DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Kegiatan Jurnalis / Semarang

Rabu, 19 November 2025 - 03:01 WIB

Gubernur Jateng Imbau Kepala Daerah Berkolaborasi dalam Penanganan Bencana

Mediakompasnews.Com – Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengimbau kepada kepala daerah di Jawa Tengah agar berkolaborasi dalam penanganan bencana di daerahnya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Wilayah Provisni Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Komplek Gubernuran Provinsi Jawa Tengah, Selasa (18/11) siang.

“Kolaborasi dalam penanganan bencana ini sangat penting. Saya minta bila ada bencana di daerah, kepala daerahlah yang menjadi komando kebijakan bila ada bencana. Sehingga bila ada bencana silahkan membuat surat ketanggapan kebencanaan di daerah. Serta mitigasi wilayahnya masing-masing yang memiliki potensi kebencanaan,” ujar Luthfi.

Baca Juga :  Rayakan Unniversary Ke Satu MTN dan MKN, Jadilah Wartawan Yang Profesional

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan dirinya menginstruksikan kepada kepala daerah di wilayahnya untuk melakukan mapping wilayah rawan bencana, mulai dari longsor, banjir, hingga erupsi gunung berapi.

“Bencana-bencana itu kita bahas satu per satu. Gunanya agar para bupati sebagai pengendali wilayah dapat menyiapkan upaya pencegahan ketika terjadi tanggap darurat,” ujar Luthfi pada awak media.

Baca Juga :  Pengurus PWI Kota Tangsel Periode 2025-2028 Resmi Dilantik, Siap Warnai Demokrasi Dengan Kerja Jurnalistik

Ahmad Luthfi menegaskan bahwa upaya pencegahan akan dipusatkan di tingkat desa dengan memaksimalkan peran Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Langkah ini dilakukan untuk menghadapi musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026.

“Para bupati dan wali kota harus sudah memiliki mapping untuk peringatan dini, pencegahan, serta edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

la mencontohkan beberapa daerah yang telah memiliki peta kerawanan bencana yang cukup matang, seperti Temanggung, Purworejo, Brebes, Batang, dan Rembang. Menurutnya, seluruh daerah harus siap mulai hari ini untuk mempersiapkan Tagana serta strategi antisipasi lainnya.

Baca Juga :  Bentuk Kepedulian Past Respon Nusantara Kepada Masyarakat Terdampak Banjir

(agus)

Share :

Baca Juga

Kab.Lebak

Sinergi bersama Media ” Kasat Polres Lebak Puji Keberhasilan Program Polisi Cilik

Kegiatan Jurnalis

Diskominfo Kabupaten Tegal, Gelar Press Tour Bersama Puluhan Wartawan ke Kementerian Kominfo RI

Kegiatan Jurnalis

AWPI DPC Kabupaten Malang Melakukan Kegiatan Sosial Berbagi Sembako Terhadap Masyarakat

Berita Utama

Gunung Merapi Erupsi dan Mengeluarkan Guyuran Lava, Ini Himbauan Polda Jateng

JAKARTA

Apresiasi Karya Jurnalistik, ASDP Kembali Gelar Journalism Awards 2023

Kab.Lebak

Pembangunan Gedung Posyandu di Kampung Babakan Desa Banjarsari sudah dilaksanakan

JAKARTA

Dukung Talenta Muda dan Kelompok Rentan, Paradaya Movement 2.0 Resmi Mengudara

Kab.Lebak

Dinas PTSP Lebak Tutupi Kongkalingkong Penerbitan PBG