LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Daerah

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 13:59 WIB

Pihak Polisi Paksakan Pulang Warga Air Bangis Yang Demo dan Bertahan di Masjid Raya Padang

Media Kompas News.Com – Sumbar – Masyarakat Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat dibubarkan dan di paksa pulang oleh pihak Polda Sumbar saat bertahan di Masjid Raya Sumatera Barat di Padang pada Sabtu 5 Agustus 2023.

Masyarakat sebelumnya menggelar aksi sejak 31 Juli hingga 5 Agustus 2023 di depan Kantor Gubernur Sumatera Barat.
Dari pantauan wartawan  ada ratusan pihak kepolisian dari Brigade Mobil atau Brimob Polda Sumatera Barat dan Polresta Padang bersiaga sejak pukul 08.00 WIB. Lalu, pada pukul 13.00 WIB personil yang bersiaga tersebut masuk ke dalam kawasan Masjid Raya Sumbar dan membubarkan paksa masyarakat yang tetap bertahan.

Saat itu ada beberapa bus disiapkan untuk memulangkan masyarakat Air Bangis yang sudah menggelar aksi selama 5 hari. 

Baca Juga :  Wisuda Akbar Tahfidz Pasaman Semarak, Wabup Sabar AS: Upaya menyiapkan Generasi Muda yang Unggul dan Berdaya saing

Salah satu warga Syamsul mengatakan jika mereka dibubarkan paksa karena masih bertahan. “Kami ditarik-tarik untuk keluar dari Masjid Raya,” katanya. “Padahal Kami hanya menuntut hak kami, pulang pun kami akan tetap mati.” kata mereka.

Sempat terjadi kericuhan, terlihat ada puluhan masyarakat dan mahasiswa yang ditangkap pihak kepolisian. Selain itu, juga terdengar tangisan perempuan yang histeris.

Sementara itu, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Indira Suryani mengatakan, jika ada 13 orang masyarakat yang dibawa oleh pihak kepolisian.

“Ada 5 orang pendamping dari LBH Padang dan PBHI Sumatera Barat yang juga ditangkap oleh polisi,” katanya.

Baca Juga :  Sambut Kapolres Baru, Polres Tegal Kota Gelar Tradisi Pedang Pora

Selain itu, Polda Sumbar juga mengamankan masyarakat Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat. “Totalnya ada 13 orang yang ditangkap,” kata Indira.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sumbar masih mengamankan masyarakat di kawasan Masjid Raya Sumbar. Para masyarakat yang tersisa sedang menunggu bus yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Sebelumnya, lebih dari seribu warga Nagari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, menggeruduk Kantor Gubernur Sumatera Barat untuk hari kedua, Selasa 1 Agustus 2023.

Massa menuntut Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menghentikan intimidasi terhadap masyarakat Air Bangis yang tinggal di kawasan hutan, termasuk meminta kepolisian setempat membebaskan dua rekan mereka yang ditahan.

Baca Juga :  Kelor Bahan Utama Lomba Masak, Peringati HUT Ke-77, Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana

Massa datang ke Kantor Gubernur Sumatera Barat sekitar pukul 09 WIB dengan berjalan kaki dari Masjid Raya Sumatera Barat. Sebelumnya ribuan orang itu juga telah menggelar aksi yang berkaitan dengan konflik agraria itu pada Senin, 31 Juli 2023.

Kordinator Aksi, Hariz Sitonga, mengatakan tuntutan masyarakat hanya diberikan rasa aman untuk tinggal. Sebab, selama ini masyarakat dibayang-bayangi dengan status hutan lindung yang baru disampaikan oleh pemerintah pada 2016. “Permintaan kami sederhana,” katanya di Masjid Raya Sumatera Barat.

Sumber dari Tempo.co

Editor : Eddi Gultom

Share :

Baca Juga

Daerah

Program Asirum Diperpanjang, Seluruh WBP Lapas Rangkasbitung ikuti Sosialisasi

Berita Utama

Kontingan: Raih Peringkat Tiga Kejurprov Catur Jawa Tengah

Daerah

Bupati Pasaman, Benny Utama Lantik 7 Pejabat Setingkat Eselon IIB

Daerah

Lup Lup Sergai, Grand opening cabang baru di Ibukota Kabupaten

Daerah

Dukung UMKM Naik Kelas, Gedung Dekranasda Batu Bara Diresmikan

Berita Utama

Bejaaat…! Cabuli Anak Kandung, Pelaku di Ringkus Polisi

Daerah

Pemkab Batu Bara Akan Terus Beri Pembinaan Sambut Tim Evaluasi Hatinya PKK

Batu Bara

Bupati Zahir Ikut Tanam Seribu Bibit Mangrove di Pantai Sejarah