LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:54 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, Rutan Kelas I Tangerang Kembangkan Budidaya Maggot

Mediakompasnews.com – Tangerang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang terus berinovasi dalam penguatan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satu langkah strategis yang kini mulai dikembangkan adalah budidaya maggot sebagai pakan alternatif tambahan bagi ikan lele dan jenis perikanan lainnya yang telah lebih dulu berjalan di lingkungan Rutan.

Kegiatan pengembangan budidaya maggot tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, dan saat ini masih berada pada tahap awal pengembangbiakan. Program ini diinisiasi oleh peserta Program Magang Nasional, sebagai bagian dari upaya mendorong pembinaan kemandirian yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Bamsoet Dukung Penyelenggaraan Jambore Nasional 2023 Light Jeep Series Indonesia

Pengembangan budidaya maggot ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada aspek kemandirian pangan melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan, dengan memanfaatkan lahan-lahan yang tersedia di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pengembangan program budidaya maggot tersebut. Menurutnya, inovasi ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan.

Baca Juga :  Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Mengunjungi Dua Anak Korban Kekerasan di Asahan

“Budidaya maggot ini merupakan langkah awal yang inovatif dalam mendukung program perikanan yang telah berjalan. Selain berpotensi menekan biaya pakan ke depan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran serta peningkatan keterampilan bagi Warga Binaan,” ujar Irhamuddin.

Maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) dikenal memiliki kandungan protein tinggi sehingga berpotensi besar dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ikan, khususnya lele. Selain bernilai ekonomis, budidaya maggot juga mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan karena mampu memanfaatkan limbah organik sebagai media pakan.

Baca Juga :  Audiensi Tidak Dihadiri Oleh Manajemen PT MUK Dan PT SBJ, Jawara Banten Bersatu Ancam Turunkan Massa 1000 Orang.

Ke depan, Rutan Kelas I Tangerang berkomitmen untuk mengembangkan program budidaya maggot ini secara bertahap hingga dapat dimanfaatkan secara optimal. Program ini diharapkan menjadi salah satu model pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran, kreativitas, serta keberlanjutan, sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas.

Penulis: Marhamah
Sumber: Bid. Humas Rumah Tahanan Negara Rutan Kelas I Tangerang

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Klinik Tanti Kirana Di Duga Telantarkan Pasien Dalam Keadaan Darurat Tak Sadarkan Diri 

Berita Utama

Kunjungan Perdana ke Indonesia, Kaisar Naruhito dan Permaisuri Akan Bertemu Presiden Joko Widodo

Berita Utama

Ruas Jalan Dadap Ditutupi Oleh Batu dan Ban, Lurah Dadap Bungkam saat dimintakan Keterangan

Berita Utama

HKN Ke 58, RSUD Kota Tangerang Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis Untuk Lansia

Berita Utama

Kasatpol PP Provinsi Riau Tinjau Dan Ikut Langsung Simulasi Kesiapan Tim Reaksi Cepat Dalam Penanggulangan Karhutla

Berita Utama

Adit Wahyudin Gabung Bersama Gerakan Banten Berseru Penjarakan Oknum Bank Banten Yang Terlibat dalam Konspirasi Tindak Kejahatan Perbangkan Di Bank Banten

Berita Utama

Peduli Cagar Budaya Cikal Bakal NU, Kasad Setujui Usulan Pemkab Sidoarjo

Berita Utama

Diduga Lakukan Diskriminatif, Arwan Minta Kades Warunggunung Batalkan Surat Pemberhentian Staf Kebersihan.