LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama

Kamis, 2 Oktober 2025 - 08:26 WIB

Tiga Lembaga Lintas Sektor Perkuat Sinergi Lawan Kejahatan Perdagangan Orang

Mediakompasnews.com – Tangerang – Dalam upaya memperkuat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang menjalin kerja sama strategis dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Banten dan DPD KNPI Kota Tangerang.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bertajuk “Strategi Optimalisasi Pencegahan TPPO di Provinsi Banten” ini digelar di Kantor Imigrasi Tangerang, pada Kamis (2/10/2025), dan dihadiri oleh berbagai perwakilan lintas sektor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang, Hasanin, dalam sambutannya menegaskan bahwa TPPO merupakan kejahatan luar biasa yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga melanggar harkat dan martabat manusia.

Baca Juga :  Cegah Karhutla terulang di Samosir, Kapolda Sumut Pimpin Rakor Operasi Kontijensi Aman Nusa II Toba 2022

“Diperlukan sinergi lintas sektor untuk mencegahnya. Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan langkah nyata dalam pencegahan TPPO di wilayah Banten,” ujar Hasanin.

Lebih lanjut, Hasanin menjelaskan bahwa kolaborasi antara tiga lembaga ini menggabungkan kekuatan dan peran strategis masing-masing:

1. Kantor Imigrasi Tangerang berperan dalam aspek pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian,

Baca Juga :  Staf dan Karyawan PT. PGUN Tbk Hadiri Acara Resepsi Pernikahan Rekan Kerja Junardi

2. BP3MI Provinsi Banten berfokus pada perlindungan pekerja migran Indonesia,

3. dan KNPI Kota Tangerang sebagai wadah kepemudaan berperan aktif dalam edukasi serta penyebaran informasi kepada masyarakat.

“Peran pemuda sebagai agen perubahan sangat penting untuk mengedukasi masyarakat, sementara sinergi dengan BP3MI memperkuat aspek perlindungan, dan kami dari Imigrasi memastikan pengawasan serta penegakan hukum berjalan optimal,” tambah Hasanin.

Kerja sama ini diharapkan dapat melahirkan program kolaboratif berkelanjutan, seperti:

Baca Juga :  Perang Terhadap Narkoba, Kodam XII /TPR Kembali Gagalkan 12,9 Kg Sabu

1. Penguatan edukasi publik tentang bahaya TPPO,

2. Pengembangan sistem pencegahan berbasis digital,

3. Serta perluasan jejaring kepemudaan dalam kampanye STOP TPPO.

Hasanin menutup sambutannya dengan harapan agar sinergi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat perlindungan masyarakat dari praktik perdagangan orang.

“Semoga langkah kita hari ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi bagian penting menuju Indonesia yang bebas dari praktik perdagangan orang,” tutupnya. (mar)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ratusan Massa AMAK, Gelar Aksi Datangi KPK Dan ATR/BPN Usut Tuntas Mafia Tanah Di kabupaten Tangerang

Berita Utama

Selama 13 Jam, Sertu Bahri Babinsa Koramil 0113/Cibaliung Bersama BPBD, Tagana dan warga Lakukan Pencarian Orang Hilang

Berita Utama

Presiden Jokowi Hormati Keputusan FIFA Terkait Piala Dunia U-20

Berita Utama

Rapat Konsultasi Pimpinan MPR RI dengan Presiden Joko Widodo

Berita Utama

35 Personil Polres Rohul Periode 1 Januari 2024 Naik Pangkat

Berita Utama

Irjen Moh Iqbal Buka Kejuaraan Sepatu Roda Kapolda Cub 2022.

Berita Utama

Kapolsek Tambusai Amankan Seorang Wanita Yang Menggelapkan Uang 64 Juta Lebih,Untuk Beli Handphone

Berita Utama

Dinilai Lamban, Wartawati Korban Penganiayaan Bersama Kuasa Hukum Kembali Sambangi Polsek Cakung