LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Ekonomi dan Bisnis

Senin, 3 Maret 2025 - 14:06 WIB

Pastikan Bapokting Stabil, Satgas Pangan Bareskrim Polri Sidak Pasar

Mediakompasnews.Com – Serang – Menyambut bulan Ramadhan, Satuan Tugas Pangan Bareskrim Polri bersama Satuan Tugas Pangan Polda Banten bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menggelar inspeksi di Pasar Rau Kota Serang. Senin (03/03/25).

Kegiatan ini dipimpin Penyidik Madya Bareskrim Polri Kombes Pol Yolanda Evelyn Sebayang dihadiri Kepala Disperindag Provinsi Banten Babar Suharso, Serta Kasubdit Indagsi Polda Banten AKBP Dony Satria Wicaksono.

Kegiatan ini merupakan Kolaborasi Pemerintah dan Polri Jaga Stabilitas harga dan bentuk sinergi antara pemerintah dan Polri dalam menjaga kondisi pasar tetap kondusif, harga stabil, serta distribusi pangan aman.

Baca Juga :  Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Gelar Apel Pagi dan Penandatangan Pakta Integritas Untuk Tingkatkan Etos Kerja

Dalam kesempatannya Kombes Pol Yolanda Evelyn menyampaikan bahwa Bareskrim Polri hari ini melakukan pengecekan harga bahan pokok yang beredar di masyarakat, baik di tingkat konsumen maupun di pasar. “Hari ini kita mengecek harga yang beredar di masyarakat, langsung ke konsumen. Kita juga mengecek harga di pasar dan membandingkannya dengan harga di agen,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari hasil pengecekan ditemukan bahwa harga beras dan minyak masih ada yang sesuai dengan ketentuan, yaitu Rp15.700 per kilogram. “Sejauh ini, jika fokus pada beras dan minyak, ada beberapa yang masih sesuai ketentuan, yakni Rp15.700 per kilogram. Namun, ada juga yang dijual di atas Harga Maksimum Barangnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Gelar Pelatihan Jurnalisme Perbankan, BRI dan Dewan Pers Cetak Wartawan Ekonomi Profesional

Kombes Pol Yolanda Evelyn menambahkan bahwa banyak agen yang belum menerima distribusi barang secara merata, sehingga harga di tingkat agen menjadi lebih tinggi. “Dari pengecekan kami, ternyata banyak agen yang belum mendapatkan distribusi barang secara maksimal, sehingga harga di tingkat agen menjadi lebih mahal. Kami terus melakukan pengecekan terhadap siklus distribusi dari agen hingga ke pasar. Sejauh ini, distribusi masih berjalan normal, dan kami berharap tidak terjadi peningkatan harga yang lebih besar,” tambahnya.

Baca Juga :  Peternak Mengeluh, Harga Ayam Broiler Di Belitung Anjlok

Terakhir Kasubdit Indag memastikan bahwa sidak pasar akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting. “Sidak pasar akan terus kami lakukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting,” tutupnya.

(Bidhumas/Aris Tim FRN)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Layanan Arus Balik Gilimanuk – Ketapang dan Bakauheni – Merak Cenderung Sepi, Dihimbau tetap Waspada Cuaca Ektrim

Berita Utama

Wow Keren.. SMAK Stella Maris Kembangkan Bank Sampah Sekolah Berbasis Aplikasi Teknologi Informasi

Ekonomi dan Bisnis

Rumah Makan Doa Ibu Serba Sepuluh Ribu, Hemat, Lezat Dan Nikmat Pas Harganya

Berita Utama

IWO Indonesia Harus Bisa Jadikan UMKM Sebagai Entrepreneur Baru

Ekonomi dan Bisnis

Tingkatkan Kesejahteraan Prajurit, Kasad Serahkan 20 Unit Rumdis Ke Kodim 1414/Tator

Ekonomi dan Bisnis

Undang – Undang Migas No. 22 Tahun 2001 Tidak Berlaku Di SPBU 34.137.03_

Berita Utama

Muswil KE-2 AKURINDO Banten Siap Bangkitkan Ekonomi Rakyat dan UMKM Naik Kelas

Ekonomi dan Bisnis

Martha Tilaar Group Wakili Indonesia Sebagai Juri Di Ajang Bergengsi Inovasi Kosmetik Dunia