DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Ekonomi dan Bisnis

Senin, 3 Maret 2025 - 14:06 WIB

Pastikan Bapokting Stabil, Satgas Pangan Bareskrim Polri Sidak Pasar

Mediakompasnews.Com – Serang – Menyambut bulan Ramadhan, Satuan Tugas Pangan Bareskrim Polri bersama Satuan Tugas Pangan Polda Banten bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menggelar inspeksi di Pasar Rau Kota Serang. Senin (03/03/25).

Kegiatan ini dipimpin Penyidik Madya Bareskrim Polri Kombes Pol Yolanda Evelyn Sebayang dihadiri Kepala Disperindag Provinsi Banten Babar Suharso, Serta Kasubdit Indagsi Polda Banten AKBP Dony Satria Wicaksono.

Kegiatan ini merupakan Kolaborasi Pemerintah dan Polri Jaga Stabilitas harga dan bentuk sinergi antara pemerintah dan Polri dalam menjaga kondisi pasar tetap kondusif, harga stabil, serta distribusi pangan aman.

Baca Juga :  Bupati Sergai Dukung Pelestarian Budaya Tionghoa,Dinobatkan Dengan Gelar Tokoh Kehormatan Tionghoa

Dalam kesempatannya Kombes Pol Yolanda Evelyn menyampaikan bahwa Bareskrim Polri hari ini melakukan pengecekan harga bahan pokok yang beredar di masyarakat, baik di tingkat konsumen maupun di pasar. “Hari ini kita mengecek harga yang beredar di masyarakat, langsung ke konsumen. Kita juga mengecek harga di pasar dan membandingkannya dengan harga di agen,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari hasil pengecekan ditemukan bahwa harga beras dan minyak masih ada yang sesuai dengan ketentuan, yaitu Rp15.700 per kilogram. “Sejauh ini, jika fokus pada beras dan minyak, ada beberapa yang masih sesuai ketentuan, yakni Rp15.700 per kilogram. Namun, ada juga yang dijual di atas Harga Maksimum Barangnya,” ujarnya.

Baca Juga :  DPC PPP Lebak Gelar Dialog Aspirasi dan Bazar Sembako Murah

Kombes Pol Yolanda Evelyn menambahkan bahwa banyak agen yang belum menerima distribusi barang secara merata, sehingga harga di tingkat agen menjadi lebih tinggi. “Dari pengecekan kami, ternyata banyak agen yang belum mendapatkan distribusi barang secara maksimal, sehingga harga di tingkat agen menjadi lebih mahal. Kami terus melakukan pengecekan terhadap siklus distribusi dari agen hingga ke pasar. Sejauh ini, distribusi masih berjalan normal, dan kami berharap tidak terjadi peningkatan harga yang lebih besar,” tambahnya.

Baca Juga :  Favehotel Puri Indah Tawarkan Ruang Meeting Dengan Diskon 20%

Terakhir Kasubdit Indag memastikan bahwa sidak pasar akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting. “Sidak pasar akan terus kami lakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting,” tutupnya.

(Bidhumas/Aris Tim FRN)

Share :

Baca Juga

Ekonomi dan Bisnis

Bupati Nina Dianugerahi Penghargaan dari OJK Cirebon

Berita Dunia

Prita Kemal Gani Bedah Buku Biografi di Tokyo

Ekonomi dan Bisnis

Bersama Kantor POS Pemdes Torbang Realisasikan BLT, BBM Tahap Pertama

Ekonomi dan Bisnis

YK-PERMATA Adakan Giat Sosialisasi Untuk Pengurus “Pentingnya Visi Misi Organisasi Dalam Sebuah Sistem Bisnis

Ekonomi dan Bisnis

CV Muara Kemilau Bangun Jembatan Penghubung Antara Riau dan Sumbar Pengerjaannya Sudah Hampir Rampung

Banten

Hanya 1 Juta Bisa Dapatkan Hunian Rumah Dua Lantai di Perumahan Panorama Sepatan 1

Berita Utama

LSPR hadir secara Kreatif, Inovatif dan Interaktif dalam Pameran Pendidikan International Indonesia Education & Training Expo

Ekonomi dan Bisnis

Rumah Makan Doa Ibu Serba Sepuluh Ribu, Hemat, Lezat Dan Nikmat Pas Harganya