DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:51 WIB

Eli Sahroni Mendesak Medi Juanda Mundur dari DPRD Lebak, Diduga Langgar UU Perundang-undangan

Mediakompasnews.com – Kab. Lebak – Mediakompasnews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dilarang merangkap jabatan atau pekerjaan tertentu yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, termasuk menjadi pengusaha tambang pasir. Larangan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).

Hal tersebut ditegaskan Eli Sahroni dalam rilis yang disampaikan kepada Mediakompasnews.com di Rangkasbitung, Lebak, Banten.

Menurut Eli Sahroni, anggota DPRD memiliki tugas pokok mewakili rakyat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap pemerintah daerah, termasuk pengawasan perizinan dan aktivitas usaha pertambangan di wilayahnya.

“Jika seorang anggota DPRD merangkap sebagai pengusaha tambang pasir, maka sangat berpotensi terjadi konflik kepentingan, baik secara aktual maupun potensial,” ujar Eli Sahroni.

Baca Juga :  Dukung Program Ketahanan Pangan Kodim 0421 Lampung Selatan Menggelar Panen Raya Jagung

Ia menyoroti dugaan keterlibatan Medi Juanda, anggota DPRD Lebak dari Partai NasDem, yang disebut membuka usaha tambang pasir di Cikasantren, Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

“Kendati lokasi usaha berada di Kabupaten Serang, wilayah tersebut masih berada dalam Provinsi Banten dan berbatasan langsung dengan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Secara etika dan hukum, ini tetap bermasalah,” kata Eli Sahroni yang akrab disapa King Badak.

Lebih lanjut, Eli menilai keterlibatan anggota legislatif dalam sektor usaha yang berada di bawah pengawasan pemerintah daerah dapat mengganggu independensi dan netralitas dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Baca Juga :  Presiden Sampaikan Duka Cita atas Gempa di Cianjur dan Instruksikan Penanganan Korban

“Seharusnya Medi Juanda membaca dan memahami Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014, lalu memberikan contoh kepada masyarakat dalam menegakkan peraturan perundang-undangan, bukan justru diduga melanggarnya,” tegasnya.

Eli Sahroni juga menekankan pentingnya kode etik dan etika jabatan yang harus dijunjung tinggi oleh setiap anggota DPRD guna menjaga martabat, kehormatan, serta kredibilitas lembaga legislatif.

“Anggota DPRD yang merangkap sebagai pengusaha tambang dapat dianggap melanggar etika dan berpotensi menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi atau kelompok usaha,” ungkapnya.

Atas dasar tersebut, Eli Sahroni mendesak pihak berwenang untuk mengambil tindakan tegas.

Baca Juga :  Unit Lantas Polsek Ujung Batu Polres Rokan Hulu Giat Pemasangan Spanduk Ops Zebra Lancang Kuning Tahun 2023

“Kami meminta agar pihak yang memiliki kewenangan segera menonaktifkan secara permanen Medi Juanda dari jabatannya sebagai anggota DPRD Lebak karena diduga telah melakukan pelanggaran hukum dan etika,” tegas Eli Sahroni yang juga menjabat Ketua Umum DPP Badak Banten Perjuangan.

Ia menambahkan, sebagai pejabat publik, anggota DPRD dilarang memiliki pekerjaan lain di luar tugas pokok sebagai pelayan masyarakat.

“Selain itu, kegiatan pertambangan wajib memiliki izin usaha pertambangan (IUP) yang sah serta mematuhi seluruh ketentuan lingkungan dan tata kelola. Apakah semua prosedur tersebut telah ditempuh? Keterlibatan anggota dewan dalam bisnis seperti ini sangat berpotensi melanggar aturan,” pungkasnya.

(Tim/Irwan)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Polisi Amankan Tiga Pelajar Yang Hendak Tawuran Di Cipondoh Tangerang

Berita Utama

Peringatan Hakordia 2022, Polri Raih Peringkat 3 Peserta Terfavorit

Berita Utama

PTPN V Sei Intan Membagikan 250 Paket Sembako Murah Dalam Rangka Menyemarakkan HUT BUMN Yang Ke 25 Tahun

Berita Utama

Karateka Yonif Raider 300/Bjw, Raih Juara 2 dan 3 Kata Beregu Kategori TNI-Polri Piala Kadisjas TNI AD

Berita Utama

DPC AWPI Jakarta Timur Dapat Kunjungan dari Yayasan Gerakan Anti Narkoba Nasional

Berita Utama

Mantan Gubernur Banten Bebas! Tujuh Tahun Jalani Masa Tahanan

Berita Utama

Jelang Lebaran, Dirpolairud Polda Jateng Cek Kondisi Pelabuhan Pelindo Tegal

Berita Utama

KARUTAN Pastikan Layanan Ramadan Optimal bagi Warga Binaan