LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Daerah

Kamis, 26 September 2024 - 14:47 WIB

Diduga Oknum Perawat Rumah Sakit Daerah Kabupaten Seluma Propinsi Bengkulu Menolak Pasien.

Bengkulu kompasnews.com meski Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tais, sudah beberapa kali berganti, ternyata belum bisa merubah buruknya sistem pelayanan di RSUD tersebut. Salah satu program andalan Bupati Seluma Erwin Octavian, SE yakni Seluma melayani tampaknya tidak akan pernah terwujud di RSUD kebanggaan masyarakat Kabupaten Seluma itu.

Ironisnya, selama ini informasi tentang penolakan yang terjadi di RSUD Tais hanya berdasarkan laporan dan pengaduan, akan tetapi hari ini Rabu (25/9/2024)

Hendri Johan, owner media pensiljurnalis dan Wakil Ketua Organisasi Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (APPI) Kabupaten Seluma mengalami sendiri penolakan tersebut ketika hendak membawa istrinya berobat ke IGD RSUD Tais.

Lebih parahnya lagi, selain dialami langsung oleh fungsi kontrol sosial/Pilar keempat Demokrasi (Pers), penolakan pasien yang terjadi ini dihadapan sang Direktur RSUD Tais bernama Eva Debora yang baru tiba dari Apel bersama di Pasar Sembayat yang rutin dilaksanakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seluma setiap hari Rabu.

Baca Juga :  Pantau Lomba Satkamling di Desa Kelaten, Kapolres Lamsel: Operasional Satkamling Paling Penting

Diungkapkan orang yang akrab dengan sapaan Fardo itu, selaku kontrol sosial dirinya tidak minta perlakuan khusus, hanya saja menurutnya, jika dengan Insan Pers saja pihak RSUD Tais berlaku demikian, bagaimana dengan masyarakat biasa atau masyarakat awam.

Ayolah jangan terlalu kaku, masa harus terbaring dan sakaratul maut dulu baru dilayani. Mereka (red, petugas dan petinggi RSUD Tais) ini kan orang-orang berpendidikan dan orang-orang yang mempunyai sumpah integritas terhadap kesehatan, kok orang mau berobat ditolak malah,” paparnya.

Dirinya juga berharap dengan Bupati Seluma atau siapapun itu, untuk melakukan pengawasan khusus terhadap RSUD Tais, dan jangan hanya menunggu laporan saja, karena persoalan di RSUD Tais itu bukan hanya banyak, tapi banyak sekali. Selain sering melakukan penolakan, di RSUD Tais juga banyak kekurangan lainnya diantaranya keluarga pasien yang berobat terpaksa harus membeli obat ke Apotek luar lantaran tidak ada stok atau ketersediaan obat.

Baca Juga :  2 Spesialis Curanmor di Rumah Kos Dengan 8 TKP Berhasil Diringkus Resmob Polres Sumenep

Menurutnya (Ref-Fardo), Permintaan tersebut bukan tanpa alasan, hal ini lantaran setiap kali pasca RSUD Tais disoroti dan viral, baik Bupati ataupun pihak yang lainnya langsung mengadakan Sidak, tapi sayangnya, efeknya hanya sementara, setelah itu kembali terulang kembali.

Ditegaskannya juga, salah satu Program yang diusung oleh Bupati Seluma adalah Seluma Melayani, jangan sampai hanya karena bobroknya Pelayan RSUD Tais, sehingga mencederai dan mencoreng Program Seluma Melayani serta menjadi cap Gagal untuk Program Melayani Melayani.

Saya rasa tidak berlebihan kalau Pemda Seluma harus melakukan pengawasan melekat. Sebab RSUD Tais terlalu sering mencoreng dan mencederai Program Seluma Melayani. Jangan setelah Viral baru di Sidak, seharusnya Pemerintah harus optimal mengawasi dan memantau Unit tersebut, apalagi ini soal kesehatan manusia,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sudah Lama Bikin Resah, HMR Gerak Cepat Benahi Jalan Provinsi ke Pelabuhan Sagulung

Ditambahkannya, petugas yang melakukan penolakan sempat melakukan pengejaran untuk meminta istrinya mendapatkan pelayanan pengobatan setelah diminta dan dimarah oleh Direktur RSUD Tais, lantaran mengetahui dan melihat owner media pensiljurnalis mengambil gambar. Namun lantaran sudah kecewa, Dirinya langsung pergi membawa istrinya yang sakit untuk berobat ketempat lain.

Sebenarnya saya sudah menduga, akan ada penolakan, Karena yang datang dalam keadaan darurat saja ditolak oleh pihak RSUD Tais, apalagi ketika kami datang, istri saya dalam keadaan berdiri meski badannya lemas, Sudah otomatis pasti mereka tolak. Ini menjadi PR bagi instansi atasan mereka yakni Dinas Kesehatan agar bisa berbenah diri memilih dan memilah SDM terkhusus didunia kesehatan,” tutupnya. (Eepkinal).

Dody

Share :

Baca Juga

Daerah

Menyambut HUT Bhayangkara ke 77, Polsek Panti,Polres Pasaman Selenggarakan Bakti Sosial Kesehatan Dan Bakti Religi

Daerah

Wabup Pasaman Sabar AS, Bersama Rombongan Kunjungi Masjid Nurul Hidayah Jorong IV Kubu Nagari Lubuk Layang Rao Selatan

Daerah

Tim Oprasi KPK , Tangkap Bupati dan Sejumlah Pejabat Kepulauan Meranti

Daerah

Karena Sakit Hati, Seorang Pemuda di Muara Teweh Tega Melakukan Penganiayaan

Daerah

Tingkatkan Kemampuan Babinsa, Kodim 0421/Ls Gelar Latihan Teknis Teritorial

Daerah

Rapat paripurna DPRD Kepulauan Meranti , Penyampaian LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 2022

Berita Utama

LBH Trisula Keadilan Indonesia Tolak Revisi Perda Miras dan Pelacuran

Daerah

Kapolres Pasaman AKBP Yudho Huntoro Dan Rombongan Kunjungi Polsek Dua Koto di Kampung Muara Tombang,Kenagarian Cubadak