas bertolak menuju Provinsi Jawa Timur sekitar pukul 12.00 WIB melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 .

Baca Juga :  Kapolda Papua Barat Melaksanakan Tatap Muka Bersama Pendeta GKI Tanah Papua Klasis Sorong dan Pendeta PGGP Sorong Raya

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsdya TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Marsda TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin.

Source : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

(Ahmad Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Program TNI TMMD Ke 114 Tahun 2022 Resmi Dibuka Bupati Bangka Selatan

Berita Utama

Menag: Isi Kemerdekaan dengan Kerja, Bangun Negeri dengan Cinta

Berita Utama

Ribuan Tenaga Kerja Honorer Kesehatan Se Jawa Barat Gelar Orasi di Kantor Gubernur Jawa Barat

Berita Utama

Hadiri Pelatihan Pramusaji, Ketua PHRI Lebak Dukung Dispar Lebak Tingkatkan Kompetensi SDM Menyongsong Lebak Wisata

Berita Utama

Kasatlantas Polres Batu Bara Penindakan Pelanggaran Lalulintas

Berita Utama

Bagikan 10 Ribu Paket Sembako Bakti Religi Road To 76, Kapolda Riau Mohammad Iqbal: Doa Itu Rohnya Ibadah

Pemerintah RI

Pengangkatan Menteri Baru, Presiden: Kita Lihat Pengalaman dan Rekam Jejak

Berita Utama

8 Anggota Berprestasi Polres Pesawaran Menerima Piagam Penghargaan Dan Dana Pembinaan