Mediakompasnews.Com – Pasuruan -Sound horeg (sistim audio bertenaga tinggi),Menjelang tahun baru di sambut antusias oleh masyarakat,terutama anak mudah pedesa’an di Desa Pager Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Sebagai hiburan rakyat yang menawarkan eoforia tarian di ruang terbuka dengan biaya yang terjangkau.
Meskipun seringkali memicu kontroversi karena polusi suara potensi mengganggu,masalah etika,kekacauan dan tindak kriminal,sehingga pemerintah dan toko masyarakat sedang mencari solusi dan regulasi yang tepat.
Sound horeg bisa mengangkat ekonomi masyarakat pedesaan dengan menggerakkan perputaran uang,menciptakan lapangan kerja baru (tehnisi,kru,pedagang),dan meningkatkan omzet UMKM lokal melalui acara yang menarik banyak penonton.
Pemilik sound horeg Nallu Jaya Mandiri audio (NJM),bapak H Rudi Harianto,menyebutkan sound horeg kerap di gunakan dalam berbagai acara seperti,karnaval,pernikahan dan menyambut tahun baru seperti hari ini.
Bapak Rudi menjelaskan,sistem audio sound horeg berbeda dengan soun konser. “Sound horeg di rancang dengan daya tinggi dan suara yang sangat keras”,ujarnya. Rabu (31/12/2025).
Penggunaan sound horeg bertujuan agar suara dapat menjangkau jarak yang lebih luas.Hal ini mendukung suasana yang meriah dan berbagai kegiatan masyarakat.
Biaya perawatan sound horeg bervariasi tergantung ukuran sistem dan komponen yang di gunakan.
Perawatan rutin seperti,pembersihan dan pengecekan umumnya terjangkau,”jelas bapak H.Rudi.
Namun,jika terjadi kerusakan pada komponen utama seperti,speaker,amplifier,mixer,genset,biaya perbaikan bisa sangat besar.
Kerusakan kabel juga dapat menambah biaya perawatan.
Bapak H.Rudi menyebutkan,biaya perawatan bisa di mulai dari ratusan ribu rupiah hingga ratusan juta rupiah.
Hal ini tergantung pada tingkat kerusakan dan kebutuhan pengganti komponen.
“Faktor frekwensi penggunaan dan kondisi lingkungan juga mempengaruhi biaya perawatan sound horeg,sedang Nallu Jaya Mandiri audio (NJM),untuk biaya sewa di dalam daerah mencapai Rp;27jt (dua puluh tujuh juta rupiah) untuk di luar daerah mencapai Rp;40jt (empat puluh juta rupiah),”ujar bapak H Rudi pemilik sound horeg NJM.
Oleh karena itu,perawatan rutin sangat penting agar sistem audio tetap berfungsi optimal.
(Jae)































