Mediakompasnews.com – Tangerang – Rutan Kelas I Tangerang mengikuti Pelatihan Bahasa Isyarat yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten pada Kamis (26/2). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai bagian dari peningkatan kapasitas aparatur dalam mendukung pelayanan publik yang inklusif dan ramah disabilitas.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikasi petugas pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan penyandang disabilitas rungu.
Ketua Tim SDM Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Yoga, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan dasar bahasa isyarat menjadi bagian penting dari standar pelayanan publik yang inklusif.
“Pelayanan publik harus dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi. Kemampuan dasar bahasa isyarat menjadi salah satu bentuk komitmen tersebut,” ujarnya.
Peserta pelatihan merupakan jajaran pegawai Rutan Kelas I Tangerang. Pada tahap awal, materi yang diberikan meliputi ejaan abjad dan angka, perkenalan diri, salam dan ungkapan selamat datang, penyampaian identitas sederhana seperti umur, asal, hobi, serta anggota keluarga.
“Kegiatan dilaksanakan secara interaktif. Peserta mengikuti praktik langsung dengan menirukan gerakan yang dicontohkan pemateri, serta mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab,” katanya.
Berdasarkan evaluasi internal panitia, peserta dinilai mampu memahami dasar ejaan jari dan angka, serta melakukan perkenalan diri sederhana menggunakan bahasa isyarat.
“Pelatihan dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari, secara daring dan diikuti dari lingkungan kantor Rutan Kelas I Tangerang,” imbuhnya.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kualitas pelayanan.
“Pelatihan bahasa isyarat ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di Rutan Kelas I Tangerang. Kami berharap kemampuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari,” katanya.
Ia menambahkan, pelatihan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa sesi lanjutan untuk memperdalam kemampuan komunikasi pelayanan.
Salah satu peserta pelatihan, yang enggan disebutkan namanya, mengaku kegiatan tersebut menambah wawasan baru dalam berkomunikasi.
“Kami jadi lebih memahami bagaimana cara menyapa dan berkomunikasi dasar dengan bahasa isyarat. Ini penting untuk pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui pelatihan berkelanjutan ini, Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya dalam mendukung pelayanan pemasyarakatan yang profesional, inklusif, serta berorientasi pada pemenuhan hak seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Penulis: Mar
Sumber: Bid. Humas Rutan Negara Kelas 1 Tangerang/Bid. Publikasi Organisasi Wartawan Dewa Kresna























