LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Berita Utama / Sorotan

Kamis, 13 Juni 2024 - 06:29 WIB

Laksanakan Gerebek Posyandu Kepala Dusun 04 Lebak Wangi

Mediakompasnews.com – Kab. Tangerang – (RABU – 12/06/2024) Kepala dusun 04 M Ahyadi tau biasa di panggil pak jaro menggencarkan gerakan “Ayo ke Posyandu” untuk mencegah dan menurunkan kasus gagal tumbuh kembang pada anak (stunting).yang dilaksanakan di setiap posyandu yang khususnya di Dusun 04 Desa Lebak wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang.

“Gerakan Ayo ke Posyandu sebagai bukti keseriusan menangani kasus stunting yang diharapkan menurun dibandingkan waktu sebelumnya,” ujar M Ahyadi. Rabu 12/06/2024.

Baca Juga :  Melalui Jumat Curhat, Kapolda Lampung Ingin Dekat Dengan Masyarakat

Ahyadi sempat mengutarakan ini program Ayo ke Posyandu langsung arahan dari pemerintah pusat guna memerangi kasus stunting di Nusantara INDONESIA khususnya desa Lebak wangi di dusun 04

Menurut Ahyadi, gerakan tersebut untuk mendeteksi masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting dan mengintervensi serentak, serta lebih meningkatkan kunjungan ke posyandu.

Ahyadi menekankan intervensi serentak pencegahan stunting sangat penting dilakukan sebagai upaya mencegah kemunculan sekaligus juga menurunkan angka stunting di dusun 04.

Baca Juga :  Presiden Tekankan Peran Sentral Bawaslu Wujudkan Pemilu Berkualitas dan Berintegritas

Menurut Ahyadi, pencegahan stunting dan upaya menurunkan angka stunting harus disosialisasikan kepada masyarakat sehingga dapat mencegah gagal tumbuh pada anak sejak dini.

“Masyarakat sangat perlu diberikan edukasi untuk mencegah munculnya stunting, baik ibu-ibu maupun suami sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan bersama-sama di tengah lingkungan keluarga,” ucapnya.

Pelaksana Tugas Ibu Lia Dahlia menjelaskan sasaran dari intervensi serentak terhadap seluruh calon pengantin, ibu hamil dan balita yang di wilayah berjuluk “Desa Idaman” tersebut.

Baca Juga :  Ancam Kelestarian Cagar Budaya, Warga Berharap APH Tindak Tegas Tambang Galian C di Bawah Makan Raja Imogiri

“Kami berharap kolaborasi dan kerja nyata kader posyandu, kader bina keluarga balita, tim pendamping keluarga, penyuluh KB, serta petugas puskesmas, sehingga bisa berhasil mencegah stunting,” tutur Lia Dahlia.

Sementara itu, sejumlah ibu rumah tangga dan kader posyandu mengikuti pencanangan Ayo ke Posyandu sebagai upaya mencegah stunting.

(Marhamah/Yusuf)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kapolda Jabar Kunjungan Kerja Di Polres Majalengka Dalam Rangka Syukuran HUT Lantas Ke 67

Berita Utama

Baru di Kaji Semalam, PHR Kembali Berulah, Masyarakat Peduli Riau Geram

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Pesantren bagi Warga Binaan

Berita Utama

Pastikan Stamina Pemudik Fit, Polisi Bagi-Bagi Vitamin di Pelabuhan Bakauheni

Berita Utama

Soal Dugaan HOK Diduga di Borongkan, Ini Kata Ekbang Kecamatan Cikulur

Berita Utama

RSD Gunung Jati Diminta Tetap Berikan Layanan Terbaik di Ulang Tahun ke-101

Berita Utama

Satgana (Satuan Tugas Penanganan Bencana) PMI Bantul Berangkat ke Cianjur

Berita Utama

Manager PTPN IV Rigional III Kebun Sei Rokan Choiri Sebagai Inspektur Upacara Hut Ri Yang Ke 79 Thn