LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Daerah

Selasa, 1 Agustus 2023 - 11:35 WIB

Masyarakat Dan Mahasiswa Pasaman Barat Adakan Aksi Demo di Depan Kantor Gubernur Sumatra Barat di Padang

Media Kompas News.Com – Sumbar_  Masyarakat Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat serta Mahasiswa dari Aliansi BEM Sumatera Barat datangi kantor Gubernur Sumbar untuk melakukan aksi demo, Senin (31/7-2023).

Demo yang dikawal ketat oleh pihak kepolisian tersebut berlangsung untuk menuntut dihentikannya Proyek Strategis Nasional untuk PT Abaco Pasifik Indonesia. Sebab menurut mereka, lahan yang akan dibangun merupakan wilayah kelola masyarakat yang telah digunakan secara turun temurun sebagai pemukiman warga.

Selain sebagai pemukiman warga lahan tersebut juga dijadikan lahan perkebunan, sarana tempat ibadah, sarana pendidikan dan fasilitas umum lainnya. Bukan itu saja kata mereka lahan tersebut juga dijadikan situs budaya-adat dan lain-lain yang bukan merupakan tanah kosong yang clear and clean digunakan untuk industri refinery dan petrochemical.

Baca Juga :  Monitoring pantarlih (COKLIT) Bareng PPK PPS Ke Rumah Kepala Desa Tamanjaya Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak

Haris Ritonga salah satu korlap aksi demo mengatakan, tuntutan mereka simpel saja yaitu dibebaskannya mereka untuk mencari penghidupan (mencari makan) dan tidak ditangkap-tangkap lagi sebagai mana yang telah terjadi dan selesaikan konflik lahan secara persuasif.

“Permasalahan ini sebetulnya telah berlangsung lama, awalnya kami tinggal di hutan kawasan sekitar tahun 2016 muncullah proyek HTR di sana, setelah itu muncullah permasalahan bertubi-tubi di daerah kami, sehingga puncaknya kemarin masyarakat yang memanen hasil tanamannya sendiripun ditangkap,” terangnya.

Baca Juga :  Kepolisian Sektor Sepudi Polres Sumenep Berhasil Ungkap Insiden Penganiayaan

Selain itu, masyarakat diharuskan menjual hasil panen mereka ke koperasi yang ditentukan, dengan harga yang lebih murah. Haris juga meminta agar dua rekan mereka yang ditangkap segera dibebaskan. “Yang masih ditahan dua orang juga akan di meja hijaukan semuanya ada empat orang,” katanya.

Ia menambahkan, jika masyarakat yang tinggal di hutan kawasan bermasalah, harusnya diselesaikan secara baik-baik bukan main ditangkap begitu saja.

“Masyarakat ingin diberi ketenangan dalam bekerja, melanjutkan hidup, untuk generasi muda juga,” katanya.

Disisi lain Kadis Kehutanan yang juga menjabat sebagai  Plt. Asisten II Setdaprov Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Saputra menjelaskan aspirasi dari para pendemo didengarkan dan akan disampaikan kepada Gubernur.

Baca Juga :  Tim Monitoring Evaluasi Lemdiklat Polri Kunjungi SPN Polda Kalteng

“Tentu aspirasi masyarakat kita dengar, karena masyarakat Sumbar ingin menyampaikan pesan-pesan kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar,” kata Yozarwardi Saputra.

Ia mengatakan, sebagai Pemerintah dirinya tentu berkewajiban untuk mendengarkan aspirasi dari peserta aksi demo yang mengatasnamakan masyarakat Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat.

“Namun, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini sedang tidak berada di tempat dan berada di luar kota. Kemudian, Bapak Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumbar juga sedang tidak ada di kantor,” kata Yozarwardi Saputra.

Penulis : Eddi Gultom

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemdes (Desa) Banjarsari adakan Gelar Musdes RPJMDes Periode 2022 / 2029.

Batu Bara

Jalan Nuju Kelurahan Bagan Arya Sangat Miris Berlubang dan Becek Serta Licin

Daerah

Danramil,0603/Lebak, Kapten, Chb Asep Yohana ,Hadiri Seba Suku Baduy

Daerah

Rawiya Pasaman Penggerak Dan Pelaksanaan Pasaman Berimtaq. Sabar AS : Kita Harus Membina Generasi Unggul Dan Ber Akhlak Mulia

Daerah

Pesta Panen Dengan Tradisi Adat Apem Conthong

Daerah

Diduga Oknum Perawat Rumah Sakit Daerah Kabupaten Seluma Propinsi Bengkulu Menolak Pasien.

Daerah

Pastikan Kondisi Kapal Fery Penyeberangan Laik Layar, Ditpolairud lakukan Pemeriksaan

Berita Utama

Milad ke 58th, Heni Gelar Bakti Sosial Kepada Ibu-ibu Janda